
2 minggu kemudian
Fatri dan Fany dikurung di markas rahasia tapi Fatri dan Fany dirawat dengan baik dikasih makan dan minum
tapi setelah mereka makan mereka pasti akan berteriak untuk melepaskan mereka .penjaga nya mah bodo amat gak peduli cuek dingin
dialognya:
" ini makan!" suruh pengawal itu
Fatri dan Fany mengangguk karna mereka memang sudah lapar sejak tadi pagi
mereka makan hanya siang dan malam
setelah mereka makan
" lihatlah Fatri ini semua gara gara kau aku dikurng disini!" bentak Fany ke arah Fatri.Fatri yang tak terima disalahkan pun membalas bentakan Fany
" hei Fany ini semua juga gara gara elo"
" elo!!" Fany pun diam dan termenung
" ini ada dimana lagi" gerutu Fatri
di R.S Permata Putri
Adsel masih setia menunggu Maria didalam ruangan itu Edward dkk juga sering datang apalagi Diego yang selalu PDKT dengan dokter Chyntia
" Mar elo kok lama banget ya bangun ya elo gak kangen gitu sama gw" mengecup tangan dingin Maria
sampai akhirnya Dokter Cyntia datang menghampiri Adsel yang duduk di sebelab Maria
Adsel menoleh ke arah Chyntia
" dok kenapa Maria lama banget bangun nya dok sembuhkan dia ya dok"
" baiklah sekarang silahkan kamu keluar dulu biar aku periksa Maria,sabar ya "
__ADS_1
Adsel pun mengangguk dan keluar dari ruangan itu tapi sebelum itu ia melihat Maria terlebih dahulu dan keluar
didalam ruangan
Chyntia yang masih memeriksa Maria saja tiba tiba mata Maria terbuka dan melihat sekitarnya
Cyntia yang melihat Maria sudah sadar saja terkejut tapi saat Chyntia ingin keluar untuk bilang ke Adsel kalau Maria sudah sadar tapi saat itu Maria bicara ke Chyntia
" Hei ini dimana ?" tanya Maria ke Chyntia
" kamu dirumah sakit dan sekarang kamu istirahat saja dulu ya" ucap Chyntia dengan lembut
" oh dokter cantik mau kemana?" tanya Maria.Chyntia yang terkejut kalau ucapan Maria ini seperti masih kecil
kemudian ia memeriksa bagian kepala Maria yang ternyata ia akan selalu menjadi anak anak .walaupun ia sudah dewasa tapi tingkah laku nya akan menjadi anak kecil dan ia memang amnesia dikarnakan benturan dikepalanya yang sangat besar
" dokter mau jumpai keluarga kamu " ucap Chyntia mengelus kepala Maria dengan lembut
gak nyangka ya yang dulunya bar-bar duak tawuran dan jadi geng mafia sekarang menjadi anak kecil
" dokter jangan!" pinta Maria
" nanti keluarga saya gak mau terima saya " Maria
" engga kok pasti keluarga kamu terima kamu apa adanya " Chyntia
" emangnya saya sakit apa ya dok?" Maria
" engga kamu sakit kepala aja " ucap Chnytia yang tidak ingin membuat Maria sakit lagi
" oh , dokter"Maria
" ada apa lagi sayang?" Chyntia
" nama saya siapa dok?" Maria
" nama kamu Maria,mengerti!" Cyntia
__ADS_1
" mengerti kalau nama dokter?" Maria
" nama dokter Chyntia panggil aja Chyntia"Chyntia
" baiklah " ujar Maria
" dokter panggil keluarga kamu dulu ya" Maria mengangguk cepat dan tersenyum
" anak baik" mengelus rambut Maria dan keluar dari ruangan tersebut
" dok" panggil Maria lagi sekarang dengan wajah serius
" ada apa?" kemudian Maria membisikkan sesuatu ke Dr.Chyntia
" kamu!!!" Maria mengangguk
" baiklah"
setelah Chyntia keluar Adsel yang sedari tadi duduk dengan cepat berdiri dan menghampiri Chyntia bersama Edward dkk
" dok gimana keadaan nya?" tanya Adsel ke Dokter dengan khawatir
Dokter Chyntia menghembuskan nafasnya dengan kasar
" jadi gini Maria sudah sadar"
" apa dok Maria sudah sadar" sela nya
" dengarin dulu " ucap Chyntia
" iya memang Maria sudah bangun tapi sikap nya berubah menjadi 180° dari sifat nya yang biasa dan dia juga mengalami amnesia" jelasnya
" maksudnya dok?"
" sikap Maria akan berubah menjadi anak anak yang membutuhkan kasih sayang dan sepertinya ia juga harus dimanja tapi jangan dimanja kali!" ucap dokter
" dan satu lagi kalian jangan pernah marah marah didepannya kalau tidak ia akan menangis dan kemudian ia akan pingsan dan juga bahasa kalian dijaga jangan sampai keliar kata kata kasar, paham!" ujar Dokter
__ADS_1
" hm...baiklah boleh aku menemuinya?" tanya Adsel.Chyntia mengangguk semuanya Masuk kecuali Doego yang ingin PDKT dengan Chyntia