Ustadz Hanafi, Jadi CEO Perusahaan

Ustadz Hanafi, Jadi CEO Perusahaan
Selera Makan di Perantauan


__ADS_3

Hari ini Jum'at 9 Februari 2046 Masehi atau bertepatan dengan tanggal 3 Rabi'ul Akhir 1468 Hijriyah.


Putri Aziza hanya satu hari berada di Brunei Darussalam. Setelah bermalam di kediaman Putri Dayang Mariam, pagi harinya Putri Aziza langsung berangkat pulang kampung menuju Tunisia.


Selain dikarenakan sudah rindu dengan keluarganya, kepulangan Putri Aziza juga bertujuan menyelesaikan penerbitan bukunya dari hasil penelitian selama berada di Indonesia.



Hal lainnya Putri Aziza juga akan mengawal proses transaksi pembelian 2.000 Fly Car milik Musi Corporation, yang masih dalam tahap uji kelayakan.


Sekitar 1.200 Fly Car sudah tiba di Tunisia dan sebagian telah dimodifikasi dengan menambahkan alat penetralisir panas. Fly car modifikasi ini kemudian dilakukan uji terbang, untuk mengetahui kelayakannya.


Pihak pembeli ribuan Fly Car ini tidak lain adalah perusahaan milik kakak sulung dari Putri Aziza, yang bernama Pangeran Salman.


Insting bisnis Pangeran Salman memang luar biasa, dari 2.000 Fly Car yang dia beli, hampir 90% sudah dipesan oleh buyernya yang berasal dari Jazirah Arab dan Afrika Utara.


Sebagai sosok yang ikut mengsukseskan transaksi, Putri Aziza tentu akan mendapatkan sukses fee yang cukup besar baik dari pihak Musi Corporation maupun dari perusahaan kakak sulungnya.


Putri Aziza merencanakan sebagian sukses feenya itu akan digunakan untuk menunjang kegiatan-kegiatan sosial yang diadakan oleh Yayasan Amal Musi Corporation.


Sebagian lagi, bakal dipakai Putri Aziza mengembangkan usaha yang sedang dirintisnya di Indonesia. Diantaranya pendirian beberapa cabang resto "Warung Hafsah anak Betawi".


Sore hari sekitar pukul 16.00, Putri Azizah menyempatkan diri datang ke hanggar tempat penyimpanan Fly Car.


Di lokasi Putri Aziza bertemu beberapa orang teknisi asal Indonesia, yang sedang sibuk melakukan memodifikasi.


"Apa kendala yang ditemui selama berada di sini?" tanya Putri Aziza kepada kepala teknisi.


"Secara teknis hampir tidak ada, putri.." jawab Kepala Teknisi itu.


"Semua Fly Car yang telah kita modifikasi, seluruhnya layak terbang saat di uji coba" kata Kepala Teknisi lagi.


"Bapak bapak disini, apa ada kendala makanan misalnya?" tanya Putri Aziza ingin tahu.


"Kalau makanan kita dijamin oleh perusahaan disini, putri.." kata Kepala Teknisi itu.

__ADS_1


"Namun mungkin ada diantara kawan kawan disini yang masih belum terbiasa makan roti gandum" ujar Kepala Teknisi memberi gambaran.


Putri Aziza sudah menduga, permasalahan makanan yang tidak sesuai selera akan menjadi kendala.


"Mungkin begini saja pak... Nanti saya coba cari juru masak yang bisa membuat masakan Indonesia, biar dia yang membuat makanan untuk bapak bapak disini" kata Putri Aziza memberi solusi.


"wah... akan sangat membantu, putri..." kata Kepala Teknisi itu.


"Tapi mungkin kendalanya, bahan untuk membuat masakan Indonesia, agak sulit di cari disini" ucap Kepala Teknisi memberi informasi.


"Ohh... soal bahan makanan, nanti coba saya komunikasikan dengan teman teman saya di Indonesia, biar nanti bisa dikirim ke sini" jawab Putri Aziza sambil tersenyum.


Sebelum pulang, Putri Aziza meminta staff nya untuk membagikan beberapa bingkisan yang dia bawa.


Bingkisan itu diantaranya berupa bahan makanan seperti beras, gula, kopi, kecap dan makanan siap saji, yakni daging rendang.


Putri Aziza beberapa hari yang lalu, memesan daging rendang dalam jumlah yang banyak kepada Hafsah. Paket rendang ini langsung dikirimkan ke alamat rumahnya di Tunisia.


*******


Kejujuran Sebagai Kunci Sukses


Keluarga Pangeran Muhammad memiliki 5 orang anak, yang tertua bernama Pangeran Salman, lalu yang kedua Pangeran Umar, kemudian disusul Pangeran Usman.


Setelah itu Putri Aziza sebagai anak nomor empat, dan yang terakhir adiknya paling bungsu bernama Pangeran Wahab.


Pangeran Muhammad dikenal sebagai pengusaha di bidang pertambangan. Dia banyak dipercaya mengelola beberapa sumur minyak di jazirah arab.


Pada tahun 2046, minyak bumi sudah menjadi komoditas langka. Hanya beberapa negara saja yang masih mengeksploitasi jenis bahan bakar ini.


Sementara anak-anak Pangeran Muhammad sepertinya menurunkan bakat dagang ayahnya. Semuanya bergerak di dunia usia dari pertambangan, transportasi, hasil bumi, telekomuniksi dan sebagainya.


Tradisi dagang di dalam keluarga Pangeran Muhammad sudah berlangsung sejak ratusan tahun. Kepada anggota keluarga, mereka menekankan sikap kejujuran dalam berbisnis.


__ADS_1


Perlu dipahami, kejujuran merupakan salah satu kunci sukses dalam berniaga. Karena dengan kejujuran akan membuat seseorang dipercaya oleh koleganya.


Sikap mengutamakan kejujuran, tentu tidak lepas dari teladan yang pernah diajarkan Nabi Muhammad kepada umatnya.


Di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, dijelaskan keutamaan bersikap jujur.


Ibnu Mas’ud menuturkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


“Hendaklah kalian senantiasa berlaku jujur, karena sesungguhnya kejujuran akan megantarkan pada kebaikan dan sesungguhnya kebaikan akan mengantarkan pada surga.


Jika seseorang senantiasa berlaku jujur dan berusaha untuk jujur, maka dia akan dicatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur.


Hati-hatilah kalian dari berbuat dusta, karena sesungguhnya dusta akan mengantarkan kepada kejahatan dan kejahatan akan mengantarkan pada neraka.


Jika seseorang sukanya berdusta dan berupaya untuk berdusta, maka ia akan dicatat di sisi Allah sebagai pendusta".


Di dalam hadits lain, yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, didapat penjelasan berikut.


Dari Al Hasan bin ‘Ali, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


“Tinggalkanlah yang meragukanmu pada apa yang tidak meragukanmu. Sesungguhnya kejujuran lebih menenangkan jiwa, sedangkan dusta (menipu) akan menggelisahkan jiwa”.


Pada hadits riwayat Ibnu Majah, Nabi Muhammad memperingatkan kepada para pedagang yang berlaku curang (tidak jujur).


Dari Rifa’ah, ia mengatakan bahwa ia pernah keluar bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ke tanah lapang dan melihat manusia sedang melakukan transaksi jual beli.


Beliau lalu menyeru, “Wahai para pedagang!” Orang-orang pun memperhatikan seruan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sambil menengadahkan leher dan pandangan mereka pada beliau.


Lantas Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


"Sesungguhnya para pedagang akan dibangkitkan pada hari kiamat nanti sebagai orang-orang fajir (jahat) kecuali pedagang yang bertakwa pada Allah, berbuat baik dan berlaku jujur".


Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam tidak hanya sekedar berkata-kata, namun prinsip-prinsip kejujuran beliau terapkan ketika beraktivitas di dunia perniagaan.


Nabi Muhammad selalu mengikuti prinsip prinsip perdagangan yang adil dalam setiap transaksi. Beliau juga selalu menasihati para sahabatnya untuk melakukan hal serupa.

__ADS_1


Ketika Rasulullah berkuasa dan menjadi kepala pemerintahan di Madinah, beliau telah mengikis habis transaksi-transaksi dagang dari segala macam praktik yang mengandung unsur-unsur penipuan.


Nabi Muhammad juga melakukan standardisasi terhadap timbangan dan ukuran, beliau melarang orang-orang mempergunakan standar timbangan dan ukuran lain, yang tidak bisa dijadikan pegangan.


__ADS_2