
'Teng...Teng...Teng' ,suara dari loncengan sekolah berbunyi nyaring di seluruh penjuru sekolah,para murid mulai keluar dari kelasnya masing-masing,ada yang berkelompok sampai yang berjalan sendirian,keluar dengan berbagai niat yang ada,seperti hanya sekedar beristirahat setelah belajar,buang air,bercengkrama,sampai makan di kantin.Tak semua murid keluar saat istirahat seperti ini,ada yang hanya berada di kelas terus entah karena tidak punya uang untuk jajan ataupun malas keluar dan akhirnya lebih memilih untuk tidur saja.
Kantin sekolah langsung ramai dikunjungi oleh para murid,hanya berselang 2 menit setelah lonceng berbunyi,seluruh staff kantin langsung di sibukkan dengan berbagai macam pesanan murid,suasana kantin menjadi padat oleh lalu-lalang murid di dalam kantin yang berukuran 10×10 meter tersebut.
Walaupun saat ini kantin telah padat,uniknya meja pojok belum terisi hingga saat ini,para pemilik meja yang keseluruhan berada di dalam satu naungan geng tersebut belum terlihat batang hidungnya.
"Udah semua ngumpul ?" ,tanya Andre memimpin geng Samudra,sambil sesekali memperhatikan dan mencari anggota geng nya yang belum hadir,
"Udah ndre,oke gas terus" ,jawab Roy tak sabaran,terlihat dari tadi hanya ia yang gayanya seperti cacing kepanasan,tak ada tenangnya sama sekali,
"Eh Roy,lo sabar sedikit ngapa ?" ,Ucap Arya yang berada di belakang barisan sedikit berteriak agar Roy bisa mendengar suaranya dengan jelas,
"Laper gue,lo semua juga pada lapar kan ? Ooo...Gausah sok jaim lah lo pada" ,teriaknya juga setelah memutarkan kepalanya ke belakang agar anggota geng yang lainnya mendengar apa yang ia ucapkan.Ucapannya barusan sukses membuat seluruh anggota geng tertawa,bisa dibilang dari seluruh anggota Roy lah yang paling receh,sehingga ia dijuluki sebagai pelawak kelas kakap geng Samudra.
Bryan keluar dari kelas menuju ke arah teman-temannya yang telah menunggu,dengan ciri khasnya yang cool ketika berjalan membuat ia banyak dilihat dan disukai oleh para siswi-siswi.
"Gimana ndre ? Udah semua ?" ,tanyanya langsung ketika ia telah sampai di hadapan teman-temannya, "aman bro,gas langsung" ,jawab Andre singkat dengan mengacungkan jari jempolnya ke arah Bryan,ia tersenyum menanggapi tingkah sahabatnya barusan,
__ADS_1
"Oke teman-teman,langsung ke kantin,gue traktir lo semua" ,teriak Bryan ke seluruh anggota geng,sebenarnya mereka sudah tahu duluan akan di traktir—kalau soal makanan geng Samudra juaranya,tetapi mereka tetap mendengarkan pengumuman dari Bryan barusan,yang dijawab dengan riuh rendah para anggota geng.
Kantin yang ribut seketika berubah tenang ketika geng Samudra datang,mereka pada melihat para anggota geng memasuki kantin dan menuju ke meja eksklusif mereka.
Tak perlu menunggu lama,akhirnya pesanan mereka tiba,setelah curhat tadi pagi memang Bryan dan Andre langsung memesan makanan dan minuman yang tersedia disana dan langsung membayarnya,karena sesuai janjinya akan mentraktir seluruh anggota geng Samudra saat istirahat nanti,jadi ketika istirahat mereka tidak perlu takut kehabisan ataupun kelamaan menunggu pesanan tiba.
Suasana terlihat sangat kondusif walaupun ada beberapa keributan yang terjadi akibat lawakan yang diciptakan oleh beberapa murid,makanan yang disajikan pun sangat dinikmati oleh geng Samudra khusunya,terlebih makanan yang ada semuanya gratis ditanggung oleh ketua mereka.Bisa dibilang jarang ada ketua geng yang baik dan dermawan kepada anggota-anggotanya,kebanyakan ketua geng hanya terlihat ambisius dan datar,tetapi geng Samudra sangatlah beruntung,memiliki ketua dari sekian ketua-ketua geng yang baik dan dermawan .
"Hmmm...Gimana kalau Sabtu depan ?" ,tanyanya yang langsung disetujui oleh teman-temannya,
"Gile lu pada,langsung setuju aja ya" ,sambung Andre terkejut melihat reaksi teman-temannya barusan,
"Yoi ndre,gimana coba kita gak langsung setuju,udah hampir sebulan kita gak healing bareng,yakan ?" ,jelas Iyan yang disetujui oleh anggota-anggota geng yang lain.
"Yaudah kita sepakatin,Sabtu siang setelah pulang sekolah kita kumpul di basecamp,sore kita berangkat" ,jelas Bryan yang diperhatikan oleh teman-temannya, "ada usulan healing kemana ?" ,kali ini Andre yang sebagai wakil menanyakan tempatnya,kebetulan terakhir healing mereka ke pantai di salah satu penjuru kota Jakarta,healing yang hanya sekedar membeli jajanan,bermain pasir pantai sampai berenang di lautannya.
"Eh gue ada usul nih" ,ucap Martin secara tiba-tiba,yang mana karena ucapannya barusan membuat seluruh pandangan anggota geng menjadi tertuju kepadanya,
"Duh,jadi grogi gue bilangin usulnya....Hahaha" ,sambungnya seraya menertawakan dirinya sendiri,karena itulah membuat para anggota geng Samudra yang lainnya juga tertawa,
__ADS_1
"Elo sih ngomong pas semuanya lagi pada diam" ,ucap Iyan masih dengan sisa-sisa tertawanya,membuat Martin hanya bisa menyengir dan menggaruk rambutnya yang tidak gatal.
"Tin,gimana ? Apa usulan lo ?" ,tanya Bryan setelah semuanya berhenti tertawa atas kejadian barusan,
"Eh sorry yan,udah lupa gue gara-gara tadi" ,ucapnya sambil menyengir karena ia merasa ucapannya barusan itu lucu,
"Woi ga jelas lo...Hahaha" ,ucap Andre sedikit berteriak agar seluruh anggota mendengarnya,dan ucapannya barusan juga diwarnai oleh gelak tawa,membuat suasana receh di antara mereka menjadi pecah.
"Gue ada usul yang bagus nih" ,ucap Tio setelah mereka semua terdiam kembali,mencoba memikirkan usulan tempat healing yang bagus.Kali ini ia tidak grogi diperhatikan oleh seluruh anggota geng,tidak seperti Martin tadi,
"Apa usulan lo ?" ,tanya Bryan to the point,langsung ke inti topik pembahasan mereka kali ini.
"Gimana kalau kita ke Puncak ? Sekalian camping,kan kita belum pernah tuu camp di alam,selalu pulang hari" ,usul Tio,salah satu anggota inti geng Samudra,dan entah kenapa usulan yang disampaikan oleh Tio barusan langsung mendapatkan persetujuan dari seluruh anggota geng.Karena tak perlu menunggu lama,usulannya tadi langsung diterima dan disetujui oleh seluruh anggota geng,yang mana membuat Bryan dan Andre pun juga ikut setuju.Selain karena usulannya Tio disetujui oleh seluruh anggota,mereka juga ingin mencoba camp alam di Puncak,tidak pulang hari seperti biasanya,
"Bener juga tuh,kita healing hari Sabtu depan,besok nya kan Minggu,cocok tuh buat camp,gak ganggu sekolah" ,jelas Iyan kali ini,yang mana penjelasannya barusan membuat wacana mereka menemui titik terang.
"Oke kita semua setuju,Sabtu depan geng Samudra healing ke Puncak,camp alam disana " ,ucap Bryan yang langsung disetujui oleh seluruh anggota geng.
"Ya...Ntar di Puncak gue kasi lo solusi untuk curhatan lo tadi pagi ya" ,ucap Andre di sela-sela suara keramaian gengnya,
"Oh oke ndre,makasih ya" ,ucapnya sambil menepuk pelan bahu sahabatnya itu,
"Sama-sama yan" ,jawabnya sembari tersenyum tipis merespon ucapan dari Bryan.
Makan bersama yang sederhana,traktiran sang ketua geng ditambah dengan lawakan-lawakan receh membuat suasana makan menjadi meriah,apalagi dengan rencana healing yang bakal diadakan Sabtu depan,membuat suasana makan juga menjadi rasa kekeluargaan dan solidaritas.
__ADS_1