
"Ck ada apa? tanya ketus radit yang masih merasa kesal kala mengingat lula yang ingin membuka pintu tadi.
"Mm i ini tuan saya ingin mengantarkan pesanan anda! ujar sang pengirim dengan gugup.
"Oh mana? kata radit singkat dan mengadahkan sebelah tangannya.
"Silahkan tuan! ujar sang pengirim sambil memberikan paper bag pada radit.
"Emm! jawab radit se'adanya.
Brak,..
Radit pun menutup pintu dengan sedikit keras dan sontak saja itu membuat sang pengirim sedikit kaget.
"Ya ampun dingin banget galak lagi! gumamnya sambil mengelus dada karna masih sedikit kaget.
Sedangkan radit pun memutuskan untuk ke dapur sebentar untuk mengambil air dingin.
Baru saja radit memegang pintu kulkas lampu pun mati dan terdengar teriakan lula dari kamar.sontak saja itu membuat radit panik dan berlari menuju kamarnya.
"Aaakkhhhh,... teriak lula yang memang takut gelap atau lebih tepatnya pobia dengan kegelapan karna mengalami trauma yang berhubungan dengan gelap.
Brak,..
Suara pintu di buka dengan keras dari luar oleh radit.
"Aakkhh,si siapa di sana? ja jangan mendekat ku kumohon! teriak lula dengan suara gemetar ketakutan.
"Sayang,hey tenanglah ini aku radit! ucap radit sembari memeluk lula.
__ADS_1
"Ka adit! gumam lula dan lula pun langsung membalas pelukan radit dengan erat.
"Ka lu lula takut kak,ja jangan tinggalin lula kak lula takut! gumam lula yang masih gemetar ketakutan sambil mengeratkan pelukannya.
"Sstt,iya sayang aku gak akan ninggalin kamu kok tenang yah! ucap radit sambil mengusap rambut lula dengan lembut dan penuh kasih sayang.
"Lula mohon kak jangan seperti mereka,mereka jahat kak! gumam lula dengan suara yang mengecil.
"Jahat? siapa yang lula maksud jahat? apa lula memiliki trauma yah? batin radit bertanya tanya karna penasaran.
"Yank! panggil radit tapi tak ada jawaban dari lula.
Karna tak mendapat jawaban radit pun sedikit melonggar kan pelukannya untuk melihat keada'an lula.
"Ternyata ketiduran! gumam radit pelan.
Dan radit pun menggendong lula yang masih memeluknya yang masih sedikit erat dengan hati2 untuk di pindahkan ke kasur,karna sa'at ini mereka sedang terduduk di lantai.
"Jangan pergi,jangan tinggalin lula sendiri lula takut! gumam lula pelan.
"Sstt,iya sayang aku gak ninggalin kok! ucap radit pelan sambil mengusap pucak kepala lula yang sedang berbaring.
Ahirnya radit pun ikut berbaring di samping lula yang masih memeluk nya.
"Ada apa sebenarnya dengan masa lalu dan kehidupanmu yank,sampai kamu setakut ini sama kegelapan.apa kamu memiliki trauma hem? gumam radit pelan sambil terus mengusap pucak kepala lula dengan lembut.
"Aku janji sama kamu yank kalo aku gak akan pernah ninggalin kamu dan akan cari tau apa yang sebenarnya terjadi sama kamu! ucap radit pelan agar tak mengganggu tidur lula.
"Oh iyah aku belum mengabari papanya lula dia pasti sedang khawatir sekarang! ucap radit sambil menepuk keningnya pelan.
__ADS_1
Dan dengan segera radit meraba raba meja nakas di samping tempat tidurnya,karna tadi radit meletakan handphonnya di situ.
"Nah ini dia! gumam radit setelah menemukan hpnya.
Tut,tut,tut,..
Tak berapa lama ahirnya papanya lula mengangkat telpon nya.
"Halo! ucap radit pelan dan setengah berbisik agar tak membangunkan lula.
........
"Ini tuan anton saya hanya ingin mengabari jika lula tidak pulang malam ini!
........
"Mama saya meminta lula untuk menginap di rumah!
........
"Emm,besok pagi saya akan mengantar nya pulang jika mama tidak menahannya lagi!
........
"Ya sudah saya tutup telpon nya dulu tuan anton,selamat malam!
Setelah mengabari papanya lula radit pun segera mengirim pesan pada mamanya jika tuan anton menanyakan lula menginap atau tidak jawab saja iya,dan untuk alasannya radit akan menjelaskannya besok.
Setelah semuanya beres radit pun meletakan ponselnya kembali dan kembali memeluk lula sambil sebelah tangannya membelai pipi lula.
__ADS_1
"Good naight sayang! ucap radit pelan sambil mencieum kening lula.
Ahirnya radit pun ikut tertidur dengan posisi memeluk lula dengan erat se'akan akan takut lula pergi.