
Ke'esokan harinya radit perlahan mulai mengerjapkan matanya sedikit demi sedikit untuk menyesuaikan cahaya yang masuk.
"Emmhhh,.. leguh radit sa'at kesadaran nya sudah terkumpul kembali,dan radit pun menolehkan kepalanya ke bawah untuk melihat lula seulas senyum pun muncul dari bibirnya.
"Ternyata masih tidur," gumam radit pelan dengan suara serak khas bangun tidur.
Radit pun memandangi wajah damai lula sambil membelainya pelan kemudian mengecup lama keningnya.
Lula yang merasa terganggu tidurnya pun mengeliatkan badannya setelah nya lula mulai mengerjapkan matanya.
Radit yang melihat lula akan segera bangun pun malah kembali memejamkan matanya untuk berpura pura tidur,dengan posisi yang masih memeluk lula.
"Emmhh,..
Setelah kesadaran lula terkumpul.
"Aaaaaaa,...mmmm..
"Sstt ga usah teriak2 yank berisik tau,gimana kalau kedengeran orang lain tar di sangkanya aku apa2in kamu lagi," ujar radit sambil membekap mulut lula.
"Emm,emm..
"Oke2 aku lepas tapi jangan teriak lagi yah,"
Lula pun menganggukan kepalanya.
"Hah,hah,.
Lula pun segera duduk di pinggiran tempat tidur setelah radit melepaskan dekapannya. Di ikuti radit yang juga bangun dan menyandarkan tubuhnya di sandaran kasur.
"Kok kakak ada di kamar lula sih?" tanya lula bingung sambil menatap radit takut setelah mengatur napasnya.
__ADS_1
"Kamar kamu?" tanya radit menaikan alisnya. lula pun menganggukan kepalanya pasti.
"Yakin ini kamar kamu? coba kamu perhatikan lagi ini kamar kamu atau bukan," ucap radit sambil menatap lula.
Lula segera mengedarkan pandangannya ke seluruh sudut kamar.
"Eh ini dimana? kok bukan kayak kamar lula yah," gumam lula pelan tapi masih terdengar oleh radit.
"Ya ialah yank,ini emang bukan kamr kamu tapi kamar aku," ucap radit.
Karna malu lula segera menundukan kepalanya dengan wajah yang memerah. Sontak saja hal itu membuat radit gemas di buatnya.
Seketika suasana menjadi hening hingga,.. kruyukk, suara perut lula yang ingin di isi dan hal itu menyebabkan lula tambah malu saja.
"ppffhh,kamu laper yank?" tanya radit sambil menahan tawanya.
"Emm hehe iya kak," ujar lula mendongak ke arah radit sambil nyengir kuda.
Lula pun hanya menganggukan kepalanya sambil tersenyum. setelahnya barulah dia berjalan ke arah kamar mandi.
"Haaaahh,dasar kucing kecil," gumam radit setelah lula meninggalkannya.
"Oh iyah bajunya lula kan aku tinggalin di bawah semalam," gumam radit yang baru ingat tentang baju lula yang tertinggal di bawah.
"Ya udah aku ambil dulu abis itu masak buat sarapan," kata radit, lalu turun dari ranjang dan berlalu keluar untuk mengambil bajunya lula.
🍁🍁🍁
"Yank bajunya aku taruh di atas kasur yah," teriak radit sambil meletakan paperbag tersebut.
"Iya kak," jawab lula dari dalam kamar mandi.
__ADS_1
Tak lama setelahnya lula pun melongokan kepalanya untuk melihat radit,tapi ternyata kamar itu sudah kosong tak ada siapa2.
"Emm kak adit kemana yah?" gumam lula setelah itu lula pun melangkahkan kakinya keluar kamar mandi.
"Emm mungkin kak adit di bawah kali yah,"
Lula pun memdekati ranjang dimana ada paper bag di atasnya.
"Mungkin ini kali yah bajunya," gumam lula setelah melihat isinya.
Lula pun kembali masuk ke dalam kamar mandi untuk memakai bajunya.
"Cantik banget bajunya,pasti mahal," gumam lula sambil memperhatikan dirinya di depan cermin.
Setelahnya lula pun berjalan ke bawah untuk melihat radit.
-
-
-
-
-
-
-
Ma'af Jika Ceritanya Kurang Menarik Harap Di Maklum Soalnya Ini Masih Karya Pertamanya Author😊 Jangan Lupa Like Comen And Vote😊
__ADS_1