
"Jauhin Dave,dan bersikap lah seperti dulu ,cupu dan bisu!"Natha menoleh pada kaca wastafel untuk melihat siapa gerangan yang berbicara.Ternyata kuyang teman nya si jailangkung datang tak diundang ,pulang gak di suruh.
"Siapa yah kenal kita?,Lo gak berhak untuk ngatur hidup gue!"Lesya menatap Natha dengan nyalang,semakin hari gadis itu semakin berani melawan nya,dan apapun cara nya gadis itu harus kembali cupu dan tidak bisa berbicara seperti dulu.
"Jika Lo,masih sayang nyawa Lo dan keluarga lo,khususnya mami idiot lo,lebih baik Lo turutin!"Natha menolehkan kepalanya agar bisa melihat wajah menjijikkan Lesya sepenuh nya.
Dia tidak bisa menahan emosi nya lagi,mendengar penyihir gila itu,mengatai mami Nia idiot! bukan maminya memang tapi dia tidak suka mendengar nya,walaupun memang iya sih mami si Nia mau aja di bodoh bodohin,ups maafken anak mu ini mami.
Plak
"Jangan lo pikir gue bakal takut dengan ancaman yang Lo berikan!,kurang menantang tahu gak,dan perlu lo tahu gue,bukan Nia yang dulu yang Lo bisa ancam dengan ancaman menjijikkan seperti ini!".Hellow ini Natha Aruna Putri Dharmaraja senggol ,bacok! bukan Nathania yang senggol dikit peot.
Plak
Lesya menampar pipi Natha kembali,dia tidak terima di anggap lemah seperti ini,kenapa si cupu itu sangat berani kepada nya?.
Jika perempuan lainnya lebih senang adu bacot,maka beda dengan Natha dia lebih suka main fisik misalnya jambak -jambakan,cakar -cakaran,dan lainnya."Lo pikir gue takut sama Lo ha?!,bahkan sepuluh manusia kayak lo pun bisa gue habisin pake tangan kosong,rasain nih,nih!"Lesya menitikkan air matanya saking sakitnya jambakan Natha.
Kulit kepalanya sebentar lagi mungkin,akan lepas dari cangkang kepalanya.Natha seperti kingkong saja menarik rambutnya.
Keadaan Natha juga tak kalah mengenaskan ,rambut gadis itu sudah acak-acakan seperti singa,bahkan kancing seragamnya sudah lepas empat,lesya tidak hanya menarik rambut nya , badannya juga ikut menjadi sasaran empuk gadis gila itu, berbeda dengan nya yang memang menargetkan kepala Lesya.
***
"Clarisa Lo lihat Nia gak?"Lia dkk,mendatangi kelas Natha yang memang berada di samping kelas gadis itu,tidak ada alasan sih hanya gabut saja karena jam pelajaran hari ini kosong,karena para guru rapat.
Lia dkk yang datang ke kelas 11 IPA 2 menjadi perhatian seisi penghuni ruangan,sangat sangat tidak bisa dilewatkan,mereka bertiga adalah salah satu most wanted SMA pelita harapan.
Persahabatan ketiganya juga terjalin erat dan rekat dari kelas satu hingga sekarang masih dini sih tapi persahabatan ketiganya mampu membuat orang orang iri dengki,karena kelihatan persahabatan mereka itu tulus tanpa memanfaatkan salah satunya,kalau saling memanfaatkan tidak masalah dong,nama nya juga sahabat saling melengkapi dan memanfaatkan.
"Ke toilet,memang kenapa?"Clarisa menyimpan novel yang dia baca sebelumnya ke atas meja.
"Gak sih,nanya doang!"Lia mendudukan dirinya di kursi samping Clarisa tempat Natha.
"Lo baca novel?,pinjem dong!"sebagai sesama mahkluk pecinta novel baik versi online apalagi cetak,tidak ada salahnya kan Belva meminjam novel Clarisa.Bukan nya tidak mampu beli hanya saja yang di pinjam lebih menggoda dari pada beli sendiri,hitung hitung menghemat juga.
"Ogah,beli aja sendiri lagian gua juga mau baru baca tahu!"
__ADS_1
"Pelit bener Lo,jadi orang"
"Suka suka gue dong"Lia dan Clara hanya diam dan sibuk dengan kegiatan masing masing,membiarkan keduanya adu bacot,hingga siswa siswa yang berlarian di koridor menarik atensi mereka bahkan belva dan Clara langsung menghentikan kegiatan mereka.
"Ada apa woi?"
"Ada apa ada apa?"
Belva dan Clarisa yang memang memiliki kekepoan tingkat tinggi langsung menghentikan salah satu siswi yang berkaca mata,membuat orang itu gemetar takut,dengan kedua gadis galak yang ada di hadapannya.
"Kita gak bakal gigit kok,tenang aja ,sekarang kasih tahu ada apa?"
"Kalau gak ,gue mutilasi Lo mau gak!?"Clarisa menoyor kepala Belva,bisa bisa nya gadis bodoh itu semakin menakut -nakuti?,bukan nya mendapat jawaban mereka yang akan mendapat pertanyaan dari pihak polisi nanti.
"I--itu Nia sama Lesya berantem di toilet"Lia yang mendengar ucapan dari adik kelasnya itu,langsung menerobos kerumunan dan berlari ke arah toilet,diikuti oleh yang lain nya.
"Makasih cantik"sebelum berlari menyusul yang lain dia menyempatkan menepuk pipi gembul adik kelas nya itu,baik hati kan dia tidak lupa mengucapkan terimakasih.
Gadis berkaca mata itu, melanjutkan langkahnya yang sempat tertunda tadi,dia juga ingin tahu apa yang terjadi dan siapa yang akan menang, karena Nia sekarang tidak akan tinggal diam seperti dulu .
***
Pintu kamar mandi yang memang di kunci oleh Lesya tadi,di dobrak dari luar membuat pintu nya rusak.Lesya yang ingin kembali menendang kepala Natha yang sudah terkulai di lantai terpaksa terhenti karena teriakan seseorang.
"APA YANG LO LAKUIN LAGI NIA SIALA-N!"Erik memelankan suaranya saat melihat keadaan Natha,begitu juga dengan Dave yang mengepalkan tangan nya emosi menatap Lesya.
Melihat keadaan natha yang mengenaskan, dengan rambut panjangnya yang acak-acakan,kaca mata gadi itu yang terletak dengan mengenaskan,apalagi baju gadis itu yang tidak memiliki kancing lagi yang memperlihatkan bahu mulus gadis itu juga tangtop abu abu milik gadis itu,apalagi melihat hidung gadis itu yang berdarah semakin membuat darah nya semakin mendidih.
Natha mendongakkan kepalanya ke atas mengahalau darah yang keluar dari hidungnya,saat Natha melepaskan tangan nya dari rambut Lesya dengan maksud menyudahi aksi Jambak - jambakan tadi,Lesya langsung menendang perut nya dan memukulkan kepalanya ke dinding,rasanya sangat sakit dan mungkin dia akan benar benar hilang ingatan nanti.
Natha menggeleng gelengkan kepala, mengusir rasa pusing yang menyiksa kepalanya namun sia sia,Teriakan Erik tadi tidak dia hiraukan lagi karena rasa sakit yang dia rasakan jauh lebih penting.
Dia merasakan tubuhnya melayang dengan seragam Dave yang di pakaikan laki laki itu dari depan untuk menutupi tubuhnya.Setelah itu kesadaran gadis itu hilang.
Dave berlari dengan sangat kencang untung saja tidak harus repot repot melewati kerumunan siswa siswa itu,karena mereka ternyata punya otak memberikan ruang untuk nya agar lebih leluasa berlari.
"Jangan ada yang melaporkan kepada guru,kalau gak habis di tangan gue!,BUBAR!"setelah mengatakan hal itu,Erik berlari menyusul Dave tidak menghiraukan Lesya,membuat gadis itu, mengepalkan tangannya emosi.
__ADS_1
Lia yang baru sampai melihat lesya dengan tatapan meremehkan,setelah nya menyusul Dave dengan yang lain.
"APA KALIAN LIHAT LIHAT HA!"banyak siswa siswi yang mulai berbisik melihat gadis itu,yang sepertinya mulai menunjukkan wujud aslinya.Semuanya bubar meninggalkan Lesya yang sekarang gila di kamar mandi seorang diri.
Bahkan kedua sahabat gadis itu entah kemana,tidak berada di sisi gadis itu.Seperti biasanya.
***
"Pada kemana woi,lari lari mulu dah kayak marathon"Clarisa berlari menyusul yang lain tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi,gadis itu tidak sampai ke toilet karena melihat Devano yang menggendong Natha.
Hap
Gadis itu melompat kepunggung kekar Edgar,"gue cape tau lari lari,gendong ya ya ya, Edgar sayang"Edgar yang ingin melemparkan manusia yang tidak punya otak tiba tiba namplok di punggungnya, terpaksa mengurungkan niatnya karena kasihan kepada gadis itu.
Edgar meletakkan tangan nya di antara kedua kaki gadis itu dan berlari dengan kencang kearah parkiran ,nanti saja dia akan melakukan unjuk rasa kepada gadis itu karena melakukan hal sesuka hatinya,dan melanggar hak asasinya sebagai manusia.
"Modus Lo angsa buruk rupa"seperti nya Belva masih marah karena dia tidak meminjamkannya novelnya tadi,lihat saja ekspresi menjijikkan gadis itu saat berbicara kepadanya.
"Wlee kasihan yang gak punya ayang"Edgar ingin sekali melemparkan gadis yang ada di gendongan nya saat ini,tidak bisa kah gadis itu berbicara jauh dari antara telinga dan leher nya?karena posisi itu sangat menyebalkan menurutnya.
Belva yang tidak ingin melihat keduanya segera berlari menyusul yang lain dengan rasa jengkel.
•
•
•
•
•
Hay hari ini aku up, mudah mudahan suka,jangan lupa dukung cerita ini denagn like,vote dan subscribe.
Kasih komen dan sarannya juga ya,typonya masih banyak jadi hati hati.
NATALAN YOK,BAGI YANG NGERAYAIN SELAMAT NATAL BESTY💞
__ADS_1