
Ceklek,..
Tak lama setelahnya terdengar suara pintu kamar mandi terbuka dan menampakan radit yang terlihat lebih segar dan pres.
Dan sa'at keluar hal pertama yang dilihat radit ialah rey yang berada di ruangan itu.
"Sedang apa kamu disini rey?" tanya radit dingin dengan nada tak suka.
"Emm ini bos saya bawakan baju ganti anda dan juga sarapan" jawab rey.
"Lalu kenapa kamu tidak langsung pergi setelah meletakannya di meja malah berdua'an disini dengan Calon Istri saya" ujar radit dingin penuh penekanan di ahir kalimatnya.
"Eh anu bos saya,..
Ucapan rey terpotong karna lula langsung menyela.
"Kakak kenapa sih marah2 gitu sama tuan rey,nanti cepat tua loh,mau hem?" goda lula.
"Sayang,aku gak marah2 kok aku cuma gak suka kalau rey berdua'an sama kamu itu aja" rengek radit dengan memelaskan wajahnya.
"Ya ampun ternyata si bos cemburu dan itu cuma gara2 hal sepele saja" batin rey yang tak habis pikir.
"Ya ampun kakak ada2 aja sih,masa kakak kesel sama tuan rey cuma gara2 gitu doang sih. lagian lula juga gak ngapa2in kok sama tuan rey,iya kan tuan?" ujar lula sambil menggelengkan kepalanya dan beralih bertanya pada rey.
"I-iya bos kami tidak ngapa2in" jawab rey.
"Iisshh,pokonya aku gak suka kamu berdua'an sama cowo lain titik" ucap radit keukeuh.
"Haahh yasudahlah terserah kakak saja" kata lula memilih mengalah toh tak akan ada ujungnya jika di perpanjang. pasti nanti akan ada saja alasan radit untuk mengelak pikir lula.
__ADS_1
"Oh iyah aku sampai lupa. Kamu kan belum makan apa2 dari kemarinkan yank?" tanya radit yang baru mengingat bahwa kekasihnya belum makan apapun sejak kemarin.
"Emm yah"
"Ma'af yah aku lupa tadi" ucap radit penuh penyesalan.
"Iya gapapa ko kak" ujar lula sambil tersenyum manis pada radit.
Radit yang melihat lula tersenyum manis padanya pun merasa lega tapi masih khawatir.
"Rey mana makanan yang kamu bawa tadi? kemarikan" kata radit pada rey yang masih berada di sana.
Lalu rey pun segera berjalan mendekati bosnya itu guna menyerahkan makanannya.
"Ini bos"
"Yasudah pergi sana" ucap radit dengan teganya tanpa mengatakan terima kasih sedikitpun pada rey.
"Baik bos saya permisi" ujar rey lalu berbalik badan hendak keluar.
Ketika rey akan melangkahkan kakinya keluar radit kembali memanggilnya dan membuatnya sedikit dongkol.
"Rey,..
Panggil radit tanpa menoleh ke arah rey,karna radit sedang membuka makanan tadi.
"Saya lupa tolong kamu panggil dokter untuk memeriksa ke ada'an lula sekarang"
"Iya baik bos,ada lagi?" jawab rey sekaligus bertanya pada radit.
__ADS_1
"Emm sepertinya tidak ada,sudah sana cepat pergi" ujar radit yang kembali mengusir rey.
Sontak saja hal itu membuat rey bertambah kesal,namun rey tak bisa berbuat apa2 selain mengumpati radit dalam hati.
"Dasar bos gak berprasa'an emang. Giliran sama nona lula ajah beuh lembut banget ke kapas pake prasa'an lagi,lah giliran sama yang lain ihh,.." umpat rey dalam hati.
"Baik bos,kalau begitu saya permisi" ucap rey kembali berbalik dan pergi untuk memanggil dokter seperti perminta'an bosnya tadi.
Setelah kepergian rey,tinggalah lula dan radit di ruangan itu.
-
-
-
-
-
-
-
-
-
Harap Di Maklum jika Tulisannya kurang Rapi Atau Sebagainya,Karna Ini Masih Karya Pertama Saya😊
__ADS_1
Jangan Lupa Utamakan Like nya Kakak Readers Semua😉