
Di rumah lula.
Pagi2 sekali semua orang sedah di buat sibuk karna kabar kepulang tuan besar rumah itu yaitu papa nya lula.
"Aduh mah gimana ini mama kan sudah membuat kakinya lula melepuh tadi malam,bagaimana kalau si anak si*lan itu mengadu yang tidak2 pada papa mah? tanya bunga dengan nada khawatir.
"Aduh bunga kamu tuh bikin mama pusing tau gak,udah kamu gak usah khawatir anak itu tidak akan berani mengadu pada papanya percaya deh sama mama! ucap mama riska yang sedang memijit pelipisnya karna merasa pusing melihat kelakuan putrinya yang mondar mandir kaya setrika'an.
"Mmm tapi ma,apa yakin si anak si*lan itu tidak akan mengadu pada papa? tanya bunga yang masih merasa khawatir.
"Iya mama yakin sekali,kan selama ini dia juga gak pernah ngadu sama papa kan! ucap mama riska meyakinkan putrinya.
Tak lama setelahnya terdengar suara mobil yang memasuki pekarangan rumah besar itu.
"Itu pasti papa,mama mau ke depan dulu nanti kamu nyusul sekalian ajak dia juga,ingat sekarang kita harus pura2 baik sama dia di depan papa! Ucap mama riska beranjak dari tempat duduknya.
"Haahh,iya ma! ujar bunga setelah mama nya beranjak dari tempat duduk.
๐๐๐
Tok tok tok
"Ck,lula buka pintunya sekarang! ujar bunga dengan nada kesal.
Ceklek.
"Iya ka ada apa? tanya lula dengan menunduk takut.
Setelah pintu terbuka bunga segera menarik tangan lula untuk masuk kedalam.
__ADS_1
"Ck,lo ko belum ganti baju juga sih hah,udah tau papa mau dateng cepet sana ganti baju yang agak bagus dari ini!
"Papa udah pulang ka? sekarang papa di mana? udah ada di bawah belum? tanya lula beruntun yang membuat bunga kesal.
"Iissh,lo tu ya gue kesini itu buat suruh lo ganti baju bukan buat ngasih pertanya'an ke gue.Udah sana cepet ganti baju lo! ujar bunga sambil mendorong lula ke arah lemari.
"Memang nya kenapa kalau lula pakai baju ini ka kan sama aja baju2 juga! tanya lula yang belum juga mengerti maksud bunga.
"Ck,lo tu ya bawel banget si ketimbang di suruh ganti baju doang ribet banget,tinggal ganti doang juga apa susahnya sih cepet sana ganti baju! ucap bunga dengan melototkan matanya yang sudah di buat kesal oleh lula,kalau saja tidak ada papanya sekarang pasti dia sudah membuat lula tersiksa detik ini juga.
Ahirnya lula pun mengganti bajunya dengan yang lebih yaa lumayan lah.
Sedangkan di bawah papanya lula sudah di sambut oleh mama riska dan sudah duduk manis di sofa ruang keluarga.
"Anak2 dimana mah? tanya papa anton pada istrinya.
"Loh kenapa harus ganti baju segala mah,memangnya mereka mau kemana? tanya papa anton bingung.
"Ya gak kemana2 sih pah,cuma katanya kan papa mau pulang terus mau nyambut papa biar keliatan cantik gitu,eh malah kelama'an mereka pilih2 bajunya! ucap mama riska meyakinkan suaminya.
"Oh,papa kira'in mau kemana! ujar papa anton sambil manggut2.
"PAPA! teriak lula sambil berlari ke arah papanya dengan sedikit pincang dan langsung memeluk papanya.
"Aduh anak papa cantik banget sih ini! ucap papa anton sambil membalas pelukan putrinya.
"Ck caper banget sih tu anak sama papa! batin bunga melihat lula yang manja pada papanya.
(emang yah orang iri mah beda aja bawa'an nya sirik teruus๐ ๐ )
__ADS_1
"Hehe iya pa,ka bunga yang dandanin!
"Waah hebat sekali kaka kamu yah,..
"Bunga sini nak memang kamu tidak kangen sama papa! lanjut anton pada bunga dan menepuk sofa sebelah kirinya.
"Kangen dong pa kangen banget malah! ucap bunga sambil berjalan mendekati papanya.
"Eh,iya kalau gak salah tadi kamu jalan nya aga pincang gitu memangnya kenapa sama kaki kamu sayang? tanya papa anton yang baru ingat tentang kaki lula.
"Eh,emm anu itu kaki lula,.. lula bingung mau menjelaskan apa pada papanya,tidak mungkin kan dia bicara jujur sama papanya bisa2 papanya marah besar nanti,tidak2 bisa gawat kalau sampai papanya marah,pikir lula sambil menggeleng gelengkan kepalanya.
"Sayang jawab pertanya'an papa ko malah geleng2 kepala gitu sih! desak papa anton.
"Itu loh pah kesiram air panas di dapur karna ga hati2 pas nuangin nya,tapi papa tenang aja udah mama obatin ko lukanya iya kan sayang? Ujar mama riska menjelaskan sekaligus bertanya pada lula.
"E i iya pah udah di obatin ko sama mama! ucap lula meyakinkan papanya.
"Ya ampun sayang lain kali hati2 dong kalo mau apa2,kamu kan bisa minta tolong sama pelayan di rumah! ucap papa anton yang merasa khawatir akan keada'an putrinya.
"Iya pa lain kali lula pasti hati2!
"Sudah2 aya kita siap2 karna sebentar lagi makan siang kan! ucap mama riska mengalihkan pembicara'an.
"Yasudah ayo papa juga mau mandi terus ganti baju,papa duluan ya nak! ujar papa anton dengan beranjak dari duduknya di ikuti oleh mama riska.
"Iya pah! jawab lula dan bunga bersama'an.
Setelah kepergian orang tua mereka,mereka pun juga pergi memasuki kamarnya masing2.
__ADS_1