
Setelah pertunangan tadi malam aku di telfon Rendy.
Rendy :"hai sayang selamat pagi"
Aku :"selamat pagi juga pacarku yang ganteng"
Rendy :" kok pacar!! Tunangan dong"
Aku :"hahaha iya iya Rendy crewet. Kenapa nih telfon"
Rendy :"gak boleh ya telfon?"
Aku :"sensi amat Om hahaha"
Rendy :"sayang main yuk"
Aku :"kemana"
Rendy :"mmmm ke laut atau mana gitu. Pokoknya tempat wisata"
Aku :"mmm boleh boleh mumpung aku lagi sendiri"
Rendy :"emang Mama kemana?"
Aku :"katanya nginep dirumah pakdhe"
Rendy :"ya udah tar lagi aku jemput. Dandan yang cantik"
Aku :"siap boss"
__ADS_1
Kemudian akupun mandi dan merias wajahku dengan make up tipis natural tapi tetap terlihat sangat cantik.. aku mengenakan baju di atas lutut tanpa lengan. Dan heels 5cm.. yaaa aku ingin terlihat cantik di depan Rendy. Tak lupa parfum paling wangi menurutku hahaha aku pakai merata. 5 menit kemudian Rendy datang.
Rendy :"hai sayang"
Aku :"hai. Jalan yuk"
Rendy :"yuk"
Didalam mobil Rendy tak henti hentinya memandangku.
Aku :"sayang apaan sih. Malu tau diliatin terus"
Rendy :"kamu cantik banget, wangi juga. Sengaja yaa"
Aku :"lhaa emang gak boleh kalo cantik wangi di depan tunangan sendiri"
Rendy :"ya wajib hahaha"
Dan ternyata kita sampai di sebuah pantai kecil yang amat rindang dan sejuk. Kemudian Rendy Mengajakku ke tempat yang cukup rindang di bawah pohon kelapa. Aku hanya kaget tempat sebagus ini begitu sepi.
Aku :"bagus banget tapi kenapa sepi ya'
Rendy :"aku menyewa tempat ini 1hari agar aku bisa menikmati tempat ini berdua sama kamu"
Aku :"ya ampun ren. Kenapa Sampek segitunya"
Rendy :"aku gak ingin yang lain melihat kita. Apalagi mengusik kita"
Kemudian kita duduk di sebuah cafe kecil ada Sofanya. Rendy mengambil beberapa minuman dan makanan di meja dalam cafe.
__ADS_1
Aku :"nah ini yang masak siapa"
Rendy :"ya tentu pelayannya dong sayang. Setelah masak aku suruh mereka pulang"
Duh jantungku serasa mau copot. Takut di apa apain.
Kemudian kita makan. Menunya super enak kepiting jumbo, lobster, udang, ikan kakap. Pokoknya sea food. Dan minuman juga tersedia aneka macam. Ada orang jus, cappuccino float, dan lain lain.
Setelah makan Rendy membereskan semua makanan itu dia taruh di dalam dapur cafe. Rendy mendekatiku dan duduk disebelah ku sambil melingkarkan tangannya di pundak ku. Tentu saja TV LED bak layar tancep sedang memutar video video nuansa romantis.
Kemudian perlahan Rendy mulai memandangku tanpa berkedip. Dia perlahan mencium kening ku. Aku hanya memejamkan mata. Kemudian dia memelukku sambil mengatakan "aku akan menjagamu apapun yang terjadi".
Setelah itu aku menciumnya bibirnya sekilas. Yaa aku yang memulai ini sungguh tidak masuk akal. Kemudian dia mendekatkan wajahnya daaan Rendy mencium bibirku dengan lembutnya. Rendy memegang leherku membuat darah segarku mengalir begitu cepat dan 'sssrrrr' merinding bulu romaku hahaha..
Sesekali aku memejamkan mata. Rendy begitu menikmati ciuman ini. Dia berulang kali mengulum lidahku. Hingga aku kehabisan nafas dan ku lepas ciuman ini. Ternyata Rendy nampak kecewa. Aku bisa lihat raut mukanya..
Kemudian karena memang nasuku sudah sangat memuncak, aku mencium bibir Rendy lagi. Aku lihat Rendy memejamkan mata. Entah aku terserang setan apa sehingga aku tanpa malu mencium Rendy dengan ganasnya.. setelah itu hpku berdering. Kulihat Mama telfon dan menyuruhku pulang..
Akhirnya aku dan Rendy pun pulang..
***Selamat menunaikan ibadah puasa semuanya. Sabar yaa kelanjutannya..
oh ya biar tambah semangat aku gambarin ya sosok Alexa dan juga rendy
__ADS_1