Wonderful Left Time

Wonderful Left Time
Baru datang langsung pergi


__ADS_3

Eps 6~


Hai para readers, tetap semangat ya......😉


jangan lupa tunggu terus kelanjutan dari Left Time👌😈 hohohoho


Author Pov*


Pagi hari pun tiba, Renata segera menuju kamar mandi dan menyiapkan dirinya . Setelah beberapa lama membersihkan diri , Renata membawa koper dan tasnya, yang berisi barang-barangnya menuju lantai bawah.


Disana, Renata melihat Kevin tengah duduk dan menikmati kopi paginya sambil bersantai.


Melihat sikap Kevin itu, tentunya membuat Renata sangat marah dan kesal.


' Kau sama sekali tidak memperdulikanku huh? Dasar Kejam '


" Jam berapa aku pergi? dan dimana Paman Han? " Renata menghampiri Kevin yang sedang bersantai itu.


" Tidakkah kau telat bangun nona? Paman Han telah menunggumu sejak 2 jam yang lalu. Seharusnya, sekarang kau sudah tidak ada lagi di rumah ini. " Sahut Kevin dengan sinis.


" Tunggu apa lagi? Cepatlah pergi !!! Paman Han sudah menunggumu disana ! "


Kevin semakin emosi karena waktu minum kopi nya yang berharga terbuang percuma.


" Oke "


Renata pergi begitu saja dan langsung mengarah ke Teras besar tempat Paman Han menunggu.


Ia tidak menyangka, bahwa suaminya itu sangatlah bengis dan kasar. Sampai-sampai, ia tidak mengucapkan selamat tinggal atau pun sekedar bilang hari hati kepadanya.


Akhirnya, Renata tiba di teras depan dan langsung disambut oleh Paman Han.


" Cklek "


Paman Han membukakan pintu mobil yang sudah ter parkir di depannya itu, dan mempersilahkan Renata masuk.


" Terimakasih Paman, tetapi aku harus menaikkan barangku ke bagasi terlebih dahulu. "


" Tidak perlu nona, biar saya saja yang melakukannya. "


" ehh....Jangan paman, aku tidak enak jika Paman yang harus melakukannya. "


Renata tidak tega jika Paman Han yang sudah tua, harus mengangkat tas dan kopernya yang berat itu.


" Tidak perlu sungkan begitu nona, ini sudah menjadi tugas saya sebagai pelayan disini. "


" emm...Baiklah "


" Terimakasih bayak ya paman...kau sangat baik kepada ku selama aku ada disini "


" Sebuah kehormatan untuk saya " Jawab Paman Han dengan membungkukan sedikit badannya.


Kemudian, Renata membalikan badannya dan masuk ke dalam mobil. Renata menatap Paman Han dan tersenyum kepadanya.


" Hiduplah dengan baik disana nona...." Ucap Paman Han terakhir kalinya.


" Tentu saja, nanti aku akan sering kemari kok" Renata mengedipkan sebelah matanya.

__ADS_1


" Saya akan menantikannya nona "


Mobil yang ditumpangi Renata mulai melaju dan menjauhi Rumah suaminya itu.


" Apapun yang terjadi, aku harus bahagia.


Aku tidak boleh menangis ataupun bersedih, untuk saat ini. Perjalananku masih ada 5 bulan lebih, jadi sebaiknya aku nikmati setiap jalan hidupku ini."


Beberapa Menit Kemudian~....


Renata Pov*


' Hmm... mobilnya berhenti? apa sudah sampai ya? '


" Pak...apakah sudah sampai di rumah? "


" Iya non, bapak ambilkan kunci gerbangnya dulu ya..setelah itu, nona yang akan memegang kuncinya "


" Baiklah.."


Aku menatap ke arah luar mobil, terlihat sebuah rumah berdiri kokoh disana dengan halaman yang cukup luas.


Sebenarnya, kevin sempat memberiku pilihan rumah mewah, untuk aku tempati nantinya. Tetapi, aku lebih memilih rumah yang masih terbilang mewah ini.


Kemudian, Pak supir sudah selesai membuka gerbangnya dan memberikan kunci rumah kepadaku.


Sekarang, aku sendirian disini. Jadi, apa yang akan aku lakukan?


Oh iya, sebaiknya aku merapikan barang barangku terlebih dahulu.


Begitu aku masuk ke dalam rumah ini, aku merasa sangat kesal melihat segala perlengkapan yang ada.


" Untuk apa aku membawa barang barang yang ada di tasku, jika semua sudah disediakan disini ? Dasar pria yang tak dapat dimengerti. Bahkan sampai baju pun sudah ada disini. "


Karena semua sudah beres, aku langsung melompat ke kasur yang ada dikamarku. Jujur, aku merasa bahagia disini. Sekarang, aku bisa hidup bebas sesuai keinginanku tanpa terbebani dan tanpa diatur.


Tetapi, satu pertanyaan muncul dikepalaku


" Apa yang menjadi tujuanku kedepannya? dan apa yang akan aku lakukan di hari hari berikutnya? "


" Hm...karena misi dari nenek penyelamat masih belum jelas, mungkin aku akan mencoba untuk mendapatkan cinta dari Tuan Kevin. Hehehe🤭 Siapa tau dia akan mengajakku kembali dan menjadikanku istri tercintanya. "


Keesokan Harinya~


Hari ini, aku akan jalan jalan sepuasnya dan membelanjakan uang yang diberikan pria itu. Tetapi, karena rumah ini termasuk ke dalam lingkungan perumahan, kurasa lebih baik jika aku berkunjung ke tetangga juga.


Aku bersiap siap memakai jaket dan mengambil tas selempangku. Kemudian, aku berjalan melewati rumah-rumah tetanggaku yang begitu mewah dan megah untuk mencapai jalan utama. Setibanya di jalan utama, aku memanggil taksi dan mengatakan tempat tujuanku, yaitu Central Mall.


Central Mall Shopping~


Wah !!! sudah cukup lama aku tidak melihat keramaian seperti ini. Rasanya seperti berada di dunia lain.


Karena aku sudah disini, lebih baik aku beli ES KRIM !!!! yey🥰


" Satu es cream double combo ya mbak, ekstra toping. "


" Baiklah, mohon ditunggu ya..."

__ADS_1


" Iya...."


Akhirnya...setelah sekian lama aku mendambakanmu, aku berhasil memakan kelezatanmu yang lumer di dalam mulutku. Hehehe.. sejak kapan aku selebay ini ya?


" Eh...ada apa itu ramai ramai? "


Segera, aku menuju kesana karena rasa penasaran yang semakin memuncak.


" Wah...ada orang berantem gaise. Si cowo itu sepertinya sedang melindungi pacarnya. Sedangkan, orang yang dipukul tidak melawannya sama sekali. "


Aku tanya ah..


" Mba..mba...itu kenapa kok ribut ribut? " aku bertanya sambil memakan es krim ku yang mulai mencair.


" Itu lho....katanya, orang yang dipukul itu godain pacar si masnya. Mangkanya, dia langsung dihajar sama si mas mas itu. Padahal kenyataannya beda mba, justru si pacar mas itu yang godain cowo yang dipukul. "


" Oh...makasi infonya mba"


" Iya, sama sama"


Jujur, aku jadi teringat masa-masa dimana ibu dan adik tiriku menyiksaku. Para pelayan disana, hanya bisa menonton dan tidak menolongku. Seketika, aku jadi jijik melihat orang orang disini.


Hmm...tapi aku juga nggak bisa diam saja melihat semua ini.


Sekarang, aku sedang berada diantara kerumunan orang orang yang menonton pertunjukan menarik ini sambil membawa es krim ku yang lezat.


" Bugh...." Aku tiba tiba terjatuh karena didorong oleh orang orang yang sedang menonton.


Sesuai rencana, es krim ku terjatuh dan mengotori baju mas-mas yang memukuli cowo itu. Saatnya ber akting.


" Ugrh...astaga, bagaimana ini. Siapa yang mendorongku tadi? "


" emm...maafkan saya tuan, saya benar benar tidak sengaja. Tadi ada orang yang mendorong saya hingga saya terjatuh."


" Ck, sial...kenapa orang orang merekam? " gerutu mas-mas itu kesal.


" Baiklah...tidak apa apa kok, lagipula hanya baju kakak yang kena." jawab mas-mas itu.


" Tapi...kakak jadinya harus membersihkan bajunya deh.."


" Tidak apa, sekarang kakak dan pacar kakak akan pergi membersihkan baju ini" jawabnya dengan menahan marah dan meninggalkan kerumunan.


Seluruh kerumunan tadi pun ikut bubar ketika pemeran utama keributannnya pergi.


Karena aku sudah menolongnya, jadi aku pergi dulu.


" grep..." pria yang ku tolong itu menahan tanganku agar aku tidak pergi.


" Mengapa kau menolongku nona kecil? " tanyanya dengan curiga.


" Huh? "


Ada apa dengan pria ini?


BERSAMBUNG


Sampai sini dulu ya gais😋

__ADS_1


__ADS_2