Twin King Boy Mafia

Twin King Boy Mafia
chapter 31


__ADS_3

Chandra pun masuk ke ruang manajer kepolisian untuk melamar bekerja disana


" ada keperluan apa?" tanya pak manajer langsuk ke intinya


" saya mau bekerja disini " jawab Chandra memberikan berkas berkas lamran kerja


semua berkasnya itu palsu yang asli disana hanya nama saja yang semuanya palsu tidak ada yang benar


" hm..lumayan kamu saya terima selamat" mengulurkan tangannya dengan senang hati Chandra menerimanya


" terima kasih pak,kalau boleh tau kapan saya boleh bekerja ?" tanya Chandra


" besok "


" permisi?" menunduk sebentar dn pergi meninggalkan ruang mananjer


baru beberapa langkah Chandra keluar ia langsung ditarik oleh seseorang dari belakang yang tak lain Nadine


" bagaimana di terima gak?" tanya Nadine dengan antusias


" sepertinya" jawab Chandra dengan wajah datar


tanpa Chandra sadari Nadine memeluknya dengan erat


" huwa..akhirnya" yang masih memeluk Chan-Chan nya


" akhirnya apa?"


" PDKT!" Nadine melepaskan pelukannya dan pergi tanpa mengucapkan kata kata karna ia sangat malu


Maria dan Adsel


Maria pun masuk ke dalam mobil


" berhasil?" tanya Adsel

__ADS_1


" yes, sebentar lagi dendam ku akan terbalas dan sebagai balas budi ku kepada mu bagaimana kalau kita minum malan ini" ucap Maria dengan antusias Adsel tersenyum karna ia melihat Maria seperti hidup tanpa beban


pada malam harinya Maria mengajak Adsel minum di bar yang selalu ia kunjungi hanya mereka berdua


flash back*


" Lex lo mau gak minum sama kami?" tanya Maria melihat Alex dengan penuh harapan Adsel pun langsung menatap Alex dengan tajam agar ia tidak ikut


" gak bisa ini bar itu ...aku masih ada urusan sebentar bahkan lama" ucap Alex dan pergi


Chandra belum pulang karna ia masih dikantor polisi begitu juga dengan Edward yang terpaksa menjaga perustakaan sekolah karna penjaganya ada urusan mendadak tapi paling sebentar lagi ia juga akan pulang bersama siapa lagi kalau bukan Leriana


kalau Diego mah jangan ditanya ia pergi kesuatu tempat untuk menenangkan fikiran nya yang sedang kacau .lagi pun ini masih sore menjelang malam


sampai Chyntia juga datang karna kebetulan juga ia lewat


" eh kamu yang ada dirumah Adsel kan ?" tanya Chyntia dan duduk disebelah Diego


" oh Dokter cantik "


" gak ada hanya menenangkan fikiran "


" kalau dokter?"


" sama "


" gimana kalau kita makan ?" usul Diego


" baiklah"


mereka pun membeli makanan ringan seperti bakso jamur dan sebagainya setelah mereka membeli nya mereka duduk kembali ditaman


mereka makan tanpa berbicara membuat keduanya canggung sekali sampai


" dok "

__ADS_1


" hei " secara bersamaan


membuat mereka saling menatap kemudian memalingkan wajah karna malu


" *sial kok gw malu ya? biasanya juga cewek cewek yang malu sama gw sial" batin Diego


" aduh Chyntia kok kamu kek gini ya?atau gara gara kamu sudah lama menjomblo ya, bodo" batin Chyntia*


kembali ke Adsel dan Maria


karna semua sahabat Adsel sibuk terpaksa hanya mereka berdua yang akan minum dibar yang sering dikunjungi Maria


sesampainya mereka di bar mereka langsung masuk tanpa memperdulikan orang yang ada disekitar yang lagi mabuk


setelah mereka masuk teman Maria yang bernama Arky merangkul Maria


" he sial lo " membalas rangkulan Arky


" sabar...sabar..." ucap Adsel dalam hati manahan amarahnya


" eh siapkan kami minum " teriak Maria


" ok" Adsel dan Maria pun duduk


beberapa saat kemudian minuman mereka pun datang dengan cepat Maria meminum minuman nya hanya dalam sekali teguk sampai mabuk


Adsel juga sama meminum dengan sekali teguk tapi ia tidak mabuk ,lagi pun ia sering meminum minuman yang seperti ini


" ha sial gw gak kuat lagi " ucap Maria dan ia pun tertidur


" Maria...Maria" mengangkat tubuh Maria ala tuan putri


tanpa Adsel sadari Maria me****m bibir Adsel ya sebagai pria normal pun ia membalas ciuman Maria


first kiss

__ADS_1


__ADS_2