Twin Girls : Natha Transmigrasi

Twin Girls : Natha Transmigrasi
Twin girls 17


__ADS_3

"LIA BABY BALABALA MY TWIN YANG JELEK DAN TEPOS I'M COMING" suara cempreng milik Natha menggelegar di kantin,membuat siswa dan siswi lainnya menahan umpatan di dalam hatinya,sebagian memang karena sebagian memilih untuk mengeluarkan kekesalan mereka yang membuat pemilik suara itu meringis,malu ges.


Clara mengumpati Natha dalam hatinya melihat tingkah pecicilan gadis itu,kenapa bisa gadis pendiam yang dominan cupu itu berubah menjadi monyet kurang perhatian seperti saat ini?,sumpah demi apa dia sangat malu,dan untung saja gadis sudah berlari duluan walaupun tatapan tatapan murid lainnya masih mengarah kepada nya tempat Natha berteriak tadi.


"Apa lo lihat - lihat hah?!"sungguh Clarisa ingin sekali mencolok mata itu satu satu,Apakah mereka pikir dia yang berteriak tadi?,jika iya maka mata mereka perlu dikeluarkan dari sangkarnya.Tidak ingin berdiri menahan malu terlalu lama Clarisa berlari menyusul Natha yang sekarang berstatus teman nya setelah menunggu tujuh purnama.


Tidak berbeda dengan yang lainnya Lia juga kesal dan malu melihat tingkah gadis itu ,ingin sekali dia memukul kepala gadis itu tapi sayang sekali karena kembarannya.


"Diem diem bae" bisa kalian tebak suara jahanam milik siapa itu?,yah Natha belum juga rasa kesal nya menurun tapi sudah di tambahi oleh kembaran nya itu.


Dengan tidak punya otak Natha memeluk Lia dan mengecup pipi kanan kembaran nya itu ,bisa kalian bayangkan sekesal apa Lia?. Berbeda dengan sang pelaku gadis itu duduk anteng disebelah kanan dan melihat ketiga gadis di depan nya dengan tatapan penuh tanya?,karena dia tidak mengenali mereka.


"Oh ya kalian siapa?,teman Lia kah? iya gak iya gak iyalah masa enggak"


"kenalin gue Natha Ar-maksud gue Nathania Putri Dewantara kembaran cantik,imut ,comel,seksi dan menggemaskan Lia"ketiga gadis sahabat Lia menatap Natha dengan pandangan yang berbeda beda,apakah benar Nia yang dulu adalah Nia yang ada di hadapan mereka saat ini?.


Jika dibandingkan dengan yang dulu maka sangat mustahil dan jauh beda,Nia yang dulu jangankan berbicara menatap lawan bicara dan orang orang yang dia temui saja gadis itu akan langsung menunduk,tapi sekarang gadis itu bahkan memiliki tingkat percaya diri yang sangat sangat tinggi.Dan itu masih sulit dipercaya.


"Apakah tangan cantik ku ini akan kalian anggurkan?"mendengar ucapan Nia, ketiga langsung mengulurkan tangannya masing-masing, sebelum kenarsisan gadis itu tidak tertolong .


Tapi belum sempat sesi perkenalan mereka,suara riuh milik murid lain terkhusus kaum betina mengalihkan perhatian mereka,bahkan tangan Natha yang mengambang diudara sudah diturunkan gadis itu dan ikut menatap arah pandang murid lainnya.


Terlihat geng abang nya juga dengan lesya dkk,yang diam sejenak lalu berjalan kearah mereka,"pasti bentar lagi ada drama!"celetuk Natha yang dibalas anggukan oleh Lia juga teman nya dan Clarisa,apakah suaranya kencang?, perasaan dia membatin.


"Kak Lia kita duduk disini yah,soalnya meja lain udah penuh"suara lembut Lesya terdengar di telinga Lia dan itu sangat menjijikkan,"boleh kok adik manis yang cantik jelita ,silahkan silahkan"Lia langsung menatap Natha dengan tajam.


Apa apaan kembarannya itu?,baru juga tadi dia mengatakan akan ada drama namun sekarang?,apakah maksud kembaran nya itu dia yang akan membuat drama itu?.


"Makasih ka Nia"Lesya tersenyum manis yang dibalas dengan senyum tak kalah manisnya oleh Nia,yang membuat orang orang yang sedari tadi menatap kearah mereka langsung meleleh.


"Untung narsis nya sesuai fakta yah bun"celetuk Belva yang juga ikut meleleh melihat senyum Nia untuk yang pertama kalinya.

__ADS_1


"Oh iya kenalin gue Alisyia Belva"Belva mengulurkan tangannya kearah Natha yang dibalas oleh gadis itu.


"Pffftt alis ya? hahahaha nama lo indah banget tebel juga kayak alis Shinchan hahahaha"Natha tidak bisa menahan tawanya,yang merasa lucu dengan nama gadis itu ,kalian perlu catat Natha ada pemilik humor yang rendah,apa apa aja dia ketawain yang penting menurutnya lucu sekalipun bagi orang lain itu tidak lucu sama sekali bahkan sekalipun itu garing.


Belva merenggut kesal,memang bukan pertama kalinya nama kebanggaan nya di hina orang ,namun tetap saja dia tidak terima,ingin marah tapi gak bisa kan dia manusia yang paling baik.


"Hahaha kenalin kalau gue Vivian Yovanka"


"Cantik ya sesuai sama lo cantik, walaupun masih cantikan gue sih"Vivian hanya diam berusaha tidak peduli degan kenarsisan kembaran temannya itu, Walaupun sangat susah.


Natha melepaskan tangan nya dan beralih menjabat tangan Clara"Gue Clara Evania ".


"Gue Nat-"belum juga belum sempat ucapan nya selesai tapi sudah di potong oleh Clara yang masih menjabat tangannya.


"Gue udah tahu nama lo Nathania Putri Dewantara kembaran Lia yang cantik,imut lucu, seksi dan menggemaskan" Natha tersenyum semanis yang dia bisa,jika ada piala saat ini maka dia akan memberikan kepada Clara karena prestasi gadis itu yang bisa mengingat nama dan gelar kebanggaan nya.


"Jangan lupa baik dan rendah hati tentunya"Natha semakin mempererat jabatan tangan nya dengan Clara. Semakin tidak tahu diri ternyata si Natha.


"Ternyata setelah amnesia otak lo jadi bergeser banyak ,tapi karena ucapan lo yang ingin perkenalan dengan gue,kenalin gue Darius Marcellus laki laki paling ganteng di sekolah ini"


"Yah dan juga pastinya laki laki yang paling tidak punya otak !"


"Lo kenapa sih jadi menyebalkan seperti ini?!"


"Suka suka Natha yang manis dong kenapa jadi situ yang sewot!"Natha mengibaskan rambutnya hingga mengenai wajah Clarisa yang sedari tadi diam menonton interaksi keduanya.


"G-"


"Diam!"suara dingin dan berat itu membuat Darius menutup mulutnya rapat-rapat,demi keamanan dan kenyamanan dirinya maka dia harus menelan kata katanya kembali,tidak ingin membuat ketua nya yang dingin bringas itu emosi.


Natha memperhatikan wajah laki laki itu,diam sejenak dan menatap"Ganteng sih tapi mesum!"semua yang dimeja bahkan murid-murid lainnya seketika diam mendengar ucapan Natha,bahkan mungkin nafas mereka pun akan berhenti berhembus karena tatapan Dave sudah seperti tatapan malaikat maut yang siap mencabut nyawa mereka.

__ADS_1


"Maksud lo apa?"Natha yang juga ikut terdiam langsung kembali tersadar seketika dia meringis dan memukul pelan mulutnya yang tidak punya otak,sesuka hati mengeluarkan suara tanpa berpikir dulu.


"L-lo den-ngar?"Dave hanya diam melihat itu Natha menggaruk kepalanya yang tidak gatal,"Perasaan gue ngomong nya dalam hati deh"


"Hahahaha lo lucu deh kek babi,masa suara lo sekencang suara pesawat bilang nya ngebatin"Edgar yang merasa ucapan Natha tidak bisa menahan diri untuk tidak tertawa.


Natha sebenarnya ingin emosi dan mencekik laki laki itu namun melihat aura dingin yang di keluarkan oleh Dave membuat nyalinya menciut dan memilih untuk bungkam,masih sayang nyawa dia.


"Gue gak ngomong sama Lo kok suer,gue ngomong sama dia nih siapa namanya ganteng"Nia berusaha setenang mungkin ,dan mengulurkan tangannya kepada Evan ,laki laki yang duduk di samping Vivian guna untuk berkenalan,karena dia tidak mengenal nama mereka,tapi sayang sepertinya dia terlalu terkenal hingga mereka ahk ralat satu sekolah hampir mengenal nya.


"Evan"karena dia laki laki yang peka dan pengertian maka dia menerima dan memperkenalkan dirinya kepada Natha karena dia tahu gadis itu amnesia.


"BRUK sshh-"Natha meringis karena tumpahan kuah bakso mengenai lengannya,dia mendongakkan kepalanya dan melihat Lesya yang menundukkan kepalanya takut juga nampan yang dipegangnya terjatuh kelantai.


Terlalu fokus akan dunianya, hingga Natha tidak sadar jika semua manusia yang ada di meja nya ini sudah memiliki pesanan masing masing,bahkan dirinya juga mungkin Clarisa yang memesannya karena sebelum nya meja Lia sudah memesan hanya saja masih menunggu Kala dia dan Clarisa duduk tadi.


Namun kenapa anak monyet yang satu ini baru memesan?,apakah dia juga sengaja menumpahkan bakso itu?.Baiklah dia akan meladeni jika itu benar bahkan jika tidak sekalipun!,jangan kira dia akan diam saja dan takut hanya karena pengawal dan pengeran pangeran nya yang setia berada mengelilingi nya.


❤️


❤️


❤️


❤️


Hy besty setelah sekian lama aku hibernasi akhirnya aku kembali,maaf ya jika part kali ini gaje dan membosankan 😄


Mohon like dan klik ❤️ juga kasih ⭐ya,komen dan saran nya juga ditunggu agar cerita ini bisa aku kembangkan lebih baik lagi.


Jangan pernah bosan juga untuk membaca dan menunggu cerita ini up, sekali lagi makasih besty besty ku😇😉

__ADS_1


Typo nya masih banyak,jadi hati hati ya👉👈


__ADS_2