
setelah Chandra bersiap siap ia langsung keluar dari kamar nya kemudian dengan tak sengaja mami nya lewat
" Chandra mau kemana kamu?" tanya Mami nya saat melihat pakaian putra nya ini sangat rapi bahkan wangi
" jalan" jawab Chandra singkat kemudian ia pergi Mami nya hanya ber oh ria dan melanjutkan aktivitas nya yang sempat tertunda
beberapa menit kemudian Chandra sampai ke rumah Nadine sedangkan gadis cantik yang masih berada dikamar sedang menyisir rambut panjang nya
" perfect"
saat Chandra memencet tombol merah didepan pintu rumah Nadine kemudian Papa nya Nadine membuka kan pintu nya
" ada apa nak?" tanya Papa Nadine
" Nadine" jawab Chandra dengan padat singkat jelas datar dan juga dingin tak lama kemudian Nadine keluar dari kamar nya dan turun dari tangga
" cantik " gumam Chandra dalam hati
" Chan-Chan!" panggil Nadine membuyarkan lamunan Chandra
" ehm ayo" kemudian mereka pamit ke Papa Nadine
" kami pergi dulu"
" jangan pulang malam malam kali ya " dan melambaikan tangan nya
kemudian Chandra menyetir mobil nya saat didalam perjalanan suasana hening kemudian Chandra membuka pembicaraan mereka
" kita mau kemana?" tanya Chandra
kan percuma saja kalau mobil nya dijalankan tapi tak tau tujuan mau kemana
" ke wahana yang ada di pinggiran kota" pinta Nadine dengan semangat
__ADS_1
kemudian Chandra menancapkan gas nya ke wahana yang ada di pinggiran kota karna pastinya disana akan sangat rame
sesampainya mereka di wahana di pinggiran kota mereka turun dari mobil dan mulai berkeliling sambil memainkan permainan yang ada disana
Maria dan Adsel
saat siang tadi dengan manja nya Maria meminta Adsel untuk pergi jalan jalan ke pinggiran kota dengan berat hati Adsel menyetujui nya
" Adsel" panggil Maria yang melihat Adsel bermain komputer disampingnya
" iya" mengalihkan pandangan nya ke arah Maria karna menurut nya Maria lebih berharga kebanding perusahaan nya walau ditinggal sebentar saja itu tidak akan membuat perusahaan nya bangkrut
" Adsel...Maria mau main main di wahana yang ada di pinggiran kota" pinta nya
" engga! kamu kan masih sakit"
" engga kok Maria sehat gak sakit kok gak percaya liat ni" dan berdiri dari tempat tidurnya
" tetap aja gak boleh"
sedangkan saat itu Chyntia sedang membaca novel yang ia favorite kan bersin
" hachi...(mengelus hidung nya)"
" siapa sih malam malam ngejekin aku?" dan melanjutkan baca novelnya
lanjut ke Adsel dan Maria
hanya dengan jurus inilah ia bisa membuat Adsel nurut padanya
" Adsel hanya ini aja permintaan Maria kali ini besok besok Maria akan nurutin permintaan Adsel hanya 1 aja ya kalau esok nya lagi Maria gak tau lagi ya ..he..he..he.. "
" baiklah ,Adsel mau Maria menerima permintaan Adsel yang ini" pinta nya
__ADS_1
" apaan tu Adsel?"
kemudian Adsel mengulurkan jari kelingking nya ke Maria dan berkata:
" Maria berjanji lah jangan pernah meninggalkan ku sendirian ..janji"
" baiklah Maria janji" membalas jari kelingking Adsel kemudian mereka tersenyum
Chandra dan Nadine
saat itu tiba tiba saja perut Nadine berbunyi saat mereka memakan es krim
" kruk (saya gak tau suara perut berbunyi ya he..he..he..)"
" kamu lapar?" tanya Chandra Nadine mengangguk malu malu
" baiklah ayo kita makan dulu" mengajak Chandra sambil memegang tangan Nadine
sesampainya Maria dan Adsel di wahana tiba tiba saja perut Maria berbunyi karna lapar memang sebelum mereka pergi Adsel dan Maria belum makan sama sekali
" baiklah mari kita makan dulu" mengajak Maria dengan bergandengan tangan sambil tersenyum bahagia
saat mereka sampaj ditempat makan Adsel permisi ke kamar mandi dulu dan Maria mengijinkan nya begitu juga dengan Chandra
tanpa Maria ketahui kalau ada seorang wanita yang sangat familiar begitu juga dengan wanita itu yang sama terkejut nya
" *Nadine "
" Maria* "
ok sekedar info orang orang Jekyi sudah tersebar dimana mana karna dendam nya ke keluarga JOAQUIN sangat besar
ia tidak terima kalau keluarga Joaquin sangat bahagia karna sudah memiliki pasangan mereka masing masing
__ADS_1
bahkan orang orang Jekyi sudah berada di tempat makan dimana Maria dan Nadine berada.