Twin Girls : Natha Transmigrasi

Twin Girls : Natha Transmigrasi
Twin girls 9


__ADS_3

Lia juga Natha yang sudah duduk dari tadi,menatap orang orang dihadapan mereka yang setia berdiri dari tadi dengan jengah,tidak capek apa mereka dari tadi berdiri kayak patung?,udah gitu tatapan mereka semua aneh lagi."Suruh mereka duduk dong,lo kan kayak mama tiri pasti didengerin itu ,gue jamin!"Natha menyuruh Lia dengan berbisik karena dia sudah capek menunggu manusia manusia itu duduk.


Dia sudah tidak punya tenaga,untuk menyuruh orang orang itu agar duduk,karena tenaganya sudah habis akibat tertawa tadi,dan menyuruh Lia adalah jalan ninjanya.


Mau tak mau Lia akhirnya mengeluarkan suaranya menyuruh orang orang itu duduk."Duduk!,kalau gak silahkan pergi!"sambil menunjukkan arah jalan keluar, mereka semua akhirnya duduk,mendengar nada bicara Lia yang dingin membuat mereka tidak ingin membuat gadis itu semakin mengeluarkan aura dinginnya, walaupun sudah terbiasa tapi tetap saja.


Sedangkan Natha menatap Lia dengan senyum tipisnya,benar kan apa yang dia bilang,Lia sih kayak mama tiri suka bikin anak orang takut.Tapi gak papa jadinya dia tidak perlu menunggu lagi,sedangkan Lia tidak menghiraukan Natha.


"Galak banget sih cantik"ucap Alvaro Adijaya sambil mencolek dagu gadis itu berniat menggoda nya,membuat Lia menepis tangan Alvaro dengan kasar,dan mengusap dagunya untuk menghilangkan jejak tangan laki laki itu


Natha memperhatikan mereka semua satu persatu, ganteng dan cantik,itu yang ada di benaknya,dia tidak tahu siapa siapa saja mereka karena Nia yang tidak punya otak tidak memberikan ingatan nya kepada dia,seperti yang ada di dinovel novel yang pernah dia baca.


Natha menatap laki laki tadi yang mencolek dagu kembaran nya dengan lamat lamat,visualnya gak main main *** ganteng sih tapi dingin buat apa?,tapi wait ada yang aneh laki laki itu dari tadi menatap Lia dengan tatapan yang ?,mungkin suka kali ya pikir nya.


Dia mengalihkan perhatian nya kepada laki laki yang ada dibaris ketiga dari hadapannya entah siapa itu dia tidak tahu namun,tatapan laki laki itu tidak bisa dia tebak,dia sadar dari tadi laki laki itu selalu memperhatikan nya entah karena apa.


Natha lalu mengarahkan pandangannya lagi kesamping laki laki itu dan dia bisa melihat tatapan laki-laki itu yang sepertinya tidak suka kepadanya atau memang tidak suka dia tidak tahu,dan mungkin saja laki laki itu salah satu musuh pemilik tubuh ini.Karena dia memperhatikan mereka semua lamat lamat membuat mereka bingung, kenapa?,mungkin itu pertanyaan yang ada di benak mereka semua,tapi sepertinya Lia tidak berniat untuk menjelaskan apa yang terjadi saat ini.


Lia yang melihat kembaran nya,peka dengan apa yang ada di benak kembaran nya itu,akhirnya dia memperkenalkan mereka semua satu persatu"kenalin yang dihadapan gue ini abang kedua lo namanya Erik Zibrano,kalau yang disampingnya namanya Zayyan abang pertama lo"


Natha menatap Lia jengah dari tadi katanya abang lo abang lo,padahal kan itu abangnya bukan dia tapi sayang Lia tidak memperdulikan tatapannya.


Dia beralih kegadis yang ada di hadapan Natha"yang didepan lo adalah adik angkat lo,namanya lesya chandra"Lia menekan kata angkat dan mengatakan nya sambil tersenyum lebar hingga dimple gadis itu terlihat.

__ADS_1


Natha memperhatikan gadis itu,tiba tiba dia mengingat buku diary Nia yang dia baca ,gadis itu mengingat biodata lengkap lesya saudari angkat nya itu,juga biodata orang orang yang ada di hadapannya ini,hanya saja dia tahu pemilik satu persatu nama itu,seketika dia tersenyum yang membuat orang yang ditatap nya bingung juga yang lain nya,ada apalagi ini,tidak bisakah ada yang menjelaskan nya dulu?.


"Bentar deh bentar,ini ada apasih? aneh banget lo berdua dari tadi tahu gak,gue yang lemot bisa maki lemot mikirin apa yang terjadi saat ini"karena jujur saja dari tadi Stefanus mencoba mencerna apa yang dia lihat namun tidak menemukan titik terang sama sekali.


Semuanya mengangguk menyetujui ucapan Stefanus,karena mereka juga sama bingung nya dengan apa yang terjadi saat ini."Nia lupa ingatan!,dia tidak mengenal lo sama teman teman lo"Lia mengatakan nya tanpa menghiraukan tatapan Zayyan yang menatap nya dengan tatapan dinginnya tapi kali ini naik satu level apa alasan nya hanya dia yang tahu.


"Paling juga caper"Lia dan Natha menatap Erik,bisa bisanya laki laki yang berstatus kakak mereka itu mengatakan hal seperti itu,pantas sih si Nia lebih pilih menyerah orang yang seharusnya mendukung dan menyayanginya malah bersikap seperti itu.


Tapi tidak dengan gadis yang tersenyum mendengar ucapan yang dilontarkan oleh Erik itu,'Rasain lo' batinya bersorak gembira.


"Lo diem ya zebra!,lo gak tahu apa apa jadi mending diam,mulut lo bau sampah soalnya"Natha kesal dengan abang Nia itu,sudah tidak punya akhlak tidak punya otak lagi,masih mending kalau yang diucapkannya benar lah ini fitnah coy.


Jika Erik kesal setengah mampus mendengar dia yang dipanggil zebra maka berbeda dengan yang lainnya yang menahan tawa mendengarnya,apa tadi kata gadis itu zebra? hahaha lucu sih dan cocok juga.Ingin tertawa sih tapi takut Erik mengamuk,laki laki yang suka menistakan tapi tidak terima jika di nistakan.Sistem tanam tunai seperti nya tidak berlaku bagi laki-laki itu.


"Gitu ya ka,trus muka kakak kenapa?,maksud aku muka kakak kan dulu gak mirip sama ka Lia"Suara lembut Lesya terdengar dikeheningan yang tercipta diantara mereka,sangat lembut seperti angin saking lembutnya.


Natha yang mendengar nya,menatap Lia yang ada di sampingnya yang ternyata menatap nya juga, seperti melakukan telepati keduanya tiba tiba tertawa "hahahaha" sangat nyaring membuat Lesya bingung.


"Kenapa ka?,aku kan nanya baik baik"bahkan mata gadis itu sudah berkaca-kaca,membuat yang lain nya menatap dia iba.


"Lo apa apaan sih?,dia udah nanya baik baik,hargain dong, ternyata sifat lo gak berubah ya"lagi lagi Erik keberatan, sepertinya lesyaa adalah adik kesayangan laki-laki itu.


"Lo gak liat dia udah mau nangis,hargain dikit dong,dia selama ini udah baik sama lo!"Stefanus menimpali ucapan Erik,Nia memang tidak berubah sama sekali hanya penampilan gadis itu saja yang terlihat berbeda.

__ADS_1


Kenapa sih dengan mereka?,apakah ada yang salah jika dia tertawa?,salahkan saja gadis itu yang cengeng baru juga cuman tertawa belum dia jambak,tapi teman teman nya udah pada heboh mau menerkamnya.


"Aku minta maaf ya les,biar KAKAK jelasin"ucap Natha sambil menekan kata Kaka,dia bersikap lembut hanya karena mengikuti cara gadis itu berbicara,tapi lagi lagi semua menatapnya waswas, seperti takut dia akan mencelakai adik kesayangan mereka itu.


"Biasa aja dong natap gue, entar mata kalian gue colok nanges"katanya dengan nada mengejek,selow aja dia tidak akan menerkam gadis kesayangan mereka ini kok, kecuali dia yang ingin diterkam baru.


"Makan dulu deh,gue laper cerita nya nanti aja gue lanjut "semua yang mendengar nya ingin membunuh gadis itu karena kesal, mereka semua sudah kepo dan dengan seenak jidat gadis itu menggantung mereka semua.


"Intinya dia itu Nia,sekarang lo semua makan"lagi lagi mereka semua menurut dengan perintah Lia,membuat Natha bangga kepada Lia yang bisa menghadapi manusia manusia seperti mereka mereka itu.


"Tapi kembaran lo gak bikin racun kan?"Darius hanya bercanda ,tapi sudah di suguhkan dengan tatapan tajam Lia dan zayyan laki-laki itu juga menatapnya seperti maangsa saja, mengerikan


"Siapa sih lo ha?,dari muka jelek lo gue bisa tebak lo itu orang nya suka nebar fitnah kan?,kayak si zebra?!"Darius terdiam mendengar nya,dia hanya bercanda saja,tapi sudah di ulti sama gadis itu,lagian gini gini juga dia tidak pernah menyebar fitnah,enak banget gafis itu ngomong,dia tuh yang suka suuzond.


Erik kesal ,kenapa juga dia yang dibawa bawah?,orang dari tadi diam malas meladeni gadis pendiam yang berubah menjadi gadis menyebalkan itu.


"Kalau gak mau makan,ya udah gak usah makan"


akhirnya semuanya menikmati nasi goreng itu dengan hikmat, ternyata kedua gadis kembar itu pintar memasak,tapi mereka tidak mau memuji karena benci terhadap Nia masa di puji kan gak lucu.


Thanks semuanya udah mampir mudah mudahan suka ya,jangan lupa like, tekan ❤️ dan kasih ⭐ ya,silahkan di komen dan kasih saran juga.


Typo nya masih banyak jadi hati hati besty membacanya, makasih 😶‍🌫️

__ADS_1


__ADS_2