
kemudian Maria meminjam ponsel Nadine untuk mengirim pesan ke seseorang yang ia cintai tapi setelah ia mengirim pesan itu ia pastikan kalau ponsel itu hancur sehancurnya agar Adsel tidak mencari nya.
ia pun mengirim pesan ke Adsel sedangkan Adsel yang kini tengah mencari dimana Maria berada tiba tiba suara pesan dari ponsel nya yang tak lain dari Maria.
isi pesan:
" Adsel, ini aku Maria.Aku mau kamu kasih tau kalau aku Nadine Riko dan Papa nya Nadine akan pergi dari kota ini beserta kehidupan mu dan juga kasih tau juga ke Chandra kalau Nadine baik baik saja. Aku harap kita tidak pernah bertemu lagi di kehidupan selanjutnya dan juga aku minta maaf. "
" aku juga mau kamu bilang ke Chyntia kalau batalkan semua yang terjadi dan sekali lagi aku minta maaf kalau aku pernah muncul dikehidupan kamu aku harap kau bahagia selamat tinggal Adsel " sedangkan Maria yang menulis pesan itu langsung menangis karna ia akan meninggalkan orang yang ia cintai kemudian ia menghancurkan ponsel Nadine sampai tak berbentuk lagi.agar Adsel tidak melacak keberadaan nya.
disisi lain Adsel yang membaca pesan itu marah sedih kecewa campur aduk lah hatinya dengan tangis nya yang tiba tiba saja keluar.
kemudian ia menghubungi Chandra
" Chandra " Adsel dengan isak tangisnya
__ADS_1
" Adsel kau nangis?" tanya Chandra
" engga aku cuman mau bilang kalau gadis yang bernama Nadine....itu pergi ke luar kota tapi aku gak tau dimana itu ...bersama Maria...Riko dan juga Papanya Nadine " jelas Adsel dengan isak tangis nya padahal ia sudah mencoba kalau ia tidak akan menangis tapi entah kenapa ia masih menangis
sontak itu membuat Chandra terkejut walaupun dulu ia merasa kalau Nadine pengganggu karna selalu saja mengganggu kehidupannya tapi ntah kenapa sekarang ia gak suka Nadine pergi jauh darinya.apa ia sudah jatuh cinta ke Nadine? ia padahal tidak pernah merasakan cinta tapi sepertinya ia sudah tau akan kehilangan seseorang yang pernah muncul dikehidupan nya.
" APA?!!"
" sial" dan memutuskan panggilan tersebut
sedangkan kini Maria ,Nadine, Riko dan Papa nya Nadine sedang bersiap siap pergi dari kota itu menuju ke tempat dimana Jekyi sudah mempersiapkan hal itu.
setelah mereka berada didepan pintu pengawal Jekyi menyuruh mereka berhenti kemudian pengawal Jekyi berkata:
" hanya atas Maria yang boleh dan sisa nya silahkan ikut dengan orang itu" menunjuk pengawal yang satu lagi
__ADS_1
" baiklah " kemudian Maria berkata ke Nadine yang berada disamping ny
" Nadine ikutin aja mereka " ok" dan masuk ke ruang pribadi Jekyi.
Nadine dkk pun pergi mengikuti salah satu pengawal Jekyi sedangkan Maria kini sudah duduk dihadapan Jekyi yang menatap tajam nya.
tanpa basi basi Maria menanyakan hal yang ingin ia ketahui
" kenapa kamu mau aku meninggalkan Adsel dan juga kenapa harus aku yang kamu minta kenapa tidak yang lain? atau kalian musuh berbuyutan? tapi Adsel tidak pernah berkata kalau Adsel punya musuh berbuyutan! atau kamu punya masalah lain? kalau kamu punya masalah katakan saja padanya kalau kamu punya masalah dan kita selesaikan secara baik baik!" tanya Maria dengan banyak walaupun dengan nada dingin
ok deh sampai sini dulu
dan juga Diego dan Chyntia tidak sempat mencari Maria karna orang tua mereka memanggil mereka karna perjodohan.
ok liat dulu pas Diego sedang mencari Maria tiba tiba saja Papa nya menelepon nya karna urusan pribadi ya urusan itu tak lain karna perjodohan antara Diego dan Chyntia.
__ADS_1
dan saat itu juga Chyntia sedang membaca novel berbaring sambil mamainkan lagu dengan handsent tiba tiba saja ibunya memanggilnya harus bersiap siap untuk menemui calon 'tunangan' nya.
mereka masih belum tau kalau mereka lah yang dijodohkan antara kedua orang tua mereka.