Twin King Boy Mafia

Twin King Boy Mafia
chapter 47


__ADS_3

saat itu Leriana datang kesekolah lebih awal karna Hiranu (mamanya) menyuruhnya cepat untuk kekampus agar tidak terlambat


lihat dialognya:


" Ana cepat bangun udah pagi!" teriak Hiranu menggedor pintu kamar Leriana


saat itu Leriana masih memeluk guling sambil tersenyum senyum senyum gak jelas karna mimpi yang sangat menyenangkan (menurutnya)


liat juga ni isi mimpi Leriana:


ada seorang pria tampan yang memainkan gitar sambil bernyanyi lagu romantis sambil duduk di tepi pantai apalagi ada hembusan angin yang menerpa untuk Leriana


Lerina tersenyum bahagia bukan lebih tepatnya sangat bahagia karna pria yang ia cintai saat pertama kali bertemu


setelah lelaki itu bermain gitar ia mendekat kearah Leriana yang tersenyum kepadanya kemudian ia menggenggam tangan Leriana bahkan ia sesekali mencium tangan Leriana dengan lembut


kemudian lelaki tersebut berkata dengan sangat lembut:


" Leriana aku mencintaimu apa kau mau menjadi pendamping hidup ku nanti atau kemudian hari bahkan selama lamanya sampai maut menjemput dan juga maukah kau menjadi ibu dari anak anakku?" ucap pria itu Leriana mengangguk dengan cepat


" And will you marry me?" Lamar pria itu dengan berlutut seraya memberikan kotak cincin itu dan membukanya


" Yes l will " ucap Leriana tanpa Leriana duga pria itu mendekat kan wajahnya ke Leriana dengan mata tertutup dengan cepat juga Leriana menutup matanya dan hampir

__ADS_1


tiba tiba saja Hiranu menyiramkan Leriana dengan air putih yang ada di dekat putrinya


langsung saja Leriana bangun


" AAHH....tolong aku punya sakit jantung ni" ucap Leriana yang dalam kondisi setengah sadar yang tadi ia langsung duduk


Hiranu yang merasa khawatir yang dikatakan putri langsung menanruk gelas itu kembali dan menghampiri Leriana dengan memeluknya


" Ma...Mama kenapa?" tanya Leriana yang mengelus punggung Mamanya


tiba tiba saja Hiranu menangis karan ia takit ada terjadi pada putri semata wayang nya ini itu membuat Leriana terkejut kenapa Mama nya menangis.


" Ma...Mama kenapa nangis?" tanga Leriana


" jantung...oh iya jantung"gumamnya dalam hati


" ekhm...gini ya mama ku" melepaskan pelukan nya dengan lembut


" aku tadi bilang sakit jantung karna aku tadi mimpi aku dilamar sama orang yang aku sukai ma"


" what "


Hiranu langsung berdiri dengan kesal ia menarik telinga Leriana

__ADS_1


" Ma aduh ma sakit banget ni ma" memegang telinganya yang ditarik Hiranu tapi Hiranu mengabaikan nha karna anaknya telah berani menipunya.


beraninya putrinya membohonginya itulah ganjangan nya


kembali yang sekarang


Leriana menyalahkan lemari buku itu yang tinggi bahkan ia gak menyalahkan dirinya yang pendek walaupun gak pendek pendek banget


Edward yang melihat Leriana menggerutu ke lemari buku mendekat kearah Leriana walaupun ia tau kalau lemari itu benda mati yang jelas gak tau apa apa lah ya...


tapi lain di Leriana saat itu juga Leriana berbalik badan saat itulah mata mereka bertatapan sangat lama lama sampai


" apa wajahku terlalu tampan dilihat?" tanya Edward dengan wajah datar dan sebenarnya ia malu tapi entah kenapa ia malu ia tak tau ..


Edward menutup rasa malu nya dengan wajah datar bahkan sedatar mungkin agar tidak kelihatan lain dengan Leriana yang malunya seperti ingin langsung pergi dari tempat itu


saat Leriana melamun Edward mengambil buku yang Leriana inginkan tadi


" nah" memberikan buku yang diinginkan Leriana tadi dengan senang hati Leriana menerimanya


" kalau begitu aku pergi dulu " ucap Edward dan pergi tapi sebelum ia pergi Leriana memanggilnya tapi Edward masih dalam posisi berbalik badan dengan Leriana


" Terima Kasih " ucap Leriana dengan tulus dan pergi karna ia paling gak suka berada di perpustakaan

__ADS_1


tanpa Edward sadari ia tersenyum tipis entah ada angin apa yang menyuruh sudut bibir Edward terangkat walaupun tipis


__ADS_2