
Selamat Membaca
Next....
Adsel dan Maria
Maria masih belum diperbolehkan pulang karna benturan kepala nya masih akan terasa sakit walaupun Maria sudah mengatakan nya kepada Adsel dengan manja
dialognya:
" Adsel...." panggul Maria ke Adsel yang duduk disebelahnya sambil memainkan ponsel nya
saat Maria memanggilnya ia menyimlan ponsel nya ke saku celananya dan melihat Maria yang seperti memohon
yah memang Maria paling gak suka dirumah sakit karna ada banya bau obat obatan
" Apa Mar?" Adsel dengan lembut
" Adsel, Maria mau pulang?" Maria
" gak!" jawab Adsel dengan cepat
" kenapa?" tanya Maria lagi
__ADS_1
" kepala Maria kan masih sakit tunggu sembuh dulu ya baru kita pulang" jelas Adsel
" engga kok kepala Maria gak sakit" jawab Maria dengan cepat
" engga boleh" jawab Adsel
tiba tiba saja Maria menangis itu membuat Adsel panik sendiri
" hiks...hiks..."
" Mar kamu kenapa? kok nangis?"
" hiks...hiks..." suara tangisan Maria semangkin di kencangkan
" Bruk.." suara pintu terbuka
" ada apa?" tanya Chyntia
Adsel berbalik badan dan menghampiri Chyntia
" dok kok Maria nangis gara gara gak aku gak kasih dia pulang?" tanya Adsel ke Chyntia
kemudian Cyntia melihat Maria yang seperti mengatakan
__ADS_1
" Chyntia ikutin alur" Chybtia mengangguk pelan
" dok kok dokter liat Maria?"
" gak papa kamu harus harus mengikuti perintahnya!"
tiba tiba saja Maria pingsan membuat Adsel panik
dasar licik!
(rencana mereka itu untuk mengerjain Adsel untuk sementara tapi nanti saat Cyntia dan Maria mengetahui kalau Edward dkk punya cewek yang mereka sukain Cyntia dan Maria akan meminta bantuan ke 4 orang tersebut...
Chyntia gak tau perasaan Diego ya ..
sekedar info:)
ok maaf chapter 41 nya sikit karna memang Author mau buat rencananua di chapter 41
selamat membaca di chapter selanjutnya
salam hangat dari Author
🤗🤗
__ADS_1