Twin King Boy Mafia

Twin King Boy Mafia
chapter 11


__ADS_3

pagi hari yang cerah ini mereka akan merayakan kelulusan mereka.mereka akan belajar mandiri selama satu bulan orang tua mereka pun menyetujuin keputusan anak anak nya


sekalian ngurus tentang kuliah.mereka akan menginap di apaterman Adsel yang sudah ia beli beberapa hari yang lalu


Adsel dkk saat berkuliah akan menyamar menjadi orang biasa seperti bekerja dan memakai pakaian yang sederhana


mereka pun berpamitan dengan orang tua mereka masing masing dan berkata mereka akan sering mengunjungi keluarganya.setelah mereka berpamitan mereka pergi menggunakan mobil yang agak murah tapi bagus dan muat untuk 5 orang.


sesampainya di apaterman nya mereka membersihkan tubuh dan ingin makan diluar sekalian membeli baju di mall.


sesampainya di mall bagian kafe nya


" gimana kita nyamarnya kek mana?" tanya Adsel


" biar gw yang urus" ucap Chandra


" kalau kita kerja nya dimana?" tanya Adsel


" kalau kerja ya cari sendiri lah" ucap Alex


" hmm..tumben otak lo nyala kemarin marin kemana semua tu otak lo"


" iya juga sih kayak nya otak gw,gw simpan di celana" candanya

__ADS_1


" ya elah lu aja kali yang gak tau kalau gw itu emang cerdas ngga kayak lo " sombong nya


Adsel pun memperagakan orang yang kayak muntah muntah dan bilang amit amit


" Sel lo hamil ya?" tanya alex dengan candanya


" sialan lo enak banget lo bilang gw hamil gw aja laki laki "


"trus lo tadi kok muntah muntah?" tanya Alex dengan wajah yang pura pura polos membuat Adsel mengalah memang kalau ngadepin Alex harus mempunyai tingkat kesabaran yang amat tinggi


" gw gak hamil ******" memukul kepala Alex dengan sangat puas


" sakit tau Sel" memegang kepala nya yang sakit


walaupun mereka sering berantam dan bertengkar tetapi mereka itu saling melindungi dan menyayangi satu sama lain seperti keluarga sendiri


setelah mereka makan siang Adsel dkk pergi ke toko baju mereka pun sambil memilih milih baju yang cocok untuk mereka


" Woi ini cocok gak sama gw?" tanya Diego ke Chandra


" semua baju cocok sama lo" ujar Chandra


"cius lo Chan " Chandra hanya mengangguk

__ADS_1


" makasih " Diego pun perhi ke kasir untuk membayar baju yang ia beli sekalian menggoda kasir nya


Edward Adsel Diego dan Chandra masih memilih baju yang gaya nya seperti orang sederhana


setelah mereka membeli baju kaos dan baju untuk kuliah mereka akan pulang dan ingin beristirahat selama diperjalanan


Chandra tak sengaja melihat seorang wanita yang ia kenal sedang mengejar seorang pencuri


" Chan lo liat apa sih?" tanya Diego


" gw nyusul" ucap Chandra keluar dari mobil dan pergi mengejar wanita tersebut yang tak lain Nadine


mereka semua terpelongok kecuali Edward yang keluar dan mengambil alih mobil dan pergi ke aparteman mereka


Chandra yang masih berlari mengejar Nadine sambil membantu Nadine menangkap pencuri itu.


saat disebuah gang kecil pencuri itu berhenti Nadine mengambil pistol yang ada di celana nya dan mengarahkan nya ke pencuri itu


"angkat tangan,dan menyerah!" perintah Nadine dengan membentak nya


pria itu tersenyum simrik mengangkat tangan nya sambil berbalik mendekat dengan Nadine dan diam diam menendang perut nadine sehingga berkeluaran darah segar nya dengan cepat pencuri itu mengambil pistol polisi wanita itu


Chandra hanya menonton saja sampai pencuri itu puas setelah pencuri itu puas Chandra menghampiri pencuri tersebut memegang pundak pencuri itu

__ADS_1


__ADS_2