
Eps 19~
Hai para readers....tetap semangat yaðŸ¤
dan tunggu terus kelanjutan dari Left Time✌
***
Sepertinya, hari ini akan berakhir dengan peristiwa berdarah. Lihatlah, aku memukuli wajahnya itu sampai babak belur dan bibirnya berdarah. Sepertinya dia tidak akan mendapat tawaran syuting lagi, hahaha.
" KALIAN BERDUA, CEPAT HENTIKAN INI !!!!! "
***
Author Pov~
Ck, cewek sok pahlawan. Dia pikir, hanya dengan gertakan darinya kami akan berhenti ? ~ Batin Lucas dan Ace.
Tanpa sadar, tubuh mereka berdua justru bereaksi sebaliknya dari pikiran mereka. Kegiatan mereka berdua yang sedang seru itu, tiba-tiba terhenti dan beralih menatap renata dengan posisi saling meninju yang tertahan.
Shit ! kenapa aku tiba-tiba malah berhenti sih ? ~ tanya batin Ace dan Lucas yang tak terima.
Renata segera merogoh-rogoh kantong celananya. Entah apa yang akan dilakukannya saat ini. Mungkin menghentikan mereka berdua yang sedang berkelahi? Tentu saja tidak.
Renata mengeluarkan ponselnya, dan mengarahkan kameranya ke arah Lucas dan Ace yang sedang berkelahi.
" Nah, sekarang kalian sudah bisa lanjut lagi berkelahinya. Kameraku sudah siap untuk merekam sebagai bukti. Siapa yang akan jadi pemenang diantara Ace Morgan dan Lucas Liston? "
Dasar wanita aneh ! ~ Batin Lucas dan Ace.
Kemudian, tanpa basa-basi lagi mereka melanjutkan pertarungan mereka yang tertunda, dengan Renata yang menyemangati perkelahian itu.
Alhasil, mereka bertiga malah babak belur dan dilarikan ke UGD karena sama sama terluka.
UGD Rumah Sakit~
Sekarang, mereka bertiga (Renata, Ace dan Lucas) sedang duduk santai di ruang tunggu. Mereka tidak diizinkan pulang dan harus menunggu walinya masing-masing untuk menjemput. Tapi, kenapa Renata bisa ikut-ikutan dibawa ke UGD juga ya?
Throw Back~
" Ayo Lucas!! Ace, kamu juga pukul yang bener dong!! " Sorak Renata sambil merekam dan perlahan lahan mendekat.
" Diam kau cewek sialan !! " Balas Lucas dengan ketus sambil terus meninju Ace.
Seakan tak mau kalah, Ace juga ikut menyahuti Renata.
" Benar !! Kau diam saja cewek gila !! Kau tau apa tentang berkelahi ha? Bahkan suamimu saja sampai mau pisah rumah denganmu !! " Jawab Ace memprovokatori Renata.
__ADS_1
" Hahaha, apa kau bilang? " Tanya Renata dengan emosi.
" Bukannya memang benar kau ditinggalkan suamimu. Pastinya kau tidak dapat memuaskannya dengan dirimu itu, kerempeng !! " Sahut Lucas.
" Hah? Apa kalian sedang meremehkanku? Kalian tidak tau bagaimana aku menghabisi ibu dan adik tiriku dulu rupanya? Dan ingat, JANGAN PERNAH MEMBAWA-BAWA NAMA SUAMIKU MENGERTI ?!"
Kemudian, Renata melempar ponsel yang tengah dibawanya ke sofa yang tadi didudukinya. Lalu, dengan segera ia menghampiri kedua insan yang tengah berkelahi itu dan ikut dalam pertarungan.
Hingga, terjadilah peristiwa tinju meninju antara Lucas,Ace,dan Renata sampai ketiganya babak belur dan dibawa ke UGD. Beruntung, seseorang telah memanggil security untuk melerai mereka.
Throw Back end ~
" Hiss, wajahku sakit sekali. Bahkan, perut dan kakiku yang di tendang oleh Renata juga sakit." Rengek Ace yang kemudian melirik ke arah Renata.
" Hei, Apakah kau itu beneran cewek? Kenapa tenagamu besar sekali? Jangan jangan kamu cewek jadi jadian lagi? " Tanya Ace sekaligus mengejek Renata.
" Huh, kau saja yang terlalu meremehkanku !! " Jawab Renata dengan bangga seraya menunjukkan otot lengannya.
" Cih, Perempuan nggak waras! Kau bahkan tidak meringis karena pukulan kami berdua? Benar-benar ajaib untuk seorang wanita." Celetuk Lucas ditengah perbincangan.
" Kaliannya saja yang lemah !!! " Ejek Renata.
Sementara mereka bertiga asik bercengkrama eh, saling mengejek satu sama lain maksudnya. Seseorang datang untuk menghampiri mereka. Sepertinya, orang itu adalah wali dari salah satu orang sedang saling mengejek.
Renata Pov~
Aku pun menaikkan lengan bajuku yang disebelah kanan untuk memperlihatkan otot hasil olahragaku.
" Nih, lihat kan? otot ku sangat besar dan kekar. Bahkan, otot pria seperti dirimu saja kalah dengan milikku. Dengan otot yang seperti ini, suamiku bahkan bisa ku kalahkan, ku patahkan, hanya dengan sekali tinju !! " Ucapku sambil menghadap ke arah Ace dan memperlihatkan ototku.
" Huh? Hahahaha, otot besar dan kekar katamu? Apa kau tidak sadar betapa ratanya otot lenganmu itu. Dan masalah kau bisa mematahkan dan mengalahkan suamimu, kita tidak akan tau jika kau tidak membuktikannya ha? " Balas Ace dengan percaya diri.
Tapi tenang saja, aku tidak akan kalah dengan semudah itu darinya.
" Baiklah, akan ku buktikan padamu !!" Balasku dengan percaya diri.
Kena Kau ~ batin Ace
Kemudian, Ace menyengir dan menatap ke arah belakangku. Sebelum aku menoleh, tiba-tiba saja ada tangan besar yang menjewer telingaku.
" Aw, aw sakit. Beraninya kau menjewer kupingku ! " Aku merengek dan melihat siapa yang tengah menjewer telingaku yang berharga ini.
" Hai, istriku. Jadi, kamu mau mematahkan dan mengalahkanku ya? "
Shit !! bagaimana bisa Kevin ada disini ? Bukannya aku menelfon Paman Han untuk menjadi waliku?
" Oh, i-itu aku hanya bercanda kok. Mana mungkin aku mematahkan tulang tulang suamiku yang berharga ini kan? " Jawabku menciut.
__ADS_1
" Oke, kau sekarang dihukum Renata ! Kau akan tinggal rumahku selama seminggu kedepan ! Dan tidak boleh keluar ! " Ujar Kevin terus menerus sambil menyeretku dengan cara menjewer telingaku.
" Iya iya !! Cepat lepaskan dulu jewerannya, aku malu Kevin ! " Pintaku pada Kevin, tetapi malah dihiraukan saja olehnya.
" Tidak, inilah hukumanmu karena sudah melakukan kesalahan ! " Tegasnya padaku.
" Hiks..."
Aku sempat melirik Ace dan Lucas. Mereka sedang tertawa terbahak-bahak melihatku dihukum. Dasar dua pria sialan !
Rumah Kevin~
Author Pov~
Akhirnya, Kevin dan Renata sampai di rumah mewah yang selalu ditempati oleh Kevin. Renatapun keluar dari mobil dengan wajah cemberutnya dan langsung menuju ke kamarnya. Pasalnya, Renata sedang kesal pada Kevin yang terus-terusan menceramahinya di mobil. Meskipun ini adalah salahnya, Renata tetap tidak terima karena diperlakukan seperti anak anak.
" Ck, dasar ngambekan ! " Gerutu Kevin setelah Renata keluar dari mobilnya.
Dengan langkah perlahannya, Kevin menuju ke kamar Renata.
Huft...Kenapa rasanya kayak aku dan Renata sangat akrab ya? Ck, kenapa juga aku ngomel ngomel nggak jelas kepadanya, selama perjalanan pulang tadi. Apa aku terlalu mendalami peranku sebagai suami ya?
Tok...tok..tok...Kevin mengetuk pintu kamar Renata yang dikuncinya dari dalam.
***
" Hei, Renata. Bukakan pintunya untukku ! " Ujar Kevin kesal. Pasalnya, Kevin sudah mengetuk pintunya beberapa kali dan masih tidak dibukakan oleh Renata.
" Nggak mau ! " Jawab Renata dengan tegas.
" Kok kamu yang marah sih? Kan aku yang kerepotan gara- gara masalah kamu ! " Bela Kevin yang tidak terima atas kelakuan Renata padanya.
" Ye..Siapa suruh kamu yang dateng? Aku kan telfon Paman Han, bukannya kamu ! " Balas Renata dengan ketus.
" Apa kau itu buta? Paman Han sedang cuti bodoh ! Tentunya dia akan memberitahuku dan aku yang mengurusmu ke sana ! " Bentak Kevin dengan geram.
Mendengar perkataan Kevin itu, Renata termenung sejenak di dalam kamarnya.
Astaga !! Ternyata aku salah paham tentangnya? Malu-maluin banget sumpah.
Setelah selesai berpikir, Renata langsung berjalan ke arah pintu dan membukakannya untuk kevin.
" maafkan aku Kev..." Ujar Renata seraya menundukkan kepalanya, karena tak berani menatap Kevin.
" Ck, dasar kau ini. Naikkan kepalamu itu ! Kita akan makan siang dibawah. Semuanya sudah siap sedari tadi " Ujar Kevin dengan sok tegas. Padahal, ia sedikit gemas melihat tingkah Renata.
" Hmm, baiklah..."
__ADS_1
BERSAMBUNG