
" Nadine? ngapain kamu disini inikan masih pagi" menatap jam tangannya
kemudian ia melihat Nadine yang tersenyum kearah dan menyodorkan makanan yang tadi ia bawa dari rumah
tanpa menunggu lagi Chandra memakan makanan yang tadi Nadine bawa untuknya
" enak " ucap Chandra dalam hati
" Chan-Chan enak gak?" tanya Nadine yang belum memakan makanannya dan malah menatap nya dengan harapan
" enak, emang siapa yang buat?" tanya Chandra sambil memakan makanan nya
" enak ,aahh bahagianya aku" ucap Nadine dan bertepuk kecil seperti bocah 5 tahun
" menarik juga kamu, Nadine"
" emangnya kamu yang buat?" tanya Chandra
" iya Chan-Chan, ini Nadine yang buat dengan cinta dan kasih sayang " jelas Nadine dengan panjang x lebar x tinggi
senyuman tipis langsung muncul di wajah Chandra yang jarang ia tunjukkan bahkan untuk kedua orang tuanya
__ADS_1
kemudian Nadine memakan makanannya bersama Chandra dengan wajah yang senang sekaligus bahagia.ia merasa ini seperti mimpi dan bahkan ia berharap kalau ini benar benar nyata
Edward dan Leriana
karena ini masih pagi Edward memutuskan untuk joging di taman lagipun kalau masuk ke kampus sekitar jam 11 gituan
ia pun bersiap siap untuk jongging beberapa saat kemudian ia bersiap siap dan ia langsung berlari lari kecil menuju taman sendirian
sesampainya ia disana ia langsung memasang handseat nya sampai ia tak menyadari kalau ia diikuti oleh seseorang siapa lagi kalau bukan ....
beberapa saat lalu sebelum Leriana jongging
" Leriana!" panggil Hiranu (mamanya) yang sudah berada didepan pintu kamar putrinya sambil mengedor ngedor pintunya
" ada apa sih ma?" ucap Leriana yang kemudian membuka pintunya sambil mengucel ucek matanya karna ngantuk
tanpa basa basi Hiranu(mamanya) memberikan sebuah paper bag ke arah Leriana dna mengucapkan
" mama tunggu dibawah cepat kalau tidak tau sendiri akibatnya" ucap Hiranu dengan 'senyum manisnya'membuat semua yang melihat senyuman nya itu menjadi takut dan merinding
dengan cepat Leriana masuk kekamar mandi kemudian ia memakai bajunya dengan cepat dan berdandan karan takut mamanya marah
__ADS_1
kalau mamanya marah marah pasti akan dikurangi uang jajan walaupun ia bukan anak manja
sesudahnya ia memakai switer warna pink dan celana trening ia langsung turun menemui mamanya
" pagi ma" ucap Leriana
" pagi cepat kamu sarapan setelah itu kamu sana joging lagi pula kamu mau ngapain aja dirumah? gak ada kan jadi sana" jelas ibunya dan pergi meninggalkan Leriana yang sedang makan
kembali ke yang sekarang Leriana masih menatap Edward yang sudah berkeringat apalagi saat Edward mengelap keringat yang ada di wajahnya
tentu saja pipinya langsung merah dan menggeleng geleng kepalanya untuk membuang semua fikiran negatif yang masuk ke otaknya
setelah fikiran negatifnya pergi ia melihat dimana tadi ada Edward tapi saat ia lihat ia tidak menemukan Edward nampak dari wajah Leriana yang tampak kecewa
tapi saat ia berbalik badan dengan tak sengaja ia mencium seseorang yang ada dibelakang yang tak lain Edward
Edward juga terbelalak kaget juga karna ini ciuman pertamanya tapi kemudian ia memajukan kepalanya dan mereka pun saling berciuman mesra
selang beberapa menit kemudian merekapun melepaskan ciuman mesra itu bahkan mereka juga saling menukar saliva nya
kemudian Leriana terengah engah dengan ciuman pertamanya dan begitu juga dengan Edward yang terengah engah juga dengan ciumannya
__ADS_1
setelah itu mereka saling pandang sampai Leriana memalingkan wajahnya karna malu dan pipinya juga merah begitu juga dengan Edward yang memalingkan wajahnya karna ia juga canggung apalagi ia masih merasa malu dengan ciuman tadi