
" kesempatan!"
Maria pun menghampas tangan Adssl dan mulai berlari dengan cepat bahkan ia melepaskan sepatu hak nya.
" maaf kan aku Sel " ucap Maria dengan tetesan air mata.
" Maria!" lirih Adsel dengan pelan kemudian ia tersadar dan mulai melangkah kan kaki nya ke arah kakak nya.
" Kak...kejar Maria kejar!!"
" penjaga kejar wanita itu!!" perinta Edward ke penjaga
" baik!" mereka pun mengejar wanita itu tapi sangat disayangkan ternyata Maria sudah naik taksi dan pergi.
mereka pun kembali ke rumah Joaquin dan melaporkan kejadian itu saat mendengar itu Adsel berlari ke bagasi untuk menaiki mobil dan melajukan mobil itu.
sedangkan kini Maria yang berada ditaksi terus menangis tanpa memperdulikan apapun bahkan supir taksi hanya diam membisu.
" non?"
__ADS_1
" hmm..iya" dengan senyuman paksa nya
" kita mau kemana ya?"
" kerumah saya ini alamat nya " memberikan kertas tertulis alamat nya.
Adsel kini sudah berada dirumah Maria ia menunggu Maria pulang sampai sebuah taksi menurun kan nya dan ia pun melihat Maria.
begitu juga dengan Maria bahkan saat Maria ingin berbalik dengan cepat Adsel berlari dan memeluk Maria dari belakang sampai hujan menerpa mereka berdua.
" hiks..hiks..kau..kenapa kau tidak pergi? kan sudah aku katakan kalau aku itu tidak mencintai mu? kenapa kau masih disini?" yang masih membelakangi Adsel.
" bagaimana kalau aku sudah punya anak? dan aku tidak suci lagi? apa kau masih menerima ku? tidak kan!"
" kau sudah punya anak? kau tidak suci lagi? hahaha Maria Maria bagaimana aku bisa percaya dengan kata kata mu itu! apa kau tidak tau? kalau kau hanya meninggalkan ku itu hanya beberapa bulan bukan bertahun tahun! apa kau mengerti!"
" hiks....hm..aku tidak mencintai mu jadi jangan paksakan aku Sel please "
" Kenapa kau ingin menjauh dari ku?"
__ADS_1
" lebih baik kau dari dulu tidak pernah muncul kedalam kehidupan ku karna ujung ujung nya kau akan tetap meninggalkan ku"
" iya aku ngerti! makanya itu aku salah aku sangat salah dan aku minta maaf kepada mu karna aku pernah muncul kedalam kehidupan mu aku minta maaf "
" aku memaafkan mu tapi kau tidak boleh pergi dalam kehidupan ku lagi aku gak mau sampai hal itu terjadi "
" Tidak, maaf Sel aku tidak bisa menerima mu dan terima kasih telah mencintai ku tapi maaf aku tidak mencintai mu jadi aku harap kau melupakan ku!"
" Tidak...Tidak...aku gak bisa melupakan mu dan asal kamu tau aku sudah berusaha tapi gk bisa aku mau kamu berada disisi ku sampai maut memisahkan "
" Maaf Sel aku minta maaf aku harap kau menemukan kebahagiaan mu sendiri dan melupakan ku!" dan mulai melepaskan pelukan nya dengan Adsel
" kenapa kau tidak mau bersama ku? apa aku punya salah? atau aku kurang kaya? "
" hiks...Tidak kau tidak punya salah ma aku dan juga kau tidak miskin seperti ku aku gak mau bersama mu karna aku sadar kalau aku itu tidak pantas bersama mu karna kau orang yang terpandang dan terhormat sedangkan aku? ha...apa! aku miskin aku gak cantik aku gak kaya aku gak terhormat apalagi terpandang seperti mu aku hiks...tidak mau buat kamu malu! apa kau mengerti?! aku harap kau mengerti!" dan berlari masuk ke rumah tapi ia tidak masuk kamar melainkan masih didepan pintu bersandar sambil berjongkok dengan menangis.
Dan sama hal nya dengan Adsel yang bersandar didepan pintu rumah Maria yang terbuat dari kayu rapuh itu.
Maaf ya kalau sampai sini sudah gak nyambung lagi🤣🤣
__ADS_1
jan lupa Like ya kalau kalian masuh suka dengan cerita ku😊