Tuan Dingin Jadi Bucin

Tuan Dingin Jadi Bucin
Gara-gara kemeja


__ADS_3

Ceklek,..


Lula pun berjalan ke luar dan menghampiri radit yang sedang duduk di sofa dengan ragu,karna merasa malu.Sedangkan radit belum menyadari jika lula sudah keluar,karna radit sedang memeriksa email yang di kirim asisten dan sekertarisnya.


"Emm kak! ujar lula sa'at sudah di dekat radit.


Radit pun menolehkan kepalanya pada lula dan,.. Glek,.. susah payah radit menelan ludahnya ketika melihat lula dengan kemeja yang kebesaran karna tubuh lula yang mungil.


"Cantik dan sexi sekali,.. tidak radit jauhkan pikiran kotormu tentang lula,kamu tidak boleh merusaknya tidak boleh! batin radit sambil menggeleng gelengkan kepalanya.


"Kak! ucap lula sekali lagi,tapi kali ini lula memberanikan dirinya untuk menyentuh pundak radit.


"Aduh baru di pegang pundak aja udah deg-degan gini bisa2 runtuh pertahananku kalau seperti ini caranya! batin radit.


"Kakak kenapa sih diem aja? tanya lula bingung sambil menggoyangkan pundak radit.Dan,.. hap radit langsung menarik tangan lula hingga membuat lula terjatuh di pangkuannya.


"Cantik! gumam radit sambil menyingkirkan rambut yang menutupi wajah lula akibat tarikannya tadi dan membelai pipinya lula.


Sontak saja hal itu membuat pipi lula memanas dan memerah bak kepiting rebus.Dan radit pun terkekeh pelan melihatnya,karna menurutnya lucu dan menggoda.


Sa'at lula akan berdiri dari pangkuan radit,radit pun langsung menahannya.


"Tetap seperti sebentar saja! ujar radit sambil memeluk lula.


"Ta tapi,..

__ADS_1


"Kumohon! tahan radit lagi.


Ahirnya lula pun membiarkannya saja,dan radit pun memejamkan matanya menikmati momen dan menahan sesuatu yang bergejolak di bawah sana.


"K kakak eng gak mandi? tanya lula setelah mereka saling diam dengan posisi seperti itu.


"Nanti! jawab radit singkat.


Lula pun bergerak gelisah karna merasa tak nyaman kala merasakan sesuatu yang mengganjal di bawah sana.Sedangkan radit malah semakin mengeratkan pelukannya pada lula.


"Emm kak,it itu le lepas dulu kak! ucap lula terbata bata.


"Hmm bentar yank! ujar radit yang masih memejamkan matanya.


"Ta tapi lula gak nyaman kak,di bawah ada yang ngeganjel liat dulu! kata lula polos.


Merasakan pelukan radit yang longgar lula pun akan berdiri dari duduknya tapi,..


"Jangan bangun yank! tahan radit dengan segera memeluk lula kembali dengan erat.


"Tapi kak itu liat dulu! ujar lula yang masih berusaha melepaskan diri.


"Ud udah gapapa gak usah di liat yank bukan apa2 kok! kata radit gugup.


"Aduh bisa gawat nih kalau lula liat itu,pasti lula bakalan tanya2 seputar itu! batin radit.

__ADS_1


Sa'at lula akan kembali bicara bel pun berbunyi,sontak saja hal itu membuat radit bernapas lega.


"Haahh,untung saja! gumam radit yang masih terdengar oleh lula.


"Apanya yang untung kak? tanya lula bingung.


"E eh bu bukan apa2 ko yank,emm itu pasti baju kamu aku buka pintunya dulu ya yank yank! ucap radit dengan mengalihkan pembicara'annya.


"Oh ya udah biar lula aja yang buka pintunya kak,kakak mandi aja! ujar lula sambil berdiri dari pangkuan radit dan hendak berjalan ke luar.


"Jangan,biar aku aja yang buka kamu tunggu sini aja jangan kemana mana oke! cegah radit dan segera berlalu menuju pergi.


"Enak aja mau buka pintu dengan keada'an seperti itu,bisa rugi besar saya aset kepunya'an saya di liat orang lain ga ikhlaslah! gerutu radit sepanjang jalan.


-


-


-


-


-


-

__ADS_1


Mohon Ma'af🙏Jika Ceritanya Kurang Seru Dan Kurang Bagus Karna Ini Cerita Pertamanya Saya Harap Maklum Dan Mohon Dukungannya😊


__ADS_2