Twin Girls : Natha Transmigrasi

Twin Girls : Natha Transmigrasi
Twin girls 13


__ADS_3

Dengan perasaan marah dan kecewa Lia keluar dari dalam rumah,padahal ini pertama kalinya mereka duduk dalam satu meja untuk sarapan bersama setelah beberapa tahun,namun yang dia rasakan sangat jauh dari ekspektasi nya.


Memang terlalu berharap itu tidak lah baik.


Menurutnya kedua orang tuanya itu sangat keterlaluan, sangat tidak pantas disebut sebagai orang tua.Orang tua mana yang tega mencap anaknya pembunuh tanpa mencari tahu kebenaran nya?.


Bahkan jika itu benar pun,pasti sebagai orang tua mereka akan tetap ada di samping anaknya bukan berarti mereka membela perbuatan anaknya,hanya saja jika bukan mereka yang merangkul, mendidik dan menasehati juga menyayangi anaknya siapa lagi?.


Memang kedua orang tua mereka mencukupi kehidupan mereka dalam hal materi tapi tidak dengan kasih sayang,berbeda dengan Zayyan, Erik dan Lesya mereka disayang dan dikasih perhatian layaknya orang tua, walaupun kadang ketegasan papi Bastian lebih mendominasi.


Tapi itu lebih baik,daripada mereka berdua yang sama sekali tidak dipedulikan.


***


Brum Brum Brum


Lia menyalakan motor nya dan mengemudikan nya, membawa kuda besi itu keluar dari bagasi.


Lia mengedarkan pandangannya mencari sosok kembaran nya namun tidak ada,"kemana gadis itu?,ataukah sudah duluan pergi tapi kemana?"tidak ingin terjadi apa apa kepada kembaran nya ,Lia kembali melajukan motornya keluar dari pekarangan kediaman Dewantara.


Huufft


Natha membuang nafasnya,sungguh kehidupannya saat ini sangat mendramatis,kalau tau begini dia tidak akan membawa motor matic milik kakaknya Alexa saat itu,dia akan lebih memilih menunggu mereka selesai saat dulu daripada menjadi seperti saat ini.


Menjadi orang lain dan mengalami hal yang tidak pernah sekalipun terlintas dalam benak,apalagi mendapat perlakuan seperti tadi dari mami Naura sangat membuatnya sakit hati,tidak seperti dulu sangat disayang mama sama papa nya juga kakak kembarnya.

__ADS_1


Bagaimana sekarang keadaan keluarganya?,apakah mereka baik baik saja setelah kehilangan dia atau terpuruk karena telah kehilangan harta berharga seperti dirinya atau bagiamana?, mengingat nya semakin membuat kesedihan dihatinya semakin meluap luap tertahan saja dan itu menyakitkan.


"Gak usah dibawa hati,mami sama papi memang begitu tapi nyata nya mereka sayang kok"saat sibuk dengan pikirannya,tiba tiba suara seorang gadis yang dia kenal menyapa indra pendengaran nya.


Natha mendongak dan melihat Lia yang duduk anteng di atas motor sport nya, menatap nya dengan tatapan yang sulit Natha artikan"Mudah mudahan saja"bukanya tidak bisa membalas atau berbuat sesuka hati nya,hanya saja dia menghargai Nia yang sudah lebih dulu mengingatkan ah ralat lebih tepatnya memerintahkan nya agar menyayangi kedua orang tua juga kedua abang dan kembaran nya.


Jadi dia bisa apa?, berlagak lemah dan bodoh aja dulu, karena banyak rencana yang dia susun didalam otaknya untuk meluruskan kesalahpahaman dan membongkar semuanya,dan merebut kembali kasih sayang yang seharusnya dia dapatkan dari orang orang yang disayangi oleh Nia seperti kemauan gadis itu.


Lia hanya bisa diam, tidak bisa berbuat apa-apa,dia juga merasakan apa yang di rasakan oleh kembarannya itu,dan dia hanya bisa pasrah.


Setelah Natha sudah duduk dengan nyaman Lia kembali melajukan motornya,berbaur dengan kendaraan lain dengan tujuan yang berbeda satu sama lain.


***


Sedangkan di kediaman Dewantara,tidak ada yang beranjak dari duduknya atau bahkan mengeluarkan suaranya sedikit pun,karena suhu diruangan itu tiba tiba mencekam setelah kedua gadis itu keluar.


Mulai saat ini dia akan memperbaiki hubungannya dengan princess kembar sebutan untuk kedua putri kembarnya saat kecil dulu,apalagi saat melihat senyum dan wajah sedih serta marah kedua putri kecilnya yang kini sudah beranjak dewasa tanpa perhatian nya sebagai orang tua.


Hati kecilnya sangat sakit dan terharu saat mendengar putrinya kembali bisa berbicara dan kembali seperti saat kecil dulu,hal yang sangat dia syukuri saat ini.


Hening


tidak ada yang membuka suara saat mendengar ucapan papi Bastian "APAKAH KALIAN TULI??, SEKARANG JELAS KAN APA YANG TERJADI!!, ZAYYAN JELASKAN!" papi Bastian menatap Zayyan dengan tatapan tajamnya, membuat sang anak ketar ketir "Untung sudah biasa"batin nya.


"Nia amnesia karena jatuh dari tangga saat dua minggu lalu pih"tidak ada pilihan lain selain menjelaskan apa yang terjadi, walaupun masih heran dengan sikap papi Bastian namun itu tidak lebih penting sekarang.

__ADS_1


"Papi kenapa sih jadi aneh begini, biasanya juga tidak peduli dengan anak sialan itu "dari tadi mami Naura memang ingin protes dengan sikap aneh papi Bastian,hanya saja time nya belum tepat karena papi Bastian adalah tipe orang yang tidak bisa di cela saat berbicara,jadi mami Naura pilih aman saja.


Papi Arkan hanya diam saja tidak berniat menjawab,karena jika dia menjawab bisa dipastikan jika pembicaraan ini berujung pertengkaran dan papi Bastian hanya mencegah saja,karena bukan hanya anak anaknya saja yang ada di tempat ini saat ini,tapi juga teman teman mereka.


"Mulai hari ini kalian harus menjaga adik kembar kalian,papi tidak menerima bantahan!"saat papi Bastian sudah mengatakan hal itu maka tidak ada yang bisa membantahnya siapapun itu.


Bahkan Erik yang ingin melayangkan protesan dan segala keberatannya harus menelan kuat kuat keinginannya.


Bahkan teman teman mereka yang lain pun,ikut heran dan protes namun siapa mereka?, mereka tidak punya hak akan hal itu,"Sialan,awas aja lo kembar sialan!"kesal seorang gadis saat melihat satu persatu orang orang yang ada di sekitarnya mulai berpihak kepada kedua gadis yang sangat dia benci itu.


mereka menghabiskan sarapan mereka dalam keheningan,juga dengan pikiran mereka masing masing,hingga sarapan mereka selesai dan mereka pun pergi melakukan aktivitas masing masing.


Seperti Zayyan dkk juga lesya dkk pergi kesekolah dan mami Naura juga papi Bastian pergi kekantor, sebenarnya mami Naura adalah seorang ibu rumah tangga namun dia akan pergi mendampingi suaminya jika keluar kota atau luar negeri dan bekerja di kantor jika anak-anak masih sekolah seperti sekarang.


🥀


🥀


🥀


🥀


🥀


Hy besty terimakasih sudah mampir,semoga suka dan jika ceritanya gaje dan membosankan tolong komentar dan saran nya ya🙏😇agar bisa dibuat lebih baik lagi.

__ADS_1


Jangan lupa like klik ❤️ serta vote ⭐ nya ya😇masih banyak typo jadi hayu hati hati, Jangan lupa mampir ke cerita aku yang satunya lagi ya zeyeng zeyeng papai😶‍🌫️


__ADS_2