
beberapa hari kemudian Edward sudah melamar Leriana dan mereka juga sudah saling mencintai dan akhirnya cinta Leriana tidak bertepuk sebelah tangan.
kembali ke Maria dan Nadine
" Mar!"
" apa Din?"
" aku mau kembali sama Chan-Chan!"
" kenapa? bukannya kamu sudah banyak menggoda cowok yang disini!"
" walaupun begitu tapi aku tidak suka malahan aku lebih senang kalau ada Chan-Chan!"
" nanti aku tanya sama 'orang itu' dulu"
" sebenarnya 'orang itu' siapa sih?" tanya Nadine dengan penasaran
" aku juga gak tau ntar kau mau nelpon dia dulu!"
" halo!"
" ada apa?!"
" aku ingin kembali ke tanah lahir ku bersama Nadine!"
" hm..ok tapi ingat jangan pernah nemui Adsel dan juga ketiga sahabatnya karna bisa saja aku akan..."
" baik...aku tidak akan menemui Adsel!"
" silahkan !"dan mematikan panggilannya
Setelah panggilan itu berakhir ia pun berbicara ke Nadine kalau ia diperbolehkan untuk kembali ke tanah kelahiran nya asal jangan pernah dekat dengan Adsel dan para sahabat nya
__ADS_1
" Nadine kita diperbolehkan kembali jadi besok kita akan kembali dan juga aku harap kamu tidak bertemu dengan Chandra dan kamu hanya boleh menjadi penguntit rahasianya dan aku harap kamu mengerti!"
" baiklah itu pun gak masalah"
Nadine pun memberitahukan ke Riko dan Papanya begitu juga dengan keponakan nya tak lain chantika kalau mereka akan kembali tapi tak lama kemudian ada seseorang mengetuj pintu rumah nya siapa lagi kalau bukan bylea.
Dan juga selama beberapa hari ini mereka berdua selalu dekat dan orang orang Jekyi memberitahukan kepada boss nya kalau Maria sedang dekat dengan ibunya Adsel.
itu sih tidak masalah akan tetapi ia akan memantau kalau Adsel menderita karna ditinggal orang yang ia cintai itu saja sudah membuat nya bahagia apalagi kalau Adsel mati ia tidak bisa membayangkan nya karna dia terlalu bahagia.
lanjut.....
Tok...Tok...Tok...
" ada apa bu? mari masuk!" mereka pun masuk kedalam rumah Maria ia pun mempersilahkan bylea masuk kemudian mereka masuk sedangkan Riko, Papa dine, Nadine dan Chantik kembali duduk tenang.
" langsung ke intinya gimana kalau nanti sore kalian ikut dengan ku ke tanah kelahiran lagipun aku juga tinggal disana,gimana?"
" apa kami tidak merepotkan? " tanya Maria dengan tidak enak hati
" baiklah"
" sekarang kamu pergi bereskan baju baju mu dan kita akan pindah dari sini "
mereka pun membereskan pakaian mereka untuk menuju ke tanah lahir mereka. sesudah nya mereka pergi ke rumah kecil Maria yang kecil sekalian berjumpa dengan ayahnya.
" terima kasih bu!" setelah mereka sampai dirumah Maria yang kecil
" oh iya jangan lupa besok saya datang kesini agar kita membeli baju untuk pertunangan ini! tanpa penolakan.!" dan pergj begitu saja tanpa mendengar alasan Maria.
Mereka pun masuk kedalam rumah kecil mereka saat mereka dikamar chantika menghampiri Maria.
" Mami Mami...!"
__ADS_1
" iya sayang?"
" hmm..Apa Mami akan menikah dan meninggalkan chantik?"
" ucucup sayang ku chantik gak boleh bilang kayak gitu Mami akan selalu menyayangi chantik okay"
" okey Mi!" dan pergi
malam hari nya seperti biasa Adsel seperti orang gila yang tertawa gak jelas bahkan kadang teriak, menangis sedangkan Maria kini sedang berbaring meretapi nasib malang nya.
" apa aku tidak pantas untuk bahagia?"
" apa aku tidak cocok untuk dicintai?"
" apa aku benar benar sial?"
" huh...aku memang belum bisa melupakannya!"
/_*/_*
Adsel :" Woi Author kenapa gue sama Maria berpisah sih?!"
Author :" hmm...itu emang udah alur nya! apa anda sangat keberatan?"
Adsel :" Thor....apa kami nanti akan bahagia bersama?"
Author :" Mungkin saja aku juga gak tau!"
Adsel :" ya ampun thor pelit amat sih elu kasih tau alur nya dikit doang!"
Author :" terserah elu deh gue lagi badmood ma lu"
bye bye
__ADS_1
yang penting Author update okay