
keesokan pagi nya Adsel Dkk tidak dapat menemukan Maria begitu juga dengan Chandra yang kesal dan menyalahkan dirinya sendiri karna tidak menemukan Nadine.
hal itu membuat Adsel marah marah kepada orang yang tidak bersalah kadang juga ia menyalahkan diri nya sendiri.
Alex dan Nita
hari ini Alex akan kekantor karna urusan perusahaan Nita walaupun ia sebenarnya tidak peduli tapi hati nya berkata kalau ia tiu harus menolong perusahaan milik Papanya Nita.
" Pa aku pergi dulu " setelah ia sarapan dan pergi
sesampai nya ia dikantor MAHENDRA GRUP ia melangkahkan kaki nya ke perusahaan miliknya itu
semua karyawan berbaris dan nunduk ke Alex tapi Alex hanya diam saja tanpa memperdulikan dan berjalan masuk ke lift ke ruang CEO dimana dia akan bekerja disana.
sesampainya ia masuk Alex pun langsung duduk dan mengejakan dokumen dokumen yang menumpuk itu.
disisi lain dimana Adsel berada
sekarang Adsel sudah hampir menjadi gila karna Maria meninggalkan nya padahalkan Maria sudah berjanji kalau Maria tidak akan meninggalkan nya tapi sekarang Maria mengingkari janjinya.
__ADS_1
Adsel seperti manusia yang tidak ingin kehidupan lagi padahalkan dia dulu sangat ceria diantara ketiga sahabat ny bahkan ja sekarang hanya dikamar saja tanpa melakukan apapun kalau makan pun pasti pembantu atau bylea yang akan membawakan makanannya itu pun kalah dia selera kalau tak dia tidak akan memakan makanan itu.
kini ia sedang dikamar duduk bersandar di tempat tidur nya sambil menatap foto nya bersama Maria yang ia ambil saat Maria saat itu sedang sakit waktu dimarkasnya.
" Maria apa kau akan menemui ku lagi? apa kau akan kembali kalau aku tiada?" menatap foto Maria
kemudian ia marah karna foto Maria tidak menjawab pertayaan nya
" MARIA CEPAT JAWAB PERTANYAAN KU KENAPA KAU TEGA MENINGGALKAN KU? APA AKU ADA SALAH SAMA MU ATAU KAU MERASA BERSALAH " menunjuk foto Maria dengan nya
kemudian ia tertawa tidak jelas sambil menangis
ia pun terkejut dan mengambil foto Maria dan kemudia ia memeluk nya dan mencium foto itu dengan lembut
" haha...hiks....ha...hi..ks..hahahaha " tawa nya
Edward yang tadi dikamar sedang mengerjakan tugas kuliah sambil mengerjakan tugas kantor bahkan 2 sekaligus karna adiknya yang sedang sakit parah.
tiba tiba saja ada suara Adsel yang sedang menangis, marah, barang barang hancur dan bahkan ketawa ketawa gk jelas pun menggema dirumah itu kemudian ia pun berlari ke kamar Adsel bahkan meninggalkan pekerjaan nya.
__ADS_1
karna menurutnya pekerjaan tidak sepenting adiknya yang kini seperti orang gila.kemudian ia pun masuk ke kamar dan melihat Mama nya bylea sedang menenangkan Adsdl dengan memeluknya sambil menangis.
" Adsel jangan kayak gini sama Mama kalau kamu begini trus Mama bisa juga gila karna mu Adsel jadi jangan pernah teriak teriak gak jelas dan jangan pecahkan kamar mu dan kamu harus kembali ceria lagi. kamu paham maksud Mama?"
" Tapi Ma....hiks..Maria...Maria Ma .
Maria" tangisnya
" Siapa sih Maria itu?"
" dia itu Ma orang yang aku cintai bahkan dia pernah bilang kalau dia mencintaiku tapi kenapa hiks.....dia meninggalkan ku...apa aku jelek ma? atau aku miskin ma? atau aku ada kekurangan ma? Ma katakan Ma!?" tanya Adsel ke Bylea
" udah sekarang kamu tidur dulu besok pasti Maria mungkin dirumahnya dan tidak bisa mengabari mu karna kamu orang nya pemaksa dan kalau kamu menemukan Maria kamu harus pertemukan Mama dengan nya...Paham!!"
" udah sekarang sana kamu tidur ya walaupun masih siang kamu harus semangat menemukan Maria jangan kamu lakukan hal yang seperti itu kalau kamu melakukan seperti itu pasti Maria akan nangis "
" hah? Maria nangis? engga Maria gk boleh nangis! ok Ma Adsel tidur dulu ya Ma" dan mulai berbaring sambil tersenyum
sedangkan Edward dan Bylea tersenyum karan Adsel akan kembali tersenyum bahkan Bylea berharap kalau orang yang bernama Maria cepat kembali begitu juga dengan Edward.
__ADS_1