Why Must There Be Love ?

Why Must There Be Love ?
Pembalasan


__ADS_3

Geng Samudra,geng motor sport Jakarta yang dipimpin oleh Bryan dan Andre ini merupakan salah satu geng motor yang paling disegani di Jakarta,dengan rival abadinya,geng Galaksi.Baru-baru ini geng Galaksi membuat onar dengan mengeroyok salah satu anggota geng Samudra,Fasha,yang sedang membantu orang tuanya berjualan,alhasil gerobak orang tuanya hancur lebur dengan barang-barang yang berserakan,ditambah juga anak tersebut babak belur dihajar empat orang anggota geng Galaksi.



Hanya berselang satu jam saja,Bryan langsung mendapat kabar tersebut dari Andre,tepat sebelum Bryan mentraktir Zara makan,sontak saja Bryan emosi dan ingin segera menyelesaikan masalah tersebut.



Walaupun geng Samudra terkenal dan disegani,tetapi mereka seperti itu karena kebaikan dan kekompakan mereka dalam konvoi maupun hal lainnya,yang membuat masyarakat sekitar nyaman dengan keberadaan mereka,sangat berbanding terbalik dengan rival abadinya,sang pembuat onar dan masalah,geng Galaksi,yang dipimpin oleh John dan Daniel.


"Ingat semua,jangan brutal dan jangan keroyokan.


Ya...Walaupun Fasha dikeroyok tapi kita gaboleh balas dendam sama dengan cara yang mereka gunakan,yang artinya sama saja kita seperti mereka,paham semua ?" ,teriak Bryan lantang di hadapan anggota-anggota geng Samudra, "paham" ,komando satu suara,tampak basecamp terasa seperti bergetar dengan suara lantang dari seluruh anggotanya.


"Oke,anggota inti masuk ke basecamp mereka,yang lain kepung dari luar,kita kunci mereka" ,sambung Andre semangat, "hidup samudra" ,teriak Bryan dengan mengepalkan tangannya dan mengangkatnya ke udara, "hidup" ,jawaban lantang dari keseluruhan anggota membuat atmosfer semangat mereka terbakar hebat,kekompakan dan solidaritas mereka akan diuji kembali di pengepungan dan pembalasan ini.

__ADS_1


Setelah pengarahan barusan,seluruh anggota geng Samudra keluar dari basecamp dan mulai menuju ke motor sport nya masing-masing,ada yang sendirian dan ada juga yang berboncengan,atmosfer perjalanan yang pun mulai terasa di sekeliling mereka,atmosfer perjalanan yang seru dan menegangkan.



Konvoi geng Samudra mulai bergerak meninggalkan basecamp mereka,menuju ke jalan raya dan bergabung bersama kendaraan-kendaraan lainnya,barisan konvoi yang mereka buat sangat rapat,membuat jalan raya semakin ramai dengan konvoi hitam-hitam mereka,banyak dari para pengguna jalan yang melihat konvoi mereka secara antusias,wajar saja karena konvoi geng Samudra adalah salah satu konvoi geng motor yang paling keren di Jakarta.



Setengah jam perjalanan,akhirnya konvoi mereka sampai di basecamp musuh,dengan membawa panji bendera Samudra,konvoi tadi seakan-akan pembela negara yang siap hidup dan mati membela tanah air,gemuruh semangat terlihat dengan sangat jelas,jalanan pun langsung penuh dengan konvoi mereka.


"Didalam,emang kenapa lo semua ha ? Gak puas temen kalian kami hajar ? Hah lemah" ,jawabnya keras setelah sempat meludah ke tanah yang mana ludahnya tersebut hampir saja mengenai sepatu andre, "eh mulut lo jaga,lo semua beraninya keroyokan,kalau berani ayo by one" ,amarah Andre memuncak setelah gengnya diremehkan oleh rival abadinya, "udah-udah...Sabar ndre,ingat rencana kita" ,kata Laskar setengah berbisik,Laskar adalah panglima geng Samudra,dengan kekuatan dan kebijaksanaannya yang dilengkapi oleh paras wajahnya yang tampan membuat dirinya sampai sekarang masih dipercaya oleh Bryan dan Andre sebagai panglima,jabatan tertinggi ketiga di geng mereka.


"Anak inti,langsung masuk" ,teriakan perintah dari Bryan dengan suara kuatnya yang juga sambil berlari ke arah basecamp membuat anggota inti mengikutinya dari belakang,sontak saja lawan mereka terkejut dan mencoba mengejar dan menghadang mereka masuk,tetapi sesuai taktik mereka tadi,anggota geng Samudra yang tersisa langsung meringkus dan mengepung mereka dengan sangat ketat di daerah luar basecamp lawan.


Dengan penuh amarah,anggota inti yang berjumlah tujuh itu langsung menghajar lawan mereka di dalam basecamp tersebut.Hebatnya,mereka melakukannya one by one dan sangat terkendali,tidak menghajar lawannya sampai babak belur,tetapi hajaran dan pukulan dari mereka membuat lawan tidak terlalu mampu membalas pukulan-pukulan para anggota inti,taktik yang disusun Bryan dan Andre sangatlah rapi dan berkesan.

__ADS_1


Hanya lima belas menit berselang,pembalasan telah selesai mereka lakukan,sangat rapi dan terkendali. "Ini akibatnya untuk ulah yang lo dan geng lo buat" ,ucap Bryan singkat padat dan jelas. Udara panas menyergap mereka semua,ditambah lagi dengan deruan napas mereka yang saling memburu, "...H...H...H...Ini belum seberapa,liat aja lo dan geng lo nanti...H...H...H..." ,jawab John dengan lagaknya yang sombong padahal nafasnya sudah terengah-engah karena capek dan kalah kuat dari Bryan.


"Oke,fine...Cabut semua" ,kembali lagi dengan santai nya jawaban keluar dari mulut Bryan yang membuat John menahan kesabaran nya,seluruh anggota inti geng Samudra mulai keluar dari basecamp geng Galaksi,meninggalkan lawannya yang tergeletak kelelahan dan kesakitan.


Tidak jauh berbeda dengan keadaan di dalam,diluar pun lawan tidak bisa berkutik setelah dihajar dan ditawan oleh anggota geng Samudra yang tersisa. "Hidup Samudra" ,kembali lagi teriakan dari Andre mampu membuat suasana yang tadinya menegangkan,kini telah berubah menjadi hidup kembali, "hidup" ,jawaban kompak dari seluruh anggota membuat lawan mereka hanya bisa menahan kesabaran saja,tidak berani berkutik apalagi melawan lagi,karena mereka sudah jelas kalah,dan selalu kalah.



Deruan motor sport meninggalkan area basecamp yang tampak sedikit hancur itu,konvoi kembali bergerak menuju basecamp mereka walaupun tidak semuanya.Ada sebagian anggota yang memang tinggal di basecamp dan menganggap itu adalah rumah baru mereka,dan itu lah yang kembali menuju basecamp,sedangkan sebagian lainnya pulang ke rumah masing-masing.


Pembalasan telah usai mereka lakukan,Bryan yang merasa tugasnya telah selesai ia laksanakan pun ingin langsung pulang,kembali ke rumah karena bi Asih sudah menanyai keberadaannya dari tadi,takut bi Asih khawatir akhirnya Bryan lebih memilih langsung pulang saja ketimbang nongkrong bersama anak-anak yang lain.


"Gue luan ya,bilang sama anak-anak yang lain gue izin pulang duluan,bye ndre...Bye kar" ,pamit Bryan kepada kedua partnernya tersebut dalam memimpin geng besar ini.


"Oke nanti gue sampein,hati-hati lo yan,bye" ,jawab Andre yang mewakili Laskar.

__ADS_1


Tak perlu waktu yang lama,Bryan langsung mengemudikan motornya meninggalkan basecamp,motor sport nya membelah jalanan malam kota Jakarta yang tampak sudah mulai agak lengang,motornya melaju cepat menuju ke rumahnya bersamaan dengan angin yang berhembus cepat juga.Angin malam yang menyejukkan dengan euforia kemenangan gengnya membuat hati dan perasaan Bryan menjadi senang sebelum kembali ke rumahnya.


__ADS_2