
"Waaah, ternyata Kang Do Hwan bisa semanis itu ya," komentar Amber saat melihat berita di TV.
Hans melirik ke arah Tiffany yang tidak menunjukan ekspresi apapun. Dia malah sibuk dengan ponselnya.
Sesekali dia tersenyum sendiri.
"Sedang apa Tiff? kok senyum-senyum?"
" Ah, ini Kak Jonathan mengirimkan lelucon padaku, lucu banget," kata Tiffany.
"Oh iya, bagaimana tawaran buat ikut camping yang kubicarakan lalu?" tanya Hans.
"Camping para selebriti itu ya Hans?" tanya Amber yang di jawab dengan anggukan kepala oleh Hans.
"Wah boleh tuh Tiff, kamu ikut aja. Kayaknya bakalan seru."
"Tapi saat camping kalian gak boleh ikut," kata Tiffany.
"Gak apa-apa Tiff, anggap ajah itu liburan singkat."
"Baiklah kalau begitu, aku ikut."
"Oke, aku akan daftarkan namamu. Amber nanti bantu Tiffany buat persiapkan perlengkapannya."
"Okeee Hans." Amber merangkul Tiffany.
**********
Tiffany turun dari mobilnya dengan rambut di kuncir dua dan bucket hat. Amber mengikutinya di belakang sambil menjinjing tas. Sementara Hans mengambil ransel Tiffany dari bagasi dan membantu Tiffany memakainya.
"Kamu siap Tiff?" tanya Amber khawatir. Entah mengapa dia selalu khawatir jika Tiffany pergi tanpa dia dan Hans.
"Iyaaaa!!" Tiffany nampak bersemangat.
"Jangan lupa pakai lotion anti nyamuk kalau mau tidur. Spray anti serangga juga harus kamu bawa kemana-mana yaaa." Amber memberi pesan pada Tiffany seperti seorang Ibu.
Tiffany mengangguk sambil memperhatikan sekelilingnya. Tampak peserta camping yang lain mulai berdatangan.
" Kalau aktivitasnya terlalu berat kamu boleh minta izin buat istirahat. Jangan memaksakan diri," kata Hans.
"Tiffany Liu!!!!!" seseorang tiba-tiba merangkul Tiffany dari belakang mengangetkan Tiffany, Hans dan Amber.
"Jonathan Kim???!!" teriak Amber kaget.
Jonathan tersenyum lebar dengan kacamata hitam yang menghiasi wajahnya. Dia terlihat menenteng ransel.
"Kak Jonathan kok bisa disini?" tanya Tiffany sambil memungut topinya yang jatuh karena ulah Jonathan tadi.
__ADS_1
"Aku ikut camping ini!!"
"Kamu daftar juga Jonathan?" tanya Hans.
"Iya, sudah lama aku ingin ikut camping seperti ini, tapi baru bisa sekarang, hehehe." Jonathan menyilangkan jarinya di belakang badan.
Dia berbohong, karena kemarin saat mendengar Tiffany akan ikut camping dari seorang staff di agensi Tiffany yang kebetulan adalah teman Min Hyuk, dia pun segera meminta Min Hyuk mendaftarkannya.
"Kamu sudah gila ya Jonathan? jadwalmu penuh minggu ini. Lagipula dulu saat ku tawarkan kamu menolaknya dengan alasan buang-buang waktu. Sekarang kamu malah merengek seperti bayi buat di daftarkan," omel Min Hyuk.
"Itukan dulu, sekarang aku mau ikut. Geserlah jadwalku setelah aku ikut camping."
"Setelah camping pun jadwalmu padat Jonathan."
"Gak apa-apa. Bahkan jika sangat padat sampai aku tidak punya waktu untuk ke toilet pun aku tidak masalah, yang penting aku bisa ikut camping itu," bujuk Jonathan.
Min Hyuk menghela nafas dalam-dalam. "Sebenarnya apa alasanmu, sampai kau ngotot buat ikut?"
"Alasan??! ngggg, aku hanya ingin refreshing hehehe. sudah daftarkan saja aku dan kamu bisa libur selama dua hari!"
Min Hyuk menggeleng-gelengkan kepala melihat tingkah Jonathan. Dia tahu tidak ada gunanya berdebat dengan Jonathan jika dia sedang dalam mode bersemangat seperti ini. Akhirnya Min Hyuk pun mendaftarkan Jonathan di menit-menit terakhir sebelum pendaftaran peserta camping di tutup. Akhirnya jadilah seperti sekarang, Jonathan ada di tempat camping bersama Tiffany.
"Baiklah Jonathan karena kau juga ikut, jadi aku titip Tiffany ya, tolong awasi dia," kata Hans.
"Siap Hans. Kamu tenang saja, Tiffany ada di tangan yang tepat."
"Baiklah, ayo Tiffany kita masuk." Jonathan menggandeng tangan Tiffany dengan satu tangan, sementara tangan yang lainnya membawa tas yang di berikan Amber tadi.
Mereka berjalan bersama-sama sambil sesekali tertawa.
"Mereka kelihatan cocok ya??" kata Amber menyikut Hans.
"Yah, semoga saja kali ini tidak ada yang salah dengan Tiffany," balas Hans.
******
"Hoaaaeem, kita ngapain sih disini Edward?" Jungsu menguap sambil mengucek-ngucek matanya. Dia memandangi tempat mereka berhenti dari kaca mobil.
"Kita akan menikmati akhir pekan bersama para bintang, yeaayyyy!!!!!! kalian pasti sangat bersemangat kan teman-teman??!" kata Edward dengan semangat menggebu-gebu namun di tanggapi dengan bengong oleh teman-temannya.
" Aku lebih memilih tidur sepuasnya, daripada harus bersusah payah di acara seperti ini." Jungsu menarik selimut yang di pakainya namun dengan cepat di tarik kembali oleh Edward.
" Aku ingin main game. Hari ini aku ada event dengan teamku," Tae Oh berkomentar.
"Ahaha, sekali-kali kita harus menikmati suasa seperti ini. Lagipula kita bisa kenalan dengan artis-artis dari agensi lain. Iya kan Do Hwan?" Edward masih belum menyerah dengan tekadnya.
" Aku lebih suka menulis lagu di rumahku," jawab Do Hwan.
__ADS_1
"Yaaaa!!!!! kalian ini kenapa sih? aku sudah mendaftarkan kita semua buat ikut camping ini. Bagaimana bisa kalian malah bertingkah seperti ini??" Edwar melotot kepada teman-temannya.
"Tapi kita kan gak bilang mau ikut camping ini," Jerry yang duduk di sampingnya ikut angkat suara. Dia pun merasa malas untuk ikut camping, tapi mereka semua di ancam oleh Edward akan menaikan intensitas latihan fisik mereka jika tidak ikut camping.
"Sudahlah gak usah banyak omong. Ayo ambil ransel kalian, kita pergi camping!!!!" Edward membuka pintu mobil dan mendorong Jerry yang duduk di dekat pintu untuk keluar.
"Yaaa Edward!!!" teriak Jerry yang hampir terjatuh karena Edward mendorongnya dengan keras.
Satu persatu mereka keluar dari mobil mereka sambil menenteng ransel masing-masing. Edward menjadi satu-satunya yang paling semangat, sementara ke empat member TheFive lainnya tampak ogah-ogahan apalagi Jungsu yang terlihat setengah raganya masih di tempat tidur.
"Ayo masuk!!" Edwar berjalan dengan langkah lebar sambil tersenyum sumringah.
Dengan dipimpin Edward mereka masuk ke dalam area camping. Tampak sudah banyak peserta yang hadir.
"Wah, banyak juga yang ikut ya." Jerry memandangi sekeliling. Beberap peserta ada yang di kenalnya.
"Bagaimana? kalian tidak menyesal kan ikut denganku?" ucap Edward ceria.
" Hai semuaaaaa!!!!!"
Tiba-tiba kecerian di wajah Edward berubah saat mendengarnya.
"Cish, kenapa juga harus ada dia??!" Tae Oh menggerutu.
"Haii semua!!! kok kalian jadi diam?" tanya seorang gadis yang muncul di hadapan TheFive.
"Ngapain kamu disini Irene?!" tanya Edward, dalam hatinya dia mengutuk gadis yang berdiri di depannya itu.
"Aku juga ikut camping ini."
"Kalau begitu pergi sana, temukan temanmu. Jangan dekat-dekat kami," kata Jerry, moodnya yang tidak terlalu baik sejak tadi, jadi semakin hancur saat tahu mereka harus camping denga rubah licik itu.
" Apaan sih Kakak-Kakakku ini, aku kan ikut camping ini biar bisa dekat dengan kalian,hehehe." Irene mengerjap-ngerjapkan matanya.
" Aku gak jadi ikut camping. Aku pulang yaa." Do Hwan segera berbalik tapi ranselnya di tahan dengan sekuat tenang oleh Edward.
"Hei Kang Do Hwan, jangan jadi tidak setia kawan seperti itu dong, tetaplah disini dan biarkan rubah itu. Nanti kita jadikan dia umpan harimau,"kata Edward.
Irene yang mendengar perkataan Edward bergidik.
"Apa benar disini ada harimau?" pikirnya.
"Iya Do Hwan, ayo kita nikmati saja camping kita kali ini, lagi pula disini banyak orang, tidak mungkin rubah ini membuat masalah," ucap Jungsu.
"Perhatian-perhatian!!! kepada para peserta 'Star Camp' agar segera berkumpul di tengah!!!!" terdengar pengumuman dari pengeras suara di tenda induk.
Mereka pun segera beranjak pergi. Edward memberi kode kepada Irene agar menjauh dengan mata melotot.
__ADS_1