VILLA

VILLA
BAB 21


__ADS_3

“Jangan-jangan penghuni villa itu sudah bebas" ujar Mbok Ijah. Mendengar perkataan Mbok Ijah Bella dan David benar-benar heran.


Mbok Ijah langsung pergi ke dapur untuk melakukan sesuatu.


“Mbok, habis ngapain?” Tanya Bella.


“Mbok, habis nyebar garam" jawab Mbok Ijah.


“Maksud, Mbok?”


“Non Bella tenang aja. Garam itu udah di sebar di sekeliling rumah. Kuntilanak itu gak akan berani memasuki rumah ini,” jelas Mbok Ijah. Bella dan David tampak heran dengan sikap Mbok Ijah. Seolah dia tahu sesuatu tentang Kuntilanak itu.


“Mbok Ijah tahu dari mana?” Tanya Bella penasaran.


“Iya, Mbok. Kok Mbok bisa tahu?” Tanya David.


“Apa yang di takutkan almarhum Ayah Non Bella benar-benar terjadi” jawab Mbok Ijah.


“Maksud Mbok Ijah, apa? Bella sama sekali gak ngerti!"


Mbok Ijah langsung pergi ke kamarnya untuk mengambil sesuatu. Setelah mendapatkan apa yang di cari. Mbok Ijah kembali keruang tamu dengan membawa sebuah kotak kayu.


“Itu kotak apa Mbok?” Tanya David.

__ADS_1


“Ini, kotak peninggalan almarhum Ayah Non Bella”


“Peninggalan Ayah?"


“Ayah Non Bella berpesan untuk memberikan kotak ini jika terjadi sesuatu. Mungkin ini waktunya Mbok memberikan kotak ini" Mbok Ijah menyerahkan kotak itu. Dengan rasa penasaran, Bella membuka kotak peninggalan almarhum ayahnya itu. Didalam kotak itu hanya terdapat cermin tua kecil dan sebuah robekan kertas tidak lengkap dengan tukisan aksara jawa kuno. Karena tidak lengkap Bella pun kurang mengerti arti dari tulisan itu.


“Mbok tahu tentang Kuntilanak itu?”


"Sudah waktunya, Non Bella tahu!"


“Maksud Mbok? Bella benar-benar gak ngerti"


“Ayah dan Ibu Non Bella adalah seorang yang ahli dalam ilmu supranatural. Sewaktu Non Bella masih kecil, mereka menitipkan Non Bella sama Mbok, karena saat itu Ayah dan Ibu Non Bella di undang oleh saudaranya untuk mengusir sosok kuntilanak"


“Den David benar. Waktu itu yang mengundang Ayah dan Ibu Non Bella adalah Adik dari Ayah Non Bella sendiri, yaitu Ayah Den David"


“Jadi, saya dan Bella masih saudara?”


“Ya Den. Mbok masih ingat betul. Waktu itu Ayah Non Bella pulang dalam keadaan sangat mengkhawatirkan. Sebelum meninggal, Ayah Non Bella memberikan kotak ini"


“Terus, apa yang harus Bella lakuin sekarang, Mbok?” Tanya Bella.


“Jalan satu-satunya, kalian harus menyegel Kuntilanak itu kedalam cermin yang ada di kotak ini. “

__ADS_1


“Kenapa harus pakai cermin ini Mbok?” Tanya Bella.


“Karena, Ibu Non Bella tersegel di dalam cermin ini. Dengan menyegel kuntilanak itu ke dalam cermin ini. Ibu non Bella akan terbebas" jawab Mbok Ijah. Mendengar ucapan Mbok Ijah, Bella sempat tak percaya.


“Mbok, gak bohong kan?”


“Gak, Non. Dulu di saat Ibu Non Bella menyegel Kuntilanak itu ke dalam cermin, Ibu Non Bella mengorbankan dirinya dan tersegel di dalam cermin ini”


“Jadi, Ibu masih hidup Mbok?”


“Iya, Non!”


“Jadi ini yang di maksud dengan perkataan Pak Salim” ujar hati Bella. FC IP


Tiba-tiba jendela rumah yang tertutup rapat langsung terbuka dengan sendirinya.


“Kalian gak usah takut. Kuntilanak itu gak akan berani masuk kedalam rumah ini. Sekarang kalian istirahat aja"


“Benar Mok, Kuntilanak itu gak akan berani masuk kedalam rumah” Tanya Bella.


“Non Bella tenang aja. Garam yang udah Mbok sebar sangat di takuti Kuntilanak itu, karena garam itu pemberian dari Pak Salim”


“Waktu itu Bella sempat mampir kerumah Pak Salim. Dia bilang kalau dia itu Kakanya Ibu. Memang benar, Mbok?”

__ADS_1


“Iya, Non. Tapi kemarin lusa Mbok dapat kabar kalau Pak Salim sudah meninggal Non”


__ADS_2