
"Kak,"
Radit pun menolehkan kepalanya ke sumber suara,karna sekarang radit sedang berada di dapur untuk menyiapkan makanan.
"Cantik," gumam radit kala melihat lula yang memakai dres putih di bawah lutut dengan motif bunga.
"Kak," ucap lula lagi sambil melambaikan tangannya di depan wajah radit,dan radit pun tersadar dari lamunannya.
"Eh yank,sudah mandinya?" tanya radit.
Sebenarnya pertanya'an itu tak perlu di jawab karna sudah pasti jawabannya lula sudah selesai dengan ritual mandinya buktinya sekarang lula berada di depannya,pertanya'an yang konyol bukan?".
"Iya sudah,kakak sedang masak apa?" jawab lula.
"Emm ini yank aku cuma masak nasi goreng soalnya kan aku belum belanja,gapapa kan? kata radit sambil tersenyum lembut.
"Iya gapapa kok kak,mau lula bantuin?"
"Eh gak usah yank bentar lagi juga selesai,kamu duduk aja dulu oke,"
"Gapapa biar lula bantuin aja kak,"
"Ga usah yank,udah kamu duduk aja sana,lagian bentar lagi juga kelar kok yah," ucap radit lembut.
"Bener gak mau di bantuin?" tanya lula memastikan karna lula merasa tak enak pada radit,masa iya radit yang masak sedangkan dia hanya duduk dan makan sih.
"Iyah bener,udah sana gih duduk tar gak selesai2 lagi ni masakannya,"
"Emm ya udah deh,kalau gitu lula kesana ya kak,"
"Iya yank,"
Lula pun melangkahkan kakinya ke meja makan.
__ADS_1
Dan setelah lula pergi radit segera menyelesaikan masakannya.
๐๐๐
"Tara makanan sudah jadi," ucap radit sambil meletakan nasi goreng nya di meja.
"Waah bau nya harum banget kak,kayaknya enak nih," ujar lula sambil memperhatikan nasi goreng buatan radit.
"Iya dong,coba kamu cobain dulu semoga tak mengecewakan," ucap radit sambil tersenyum manis.
"Aku cobain yah," ujar lula sambil menyendokan suapan pertamanya.
Radit menunggu dengan harap harap cemas,takut tak sesuai seleranya lula.
"Gimana enak gak?" tanya radit setelah lula selesai mengunyahnya.
"Emmm enak banget tau kak nasi gorengnya kakak hebat deh the best lah pokonya," ucap lula sambil mengacungkan jempolnya di iringi senyum manisnya.
"Haaahhh aku kira gak enak atau gak sesuai selera kamu yank," ujar radit sambil menghela napasnya.
"Ahaha,bisa aja kamu yank," ujar radit sambil mengusap pucak kepala lula.
"Hehe,..
"Ya udah kamu abisin yah aku mau mandi dulu abis itu baru aku anterin kamu pulang," ujar radit lembut.
"Emmm kakak gak makan?" tanya lula bingung karna radit tak ikut makan bersamanya.
"Iyah nanti aja aku mah,"
"Iisshh,kakak juga makan dong tar kalo telat makan kakak bisa sakit loh, sini aku suapin aaaa,"
"Tapi aku masih belum laper yank,"
__ADS_1
"Ya udah kalo kakak gak makan aku juga gak makan deh," ucap lula sambil menaruh sendoknya kembali dan menjauhkan piringnya.
"Loh kok gitu sih yank,kamu makan aja tar sakit lagi," ujar radit sambil mendekatkan puringnya ke hadapan lula.
"Gak aku gak mau kalo kakak gak makan juga,"
"Huuuff,iya iya aku juga makan nih," kata radit sambil menyendokan makanan ke mulutnya dengan sendok yang di gunakan lula tadi.
"Nih sekarang giliran kamu yang makan,aaaa," lanjut radit hendak menyuapi lula juga.
"Eh lu lula bisa sendiri kak,sini biar lula aja," ujar lula gugup.
"Udah kamu makan aja biar aku suapi,aaaa," kata radit sambil menyodorkan nasi di depan mulut lula,lula pun terpaksa menerimanya.
Dan ahirnya mereka makan bersama sepering berdua dengan sendok yang sama.
-
-
-
-
-
-
-
-
-
__ADS_1
-
Jangan Lupa Dukungannya Kakak Readers๐๐