
Cinta.Satu kata yang punya banyak makna,tersirat maupun tersurat.Semua manusia pasti pernah merasakan yang namanya cinta,dengan persfektif pandangan yang berbeda-beda.Ada yang gembira,senang,sedih,duka.
Cinta juga akan muncul seiring waktu yang terus berjalan.Tapi bagaimana jika cinta tersebut tertutup oleh hati yang keras ? Apakah ia mampu menemukan cinta sejatinya lagi setelah sekian lama terpendam ?
"Eh yan...Lo tadi ke sekolah bareng Zara ya ?" ,tanya Andre setelah dengan enaknya meminum minuman Bryan yang baru saja datang ke mejanya,
"Eh kok lo minum ?" ,bukannya menjawab pertanyaan Andre,malahan Bryan kesal kepada Andre.Ya wajar saja,karena Andre dengan seenaknya meminum minuman Bryan, "sorry-sorry...Haus gue yan,belum ada minum dari bangun tidur" ,dengan wajahnya yang cengegesan Andre memberikan alasan agar Bryan tak jadi marah kepada dirinya, "huftt...Banyak alasan lo" ,ucap Bryan sambil meminum minumannya pelan.
"Eh yan,lo jawab lah yang tadi" ,kembali lagi Andre meminta jawaban dari Bryan,
"Iya...Gue tadi gak sengaja jumpa dia di jalan,ya bareng aja deh,gajadi gue ke rumah lo,sorry ya men" ,ucap Bryan panjang lebar,tak lupa ia meminta maaf juga kepada Andre karena tidak jadi kerumahnya untuk membahas perkembangan geng mereka.
"Emang kenapa ?" ,tanya Bryan kembali dengan satu alisnya yang terangkat, "lo gatau ya ? Lo samanya udah terkenal banget hari ini di sekolahan kita" ,ucapnya semangat dengan kabar barusan yang diterimanya saat di pos satpam sekolahan oleh salah satu anggota gengnya,dan juga heran melihat sahabatnya ini dengan lugunya tidak tahu dengan kabar hangat tersebut.
"Cuman anak kelas 12 aja kan yang tau ?" ,dengan wajah cueknya Bryan bertanya polos kepada Andre,yang dijawab dengan kekehan pelan milik Andre,membuat Bryan heran melihat tingkahnya tersebut.
"Yang benar aja lo,satu sekolahan ini tau yan,kabar hangat gak mungkin gak nyebar" ,ucapnya panjang lebar setelah kekehannya selesai.
Sontak saja ucapan Andre barusan membuat wajah tegang Bryan tergambar jelas di wajahnya,terlihat dengan alis matanya yang tebal itu hampir menyatu saking terkejut dan tak menyangka dengan kabar yang didengarnya barusan.
__ADS_1
*Ruangan kelas 12 IPS-1
Zara yang terlihat tertidur pulas dengan tas sebagai bantalnya merasa terganggu dengan suara-suara riuh redam yang samar-samar didengarnya,
"Woi...Bisa diam gak sih ?" ,umpat Zara kuat,kesal melihat teman-temannya yang dari tadi ribut terus,mengganggu tidur nyenyaknya.
"Eh ra...Lo lagi famous sekarang di sekolahan kita,lo malah asyik-asyiknya tidur" ,ucap Amel sambil menepuk bahu Zara pelan,mencoba membangunkan Zara yang kembali meletakkan kepalanya untuk tidur kembali,
"Apa sih maksud lo ? Mending lo suruh tuu anak-anak buat diem,bising tau gue mau tidur" ,jawab Zara yang terlihat memendamkan kepalanya ke arah tas,
"Eh Zara...Denger ya,lo itu hari ini famous tau gak sih ? Kabar hangat lo sama Bryan jadiin lo trending topic SMA Bakti" ,bisikan Amel barusan mampu membuat mata Zara terbuka lebar , sontak saja kepalanya terangkat dan langsung memandang amel dengan raut wajah yang hampir sama dengan Bryan,raut wajah yang terkejut setelah mendengar berita tersebutm.
"Sumpah ra...Berita lo datang ke sekolah bareng es batu itu terkenal , nyebar ke satu sekolahan ini" ,kembali lagi Amel meyakini sahabatnya tersebut.
Syok.Satu kata yang tepat untuk menggambarkan perasaan kacau dari dua manusia ini.Bryan dan Zara. Bagaimana tidak ? Hanya hal sepele seperti itu mampu membuat nama mereka langsung naik bak terbang dengan roket menuju ke angkasa,memang benar mereka sejak awal sudah terkenal seantero sekolahan.Bryan dengan wajah tampan dan sifat dinginnya bak sebuah es batu berjalan,dan zara dengan wajah cantiknya.
Namun siapa sangka ? Nama mereka langsung melambung naik secara tiba-tiba hanya dengan hal sepele tadi pagi,bahkan berita hangat mereka juga sampai ke telinga para guru-guru SMA Bakti.
*Parkiran sekolah
__ADS_1
Bruummm.....Deruan motor sport milik Bryan menggema sepenjuru parkiran yang tampak sudah mulai sepi dan lengang saat Bryan ingin segera menginjak gas motornya, tiba-tiba terdengar suara teriakan seorang perempuan dari arah belakangnya,
"Yan.....Tunggu" ,teriakan yang mana suaranya sudah sangat familiar di telinga Bryan .Ya Zara.Zara tiba-tiba muncul dari belakangnya setelah sempat berteriak memanggil Bryan dan mengatur ritme nafasnya yang tampak memburu.
"Mau apa lo ? Puas lo buat nama gue jadi tercoreng gini ha ?" ,tanpa menunggu lama,Bryan langsung bertanya dan mengeluarkan kata-kata pedas miliknya,
"Gini yan.....Kita lurusin permasalahan kita oke ? Gue juga gamau gini yan" ,ucap Zara tulus,yang mampu membuat hati dingin milik Bryan akhirnya luluh juga,
"Hufft...Yaudah lo mau dimana ?" ,tanya Bryan melunak setelah melihat ketulusan Zara melalui kata-katanya tadi,
"Di Senja Resto" ,jawabnya singkat sambil menunggu jawaban dari Bryan,
"Oke...Ntar sore jam 5" ,ucap Bryan menentukan waktunya dan langsung disetujui oleh Zara.
"Sampai jumpa ntar sore ya...Bye" ,ucap Zara sambil pamit meninggalkan Bryan menuju ke arah motor matic miliknya,tidak ada jawaban dari Bryan,bahkan ia langsung menginjak kembali gas motornya,meninggalkan area sekolah bersamaan dengan deruan menggema motor lainnya,bergegas menuju ke basecamp,mencoba menenangkan pikirannya yang sudah menyebar entah kemana-mana.
Begitu juga dengan Zara,tak lama setelah Bryan meninggalkannya di parkiran,ia juga langsung meninggalkan sekolah untuk segera sampai di rumahnya,istirahat sejenak. Juga untuk menenangkan pikirannya yang sejak mendengar berita hangat tadi menjadi terasa berat.
Keduanya saat ini sedang berada di dalam satu permasalahan,yang mana permasalahan tersebut memang disebabkan oleh mereka berdua,akibat dari perjumpaan mereka yang secara tidak sengaja di tengah-tengah jalan,berlanjut dengan kepergian mereka berdua dengan satu motor menuju ke sekolah,yang menyebabkan sebuah kabar hangat pun lahir,entah siapa orang pertama yang telah menyebarkan berita tersebut dan kini berita tersebut telah mencuat kemana-mana.
__ADS_1
. Keduanya sama-sama merasa panik setelah mendengarkan berita hangat tersebut,karena bakalan banyak sekali yang akan tahu tentang mereka,selain itu juga banyak risiko yang akan mereka tanggung dari berita hangat tersebut,sehingga membuat keduanya berencana untuk bertemu,membahas permasalahan yang tengah menimpa mereka dan berusaha untuk mencari jalan keluarnya.