Twin Girls : Natha Transmigrasi

Twin Girls : Natha Transmigrasi
Twin girls 23


__ADS_3

"*Gimana hidup lo enak gak?"Natha mengedarkan pandangannya,mencari asal suara yang terdengar ditelinga nya.


Sepertinya dia mengenal suara itu ,tapi siapa?.


Bugh


Tiba tiba ada yang menimpuk kepala nya dari belakang,memang minta di mutilasi tuh orang!,"Siapa sih lo anj--mmph ?"Natha tidak melanjutkan ucapannya karena,manusia yang tidak punya otak dan tata krama itu membekap mulutnya cantik nya.


Natha membalalakkan matanya melihat orang yang ada di hadapannya ini,"Nia?!, ahhhhk akhirnya gue bisa ketemu Lo lagi!" Natha heboh melihat kehadiran Nia seperti baru menang lotre,dengan tidak berperasaan Natha menghempaskan tangan Nia yang sekarang ada di pundak nya,membuat Nia meringis karena hempasan Natha tidak main main,dan beralih memeluk kencang tubuhnya.


"Maaf maaf,gue gak sengaja saking senangnya tahu gak!"


"Gak, gue tempe bukan tahu!"Natha meringis melihat tingkat ketololan Nia sekarang,apakah si setan cantik satu itu telah benar benar kehilangan otak nya setelah aksi panjat pinang yang membuat jiwa nya berpisah dari raganya.Gak deng,bercanda!


"Suka hati kau lah Jamilah,gue mau tanya deh mumpung lo disini"Natha memperbaiki posisi duduknya agar lebih leluasa dan bebas bercerita langsung bertatap muka dengan Nia.


"Apa?"Natha yang melihat Nia yang setia berdiri layak nya ajudan,memutar bola mata malas,tidak lelah kah kakinya itu berdiri?.


"Duduk dulu deh,biar gak kayak patung Lo berdiri terus!"Natha membersikan kursi panjang yang dia duduki juga,mau tidak mau akhirnya Nia mendudukkan dirinya di kursi itu.Saat ini mereka berdua ada di alam bawah sadar Natha.Tempat biasa para pertukaran jiwa bertemu antara jiwa lama dengan jiwa yang baru menempati raga mereka.


Btw alam bawah sadar Natha memperlihatkan alam bebas yang luas dan asri serta pemandangan indah,dengan danau kecil yang di kelilingi oleh hamparan bunga dan air terjun disebalah nya.


Oke ,lanjut!.


"Nanya paan?!"Kenapa si Nia Nia ini jika bertemu dan berbicara pada nya bawaan nya tuh, bikin turun darah tentaranya!,katanya cupu ternyata monyet.Natha ingin sekali memukul mulut nyolot si Nia.


Natha hanya bisa menghela nafas ,ya udah lah,biarkan saja si Nia yang cantik molek itu berbicara dengan gaya sesukanya."Gue mau tanya ,tapi lo jan sakit hati oke!"perkara bertanya saja harus di buat ribet dan alai oleh Natha,membuat Nia kesal melihat jari kelingking gadis itu yang ada di hadapannya mana digoyang goyangkan lagi,lihat mata gadis itu juga yang naik turun sudah seperti pantat ayam,tidak ingin membuat drama kehidupan nya semakin panjang,Nia menautkan kelingking nya dengan kelingking Natha.


"Kenapa sih mami Lo kayak benci banget gitu sama Lo, dikatain pembunuh juga, ceritanya gimana sih?"Natha menatap Lia dengan tatapan bersalah karena menyinggung hal yang mungkin sensitif bagi gadis itu,tapi melihat ekspresi datar tanpa emosi di wajah Nia membuat bingung,apakah gadis itu sudah terbiasa dengan perlakuan maminya?,hingga gadis itu tidak merasakan apa apa lagi saat di singgung begini?,atau malah sebaliknya?.


"Gue punya adik satu tahun di bawa gue sama Lia,saat umur lima tahun gue Lia ama dia itu main di taman dekat rumah,bukan rumah yang sekarang,karena setelah kejadian itu mami sama papi milih pindah."


"Saat itu kita main petak umpet,gue yang jaga pas mereka sembunyi ,gue cari ta--tapi saat gue cari gue denger suara anak kecil nangis dan kesakitan gue cari Lia dulu karena gue takut melihat nya kalau sendiri,pas udah ketemu trus kita cari sama sama ternyata adik gue, dia di tusuk karena gue gak mau lihat dia nangis kesakitan gue cabut tuh pisau,gue pikir bakal sembuh trus Lia inisiatif kan meluk dia,tiba tiba aja mami,papi sama Erik dan Zayyan dateng,sama seorang anak kecil yang lebih tua dari gue 2 thn dan itu adalah Lesya!"

__ADS_1


"Adik gue di bawah ke rumah sakit dan dia gak tertolong,mami bilang gue sama Lia yang bunuh!"


Nia mulai bercerita dengan suara tercekat,"Tenang , sebagai manusia yang cantik dan baik hati,gue bakal bantu mengupas tuntas kasus itu"Nia hanya terkekeh melihat ekspresi Natha yang sangat mirip monyet itu,mana dia nepuk dada makin mirip tuh sama ibunya monyet si kingkong.


"Oh iya ,dunia Lo dunia novel apa nyata sih?"Natha tidak ingin membuang-buang waktu dan melupakan pertanyaan yang sudah sangat lama Ingin dia tanyakan, mumpung masih ingat ya kan.


"Dunia asli lah,Lo pikir novel ya kali!"Natha mencebikkan bibirnya,selow dong bu,kan dia cuman nanya


"Gue balik dulu,jagain keluarga gue yang jadi keluarga lo,khususnya mami, perasaan gue gak tenang ,dan Lo harus hati hati sama si Lesya lon paham lo! btw Abang gue baik kok kayak Lia"seperti biasanya tidak ada sesi menunggu pendapat dari sang lawan bicara Nia langsung menghilang dari hadapan Natha.


Membuat Natha mengumpat tidak ada habis nya,"Untung dah mati tuh orang ,kalau gak mungkin gue bakal jadi buronan, perencanaan pembangunan "


***


Tok tok tok tok tok


"Bang,Lo gak sekolah udah jam berapa ini?!,bukain woi budek bener Lo jadi orang,woiii Zayyan teman nya Nobita bukain gak!"


Bugh bugh bugh


Apalagi mengingat ucapan Lia membuat nya semakin emosi"Lo bangunin Abang pertama lo gih,gue mau berangkat sama ayang gue ,udah di depan dia nungguin "entah sejak kapan si Lia bisa semenyebalkan hari ini !.


Tapi gak papa,yang penting bisa bawa motor Lia!,kalian pikir dia akan dengan senang hati membangunkan singa jantan itu?,oh tentu tidak dong harus ada hal yang menguntungkan bagi nya yaitu motor Lia dia yang bawa satu Minggu ini.


Hitung hitung membuat hubungan mereka semakin dekat,kurang baik apalagi coba dia!.


Ceklek


Pintu kamar terbuka dan menampilkan wajah pucat Zayyan "Lo sakit bang,udah minum obat gak?,udah di kompres?,udah makan?"


Zayyan merasa senang melihat raut wajah khawatir adiknya itu,hingga dia tidak sadar memperlihatkan senyum manis nya ,"Dih kerusupan Lo bang?malah senyum senyum lagi,woi hellow Natha cantik disini "Natha melambaikan tangan nya dia hadapan Zayyan, walaupun tubuhnya merinding dan kepalanya terasa besar.


Bugh

__ADS_1


Natha memukul bahu Zayyan dan yah,laki laki itu tersadar dan tidak kerasukan lihat wajah datar dan dingin khas miliknya "Udah kok"karena mengingat jam berapa sekarang,Natha tidak ingin memperpanjang masalah hanya karena jawaban singkat milik laki laki itu,namun perlu waktu lama hanya untuk menjawab nya.


"Berarti Abang gak sekolah dong?"Melihat anggukan kepala Zayyan,Nia tersenyum penuh arti "Bang,pinjam motor nya dong!"Zayyan mengerutkan keningnya,"Gue bisa kok bawanya ,ya bang ya yaya please"Natha mengeluarkan tangan nya dan meminta kunci motor Zayyan,tidak lupa puppy eyes miliknya juga dia keluarkan.


Zayyan masuk kedalam kamarnya tanpa sepatah kata,melihat laki laki itu yang datang membawa helm juga kunci motor membuat senyum manis Natha merekah lebar,"Makasih Abang sayang"Natha mengambil sodoran helm dan kunci motor dari Zayyan dan memeluk erat badan kekar Zayyan.


Zayyan membalas pelukan Natha tak kalah erat juga senyum manis laki laki itu,ini adalah pelukan pertama mereka setelah sekian lama.


"Dadah Abang teman nya Nobita"Setelah pelukan mereka lepas,Natha berlari turun kebawah tidak lupa melambaikan tangan kepada Zayyan,Zayyan hanya bisa tersenyum melihat tingkah dan panggilan dari adik nya itu.


Natha melihat kedua motor yang tersisa di garasi,sama sama berwarna hitam,bedanya jika motor Lia ada merah maroon di beberapa sisi maka motor Zayyan warna gold dan navy.


"Motor Lia keren sih,tapi lebih kerenan motor si teman nya Nobita!"


"Baiklah blackgold,maaf ya motor ya gue gak tahu teman nya si Nobita manggil Lo apa jadi gue manggil Lo itu blackgold keren gak?, keren gak?harus keren dong masa enggak"


Natha menghidupkan motornya setelah mengelus elus motor itu juga menciumnya.Natha membawa motor milik Zayyan keluar dari pekarangan rumah membuat Zayyan yang memang berdiri di balkon kamarnya dengan sengaja,supaya bisa melihat adiknya itu benar benar bisa membawa motor nya atau tidak.


Namun melihat motornya yang di kendarai oleh Natha,membuat speechless padahal dia memberikan motor kesayangannya itu karena dia pikir gadis itu tidak bisa membawanya.Tapi ternyata?!.


❤️


❤️


❤️


❤️


❤️


Hy besty besty ku, makasih udahmembaca cerita amburadul ku ini.


Jangan lupa like,komen dan subscribe yah 🤣

__ADS_1


Kasih saran dan komentar nya juga ,lop yu besty besty kuh


__ADS_2