
Mobil Dave memasuki pekarangan rumah Natha setelah satpam membukakan pagar,Natha langsung turun dari mobil tanpa sepatah kata membuat Dave mengernyit.
Sebegitu tidak sukanya kah Natha dilarang memakan makanan pedas?,bukan melarang sih dia hanya mencegah karena takut perut gadis itu sakit ,niat dia bagus kan? darimana coba Natha mendapat laki laki peka,tampan dan peduli terhadap nya di dunia ini,tidak ada hanya satu di dunia ini laki laki yang paket komplit atau sempurna yaitu dirinya Dave Junio Revaldo Mahardika.
Dave turun dari dalam mobil menyusul Natha,dia melihat banyak motor terparkir di halaman yang bisa dia pastikan milik sahabat nya.
"LIA TEPOS GAK ADA AKHLAK KENAPA LO GAK JEMPUT GUE HA?!,MALAH NYURUH SIMESUM LAGI MENJEMPUT GUE LO GAK TAKUT GUE HAMIDUN GARA GARA DIA ?!"Emosi Natha meluap luap apalagi setelah melihat Lia yang dengan santainya duduk di sofa main ponsel dan tidak menepati janjinya menjemput nya di rumah sakit.
Malah menyuruh si Dave menjemputnya, terserah kalian mau bilang dia lebay atau apa hanya karena perkara si Dave yang menjemputnya,dia punya alasan kenapa dia tidak terlalu suka kepada laki laki itu.Ganteng sih ganteng banget malah tapi itu lah.
Lia mengusap dada nya karena terkejut bahkan Dave yang baru masuk ke dalam rumah juga terkejut mendengar suara menggelegar milik Natha,Dave melangkah ke ruang keluarga mengikuti arah suara Natha.
Dia bisa melihat Natha yang berkacak pinggang ke arah Lia sudah persia seperti emak emak yang memarahi anak nya,mana si Lia nya nunduk lagi seperti takut kepada gadis reog itu.
Sebenarnya bukan cuma mereka yang terkejut mendengar suara milik Natha ,teman teman Dave yang lainnya juga tak kalah terkejutnya bahkan Darius tersedak lidah nya sendiri saking terkejut nya.
Begitu juga pekerja rumah lainnya,yang mengelus dada masing-masing mengurangi detak jantung mereka yang bertalu talu karena suara milik salah satu majikan mereka.Untung majikan.
"Suara lo Nia udah kayak helikopter tau gak!,lagian dia juga yang minta ya gue kasih lah Lo kan tahu gimana si Dave!"Lia kembali melanjutkan kegiatan nya sibuk dengan ponsel nya.
"Ihhh Lia pacar nya Dilan Lo tau gak sih ,selain mesum dia tuh nyebelin tempe gak? Tadikan kita makan bakso, bakso gue sisa dua lagi tuh gak di bolehin gue makan sama dia padahal kan sayang kalau di buang,mana enak lagi pedas. Gak usah di makan lagi nanti perut kamu sakit katanya gitu mana ekspresi nya kayak om om pedofil mesum lagi" Lia menahan tawanya melihat ekspresi wajah Natha saat menirukan Dave.
__ADS_1
Pffftt
Teman teman Dave yang sudah berada di dekat laki laki itu melihat apa yang terjadi karena penasaran,berusaha mati matian menahan tawa nya,bahkan Zayyan dan Alvaro pemilik predikat laki laki paling dingin setelah Dave berusaha menahan kedutan di bibir mereka.
Ekspresi Natha dan segala gerak gerik nya tidak luput dari perhatian mereka,sangat lucu dan apa tadi kata nya seorang Devano memperlakukan Natha penuh perhatian wow langkah.
"Masalah sepele juga,wajar juga si Dave perhatian sama Lo kan dia separuh hidup lo" Natha semakin emosi mendengar ucapan Lia,memang minta di mutilasi yang seperti ini.
"Mata lo separuh jiwa,gue gak mau menjadi belahan jiwa simesum tapi kalau jadi tulang rusuk ayang bebeb Alvaro mau gue!"Natha menggoyangkan badan nya ke kanan ke kiri,entah membayangkan apa gadis itu Lia tidak tahu tapi ekspresi itu mampu membuat tanduk Lia berdiri.
Tidak kalah jauh dengan Dave yang melayangkan tatapan tajam setajam silet ke arah Alvaro,membuat senyum lebar laki laki itu luntur seketika,jangan bilang Dave salah paham kepada nya dia senyum bukan karena ucapan Nia tapi karena melihat ekspresi wajah Lia yang berubah mungkin gadis itu cemburu,tapi sepertinya memang iya dan Alvaro suka akan itu.
"Ayok!"Zayyan melangkah menuju Natha dan Lia di ikuti oleh teman teman nya,Darius mengelus dada nya bersyukur karena berhasil membuat mereka keluar dari situasi yang mencekam ini.
Natha menggaruk tengkuknya yang tidak gatal guna mengurangi rasa gugup nya,Dave menatap ke arah Natha yang menyengir ke arah nya."Hai Valdo ganteng ayang bebeb nya Nathania,kamu mau duduk kan ,duduk di sini ayok".
Natha mengajak Dave untuk duduk di sofa yang ada di dekatnya,membuat yang lain nya diam membisu.Sejak kapan kedua manusia itu memiliki hubungan yang baik?.Natha tidak sadar ucapan nya itu membuat Dave tersenyum tipis setipis kertas,laki laki itu dengan senang hati mengikuti Natha.
Natha menyengir kaku ke semua manusia yang ada di ruangan ini,kenapa juga dia bisa mengatakan hal yang menjijikkan seperti itu?,"Kalian baikan?"pertanyaan Stefanus membuat kening Natha mengerut,maksud nya apa, baikan?,baikan karena apa?.
Natha menoleh ke arah Lia namun gadis itu diam ,marah kah?"Ihhh Lia ayang nya Dilan alias Alvaro jangan ngambek dong,lagian seharusnya ngambek itu gue bukan Lo!"Lia tetap diam tidak mengubris ucapan Natha,salah gadis itu sendiri kenapa membuat nya kesal.
__ADS_1
"Lagian si ayang Alvaro juga gak mau sama gue iyakan yang?"Natha mengedipkan sebelah matanya ke arah Alvaro yang di balas laki laki itu dengan hal yang sama.
Lia berdiri dari duduknya entah kenapa dia kesal mendengar ucapan Natha di tambah reaksi Alvaro yang di luar nalar menurut nya.Natha tersenyum ke arah Alvaro begitu juga laki laki itu, keduanya tiba tiba bertos entah karena apa.
Yang lain nya saling melemparkan tatapan bertanya,"Ekhem"Dave berdehem membuat Natha dan Alvaro menghentikan senyum senyum tak jelas ke duanya.
"Kenapa?"Zayyan bertanya kepada Natha "Gak papa, kenapa bang?"Zayyan memutar bola matanya malas,ditanya balik malah nanya balik heran.Berbeda degan Erik yang menatap tidak suka ke arah keduanya.Lagi lagi hati nya sakit mendapat perlakuan berbeda dari Natha juga Lia kepada nya.
Dia tahu hubungan mereka sudah membaik dari beberapa hari,tapi kenapa dengan dia tidak?,Erik menggeleng kan kepalanya mengusir pikiran nya itu.Tidak seharusnya dia seperti ini kepada kedua adik kembar nya itu.
"Udah gak papa kan?"
Natha tersenyum manis ke arah Zayyan,membuat yang lain nya menikmati senyum manis gadis itu,kapan lagi ya kan dan tidak akan ada bosan-bosan nya mereka menikmati senyum manis Natha untuk yang kesekian kalinya.
***
Lesya yang baru samapai entah dari mana menuju suara gelak tawa yang berasal dari ruang keluarga,Lesya mengepalkan tangan melihat pemandangan yang ada di hadapan nya saat ini.
"Was Lo Nia sialan gue bakal buat hidup lo menderita dari sebelumnya,lihat saja!"Lesya menyeringai, kehadirannya tidak ada yang menyadari ,tidak tahu saja lesya jika gerak gerik nya di perhatikan oleh seseorang sejak tadi.
Double up ges, mudah mudahan suka ya ðŸ˜,typonya masih banyak jadi hati hati.
__ADS_1
Tekan like , vote dan subscribe besty kasih komen dan saran nya juga karena itu sangat sangat membantu.
Salam kasih semuanya 💞