Wanita Simpanan Tuan Shaka

Wanita Simpanan Tuan Shaka
26. Viere Tahu.


__ADS_3

Ara melambaikan tangannya pada Shaka, lelaki itu melajukan mobilnya menjauh pada pandangan Ara. Setelah mobil Shaka benar-benar hilang dari pandangannya barulah Ara melangkahkan kakinya memasuki lobby apartemen.


Jam sudah menunjukkan pukul setengah dua belas malam, suasana lobby ini sunyi dengan hanya ada security yang menjaga, sedangkan penghuninya tidak ada sama sekali yang masih beraktifitas di lobby.


Ara berjalan ke arah lift, heelsnya yang tinggi itu bergema setiap menghentak ke lantai.


Di depan apartemennya ada seorang wanita yang tengah bediri di depan pintu dengan kedua tangan yang terlipat di dada. Wanita itu terlihat memiliki wajah yang sama sekali tidak menggenakan. Dia adalah Viere, seseorang yang Ara kenal sebagai teman SMP-nya.


"Viere, kok bisa tau aku tinggal disini?"


Ara mengira Viere disini memang untuk bertamu, tidak tahu jika Viere memiliki maksud lain.


Viere terlihat mengabaikan pertanyaan itu, ia nampak kesal dan ekpresi wajahnya itu sama sekali tidak membaik.


"Oh jadi kamu kerjaannya godain orang dengan kecantikan kamu itu?"


Ara mengernyitkan dahinya, Viere ini tiba-tiba saja mengatakan hal yang cukup menyinggungnya. Memangnya Viere mengetahui hubungannya dengan Shaka dan apakah Viere ini tahu siapa Shaka?


Entah apapun yang diketahui Viere, yang jelas Ara tersinggung dengan kalimatnya itu.


"Kalo ngomong yang bener bisa nggak?"


"Aku ngomongin kenyataan Ara, dulu aku juga tahu kamu itu buat makan aja susah. Tapi sekarang lihat, perawatan tubuh mahal, unit apartemen kelas suite dan penampilan mewah. Rupanya kamu jadi simpanan buat morotin hartanya suami orang."

__ADS_1


Plakk,


Tidak tanggung-tanggung Ara langsung menampar pipi Viere, meninggalkan bekas kemerahan dan juga rasa perih yang menjalar.


"Kamu seharusnya nggak bisa marah Ara, kamu udah ketangkep basah loh!"


Ara justru terkekeh, "Orang yang nggak tau apa-apa kaya kamu, nggak perlu ikut campur dalam masalahku."


Viere sebenarnya mengetahui Shaka menjemput Ara, ia awalnya terkejut karena mereka menaiki mobil lalu makan di sebuah restoran bintang lima. Memang Viere tidak ikut masuk tetapi dari sana saja membuktikan jika mereka memiliki hubungan yang serius.


Lalu Viere dengan kekesalan di hatinya menunggui Ara di depan dan sekarangpun meluapkan seluruh amarahnya.


"Ara aku nggak nyangka banget ya kamu bisa sampai titik ini, kamu itu dulu orang baik tetapi sekarang tega banget kaya gini."


"Shaka itu udah punya istri, istrinya tiap hari curhat ke aku kalau suaminya berubah. Suaminya jarang dirumah dan selalu memiliki alasan untuk pergi keluar. Rupanya dia main wanita seperti ini. Ara kamu kan juga wanita, nggak bisa yang sedikit aja harga sedikit perasaan wanita."


"Nggak Bisa!"


Ara tidak ingin mengalah, jika ia mengalah itu artinya ia melepaskan Shaka. Mungkin kali ini Ara harus egois, karena dirinya sendiri juga akan hancur jika sampai melepaskan Shaka.


"Tega banget ya kamu jadi wanita busuk kaya gini, liat aja kamu mau menemukan apa ke depannya jika menjadi perusak rumah tangga orang kaya gini!"


Kini Ara sudah tidak ingin lagi mendengarkan Viere, biarlah hilang saja persahabatan mereka yang dulu. Yang penting topik ini sangat-sangat tidak Ara sukai.

__ADS_1


Ara melangkahkan kakinya lalu memasukkan pin apartemennya, Viere tentu saja protes saat di campakkan seperti itu.


"Kamu benar-benar gila ya Ara! Kamu seharusnya sadar diri dan segera menjauhi Shaka, jangan nggak tahu malu seperti ini."


Tanpa menatap Viere sedikitpun Ara langsung menutup pintu, menulikan telinganya dari teriakan Viere yang menganggu.


"Viere sudah tahu, itu artinya tidak lama lagi akan menyebar."


Ara sekarang sudah siap, ia sudah siap menerima sangksi sosial dan disebut sebagai wanita simpanan. Ia masih akan bertahan dan akan baik-baik saja selama Shaka masih bersedia berdiri di sampingnya, semua omongan itu tidak akan berguna untuk Ara.


Tetapi jika nanti Shaka pergi, mungkin sudah beda lagi ceritanya.


"Baiklah, menjadi wanita simpanan itu tidak terlalu buruk, mari jalani ini saja."


Meski sebenarnya bukan simpanan tetapi mau bagaimanapun orang-orang nantinya tetap akan menyebutnya seperti itu.


...════════ ❁ཻུ۪۪ ═══════...


...Dont forget to click the vote button!...


...════════ ❁ཻུ۪۪ ═══════...


Jika ada pertanyaan tuliskan saja di kolom komentar, terima kasih sudah mampir di cerita ini silahkan tunggu episode selanjutnya ^_^

__ADS_1


And, see you.


__ADS_2