Twin King Boy Mafia

Twin King Boy Mafia
chapter 56


__ADS_3

waktu bersamaan dimana sekarang Chyntia yang bersiap siap pergi ke rumah orang yang ibunya jodohkan dirinya dengan orang yang tak ia kenal.


" Chyntia! masih lama kah?" tanya ibunya yang sudah berada di samping nya


" sudah bu " ucapnya setelah ia memakai lipbam.


" ayo nanti kita terlambat!" dan mereka keluar dari rumah sedangkan kini Diego masih dalam perjalanan pulang.


sesampainya Diego dirumah ia langsunh disambut oleh para pelayan dan juga kedua orang tua nya yang sedang duduk di ruanh tamu.


ia pun menghampiri kedua orang tua nya


" kamu udah pulang nak?" Diego mencium pipi kanan ibu nya dan kemudian duduk di kursi yang kosong


" ada apa pa? tentang perjodohan itu ya?" tanya Diego yang dengan santai meminum kopi yang sudah pelayan bawa tadi.


" kamu pasti suka" ujar Papa nya Diego


"Pa sebenarnya aku lagi sibuk banget loh Pa" ujar Diego dengan tegas


" udah kamu duduk dan tunggu orang nya datang" ucap Papanya Diego, ia pun duduk dengan wajah yang kesal karna Papanya tidak mau mendengarkan nya


selang beberapa menit kemudian wanita yang dijodohkan oleh kedua orang tua nya pun datang tapi ia terkejut karna orang itu tak lain


" Chyntia "


" Digo " batin mereka secara bersamaan


disisi lain tempat dimana Maria berada sekarang ya Jekyi dan Maria masih belagu tatapan tajam yang sangat mengerikan.


sampai...


" to the point aku cuman pengen liat kalau orang yang kamu cintai menderita karna aku gak suka melihat dia bahagia sedangkan aku yang selalu menderita karna nya dan aku tidak mengingkan lagi tanda kebahagiaan karna hatiku sudah hancur berkeping keping dibuat oleh Adsel!"

__ADS_1


" apa kau paham sampai disini?" Jekyi


" menderita? hancur? berkeping keping? maksudnya apaan ya?" gumamnya dalam hati


" sekarang kita akan pergi ke amerika tempat dimana aku akan menyembunyikan mu bahkan aku akan mengutus anak buah ku agar menyembunyikan identitas mu!" kemudian ia pergi meninggalkan Maria tapi sebelum itu ia berkata


" jangan sampai kau menemuinya karna aku akan mengamati gerak gerik mu, PAHAM!!" dan pergi meninggalkan Maria


" oh ya tuhan dia membuat aku pusing kembali dan juga apa maksud kayta kata nya tadi " ujar Maria


" udah ah sekarang aku sebaiknya menemui Nadine "


dan Maria pun menemui Nadine dan menjelaskan semua hal yang terjadi dan Nadine hanya beroh ria saja karna ia tau kalau Maria tidak punya pilihan lain.


lanjot ke Diego dan Chyntia


" Chyntia"


Papa Diego pun berdiri dari sofa dan merangkul anak nya.


" gimana? apa kau suka padanya?" bisik nya ke Diego itu membuat ia menjadi malu sendiri. kini Chyntia hanya seperti tidak mengerti situasi saat ini.


ya mereka berdua ditinggal oleh orang tua mereka karna ingin lebih akrab dan mereka berdua hanya berdiam diri tapi sesekali melirik sesama sampai mata mereka beradu pandang.


itu membuat Chyntia dan Diego malu sampai...


" Chyntia?!" Diego


" hmm" Chyntia


" apa ini yang dimaksud ibumu tentang perjodohan ini?" Diego


" ba..bagaimana kau bisa tau?" Chyntia

__ADS_1


" hmm ya gitu la" Diego


" sebenar nya aku juga gak nyangka kalau kamu dijodohkan dengan ku" Diego


" iya aku juga" mereka pun hening seketika sampai orang tua mereka datang karna cuaca nya sedang malam.


mereka pun berpamitan pulang dengan sopan tapi Diego masih melihat Chyntia walau dari kejauhan dengan menggunakan taksi.


Papanya pun menghampiri Diego untuk menyuruh ke ruang kerjanya karna Papanya ingij membicarakan sesuatu yang menurut nya penting.


sesampainya mereka keruang kerja Papanya mereka pun duduk dengan berhadapan dan hanya meja menghalangi mereka berdua


tanpa basa basi lagi Papa Diego mengatakan ke Anaknya


" Apa kau suka?" Papanya


" entah lah Pa!" Diego


" dan juga kenapa kau bilang tadi kalau kau lagi sibuk? apa tentang pekerjaan?" Papa Diego


" itu Pa pacar Adsel diculik oleh seseorang yang tidak kami kenal maka itu kami membantu nya" jelas Diego


" Pacar?! oh what!! Adsel sudah punya pacar? kenapa dia tidak pernah bilang!"


" dan juga kenapa Pacarnya di culik? ok kalau kau mau minta bantuan ku kau harus menerima perjodohan itu!"


" aku dan orang tua Adsel akan menolong kalian!" jelas nya


" baiklah aku akan menerima perjodohan itu dan juga aku harap Papa membantu kami mencari kekaaih Adsel"


" dan juga bye Pa aku harus membantu nya " dan pergi


" dasar anak muda" menggelengkan kepala nya sambil tersenyum

__ADS_1


__ADS_2