
"Sakit banget sshh,kek nya si zebra monyet kalau mukul pake tenaga dalam deh ,sakit nya sampe keluar angkasa" celetukan itu berasal dari mulut cantik Natha dan kalian pasti tahu siapa yang dipanggil Natha zebra kan?,yap Erik
abang kedua nya itu tidak main main saat memukul nya tadi,karena dia membentak Lesya ingat! membentak bukan memukul apalagi memutilasi!,tapi respon si zebra sangat berlebihan.
~flashback on
"Lo punya mata gak sih anj*ng!,kalau gak bisa becus bawa nampan sama makanan lo kan bisa suruh para ajudan lo yang gak punya otak ini!"Natha melotot kearah Lesya yang sekarang menunduk takut,tidak lupa jari lentiknya menunjuk kearah laki laki yang ada di meja mereka.
Hingga membuat para laki laki itu merenggut kesal dengan mulut Natha yang akhir akhir ini suka merendahkan mereka.Tapi tidak dengan Erik laki laki itu langsung berdiri dari duduk nya dan berjalan kearah Lesya dan memeluk adik kesayangannya itu.
"LO ITU TERLALU KETERLALUAN TAU GAK!,ADEK GUE GAK SENGAJA!"Melihat Lesya yang semakin takut bahkan tubunya sudah bergetar membuat Erik semakin mempererat pelukannya.Natha sangat ingin menghancurkan tubuh Erik saat ini yang salah siapa yang dimarahi siapa yang dibela juga siapa,tidak sia sia sepinya julukan yang dimiliki oleh laki laki itu.
"APA LO BILANG GAK SENGAJA?!, SEPERTINYA MEMANG TUHAN SIA SIA KASIH OTAK SAMA LO!,LO MIKIR DONG DIA ADIK KESAYANGAN LO INI DUDUKNYA NYA DISAMPING s
SIMESUM,BABI ! ,DAN NGAPAIN JUGA DIA BERJALAN KE ARAH GUE! HARUSNYA KAN DARI SAMPING COWOK YANG DI SAMPING LIA ATAU GAK DARI SAMPING SI LAKI LAKI MONYET ITU!"
Natha mengeluarkan suara merdunya sekuat tenaga dibantu oleh tenaga dalamnya juga!,sambil menunjuk kearah Alvaro yang duduk di ujung kursi sebelah kiri Lia dan menunjuk Stefanus yang duduk di ujung kursi kanan,karena dia gak tahu siapa namanya jadi Natha menggunakan julukan saja lebih cepat .
Bahkan Devano yang dikatai si mesum saja semakin mengeluarkan aura dingin nya,dan apa tadi katanya pacar?.
Satu harian ini Natha membuat gempar satu sekolah,dengan perubahan nya mulai dari yang bisu bisa bicara dari nerd jadi glowing begini,juga keberanian gadis itu melawan geng abang nya.Sangat sangat menakjubkan,memang dulu Nia yang mereka kenal itu keras dan pembuli namun gadis itu hanya akan berani jika tidak ada orang yang melihatnya.
Erik yang mendengarnya diam,tapi dia tetap membantah dan membela Lesya adik kesayangan nya,"Gue bilang sekali lagi adik gue gak sengaja!"
"Bodoh amat yang penting, sekarang lo,taik anjing minta maaf sama gue, SEKARANG!"entah kenapa tiba tiba saja emosi Natha tidak bisa dia kontrol apalagi mendengar Erik memanggil Lesya adik gue lagi lagi adik gue, sebenarnya dia gak peduli dan persetan akan panggilan itu tapi ada nyeri di hati nya seperti nya perasaan Nia,dan itu sangat menyebalkan menurut nya.
PLAK!
Erik yang tidak terima Lesya di bentak oleh Natha, menampar pipi gadis itu dengan keras,hingga pipi mulus Natha memerah bahkan kaca matanya yang bertengger diantara sisi telinga itu terjatuh juga kepala nya yang menoleh kesamping memang tidak main main tamparan Erik.
__ADS_1
"Wah tamparan lo cukup keras!,tapi itu tidak sebanding dengan yang dulu dulu,dan jangan lo pikir gue bakal diam kali ini,rasain nih tendangan maut gue"
Memang Nia yang dulu sudah sering mendapat kekerasan dari orang orang yang ada di hadapan nya,dan itu tidak sebanding dengan yang dia rasakan saat ini.Walaupun pipi nya sekarang nyut-nyutan saking sakitnya.
"Awas dulu kau babi,nanti lo kena gue juga tinggal yang mayat"Natha menarik lengan Lesya dari pelukan Erik hingga lepas.
"HIYAKK!!,"
Setelah berhasil menyingkirkan Lesya dengan paksa Natha langsung menendang masa depan Erik sekuat tenaga BRUK Erik langsung tersungkur dan meringis kesakitan dan memegangi adik lucunya yang ditendang Natha dengan tidak berperi kemanusiaan.
Bahkan semua kaum Adam yang melihat tendangan maut Natha dengan refleks menutupi adik kesayangan mereka masing masing bahkan ikut menutup mata dan meringis seakan akan bisa merasakan apa yang dirasakan oleh Erik.
Natha meninggalkan mereka semua yang masih syok dengan kejadian itu dengan berlari sekencang yang dia bisa,sumpah demi apa dia takut tapi dia senang juga karena bisa membalas laki laki yang tempramental itu.
Natha diam sebentar dan membalikkan badan nya,"RASAIN PECAH TELOR KAN LO!,MAMAM TUH TELOR LO JANGAN LUPA GORENG DULU BARU MAKAN,JANGAN LUPA BAGI -BAGI JUGA SAMA ANJ*NG JUGA YA, HAHAHA wele"Natha menjulurkan lidahnya ke arah Erik yang masih meringis kesakitan,dan melanjutkan langkahnya kemanapun yang pasti dia lari dulu.
Meninggalkan orang orang yang syok,Nia yang mereka lihat tadi sangat cantik,mana imut lagi bahkan para laki laki tidak mengalihkan perhatian nya dari Natha mulai dari yang ditampar oleh Erik hingga kacamata gadis itu lepas hingga gadis itu berlari keluar, sangat menggemaskan! batin laki laki yang sedari tadi tidak mengalihkan fokusnya dari gadis nya itu,Yah gadisnya lebih tepatnya milik nya.
Namun perhatian mereka teralihkan lagi kearah Erik yang masih kesakitan "Awas ya lo Nia!"seru laki laki itu yang masih setia memegangi alat tempur nya.
"Maafin Lesya ya kak hiks~" Lesya hanya bisa menunduk takut,sambil membantu Erik berdiri.Erik yang tidak tega melihat Lesya hanya menganggukkan kepalanya saja,dan mengusap air mata adiknya itu.
"Cih menjijikkan!"Lia yang sudah muak melihat kedua manusia itu , segera melangkahkan kakinya, menyusul kembarannya, sebenarnya dia ingin membantu tapi dia mau melihat bagaimana cara Nia kembaran nya membalaskan perbuatan gadis jelmaan Lucifer itu juga laki laki yang dijuluki Natha zebra itu.
Dan,dia puas melihat cara kembarannya,teman teman nya juga Clarisa ikut melangkahkan kakinya keluar,dia sangat kagum kepada si Nia cupu yang berubah menjadi penyihir jahat.
~flashback off
****
__ADS_1
"Kalian ada yang bisa jelasin!"Dave yang masih bingung dengan perubahan Nia,bertanya kepada teman teman nya entah siapa yang dia tanya kita tidak tahu,yang pasti laki laki dingin itu membutuhkan jawaban.
"Nia amnesia,dan soal dia bicara kata Lia dia memang bisa bicara dari dulu!"Zayyan menjelaskan dan semua memilih diam, mereka juga masih bingung dengan gadis itu,apalagi mendengar penjelasan Zayyan dari dulu bisa bicara?,tapi kenapa tidak pernah bicara? apakah dia cosplay jadi Limbad?.
"Tapi kenapa?"yang lain menatap Dave dengan bingung,tidak bisakah ketua mereka itu bertanya dengan jelas?, maksud nya apa yang kenapa?.
"Gue juga gak tahu!"seperti nya yang mengerti ucapan Dave hanya Zayyan,juga Alvaro mungkin sama Evan ,entah kenapa para laki laki dingin itu jika berbicara akan sangat nyambung walau hanya menggunakan satu dua tiga kata.
Dave ,juga yang lainnya diam membisu sibuk dengan pikiran mereka masing masing,saat ini mereka memilih bolos di rooftop setelah kejadian di kantin tadi.
***
Nia mengompres pipinya dengan es,saat ini gadis itu ada di dalam kamarnya setelah berhasil melabui guru dan izin pulang duluan dengan alasan sakit kepala,karena minat pipi gadis itu yang merah guru akhirnya yakin jika gadis itu sakit ,sangat tidak perhatian.
"Sial sial sial,awas aja ya lo Nia cupu gue bakal habisin lo juga kembaran tolol lo itu hahahaha" gadis yang sangat terobsesi untuk memiliki perhatian para manusia manusia yang seharusnya memperhatikan Nia juga Lia itu tertawa kencang menertawai rencana yang sudah dia susun sebaik mungkin.
❤️
❤️
❤️
❤️
❤️
Hai besty,aku up lagi hari ini semoga suka dan senang ya,jangan lupa like klik ❤️ serta kasih ⭐juga ya sayang sayang.
Maafkan untuk kegajean dan keamburadulan cerita ini,kasih komen dan saran nya juga besty 😇
__ADS_1
Masih banyak typo jadi hati hati ,jangan lupa mampir ke cerita aku yang satunya lagi ya 💞