
Eps 8 ~
Hai para readers....tetap semangat yaðŸ¤
dan tunggu terus kelanjutan dari Left Time✌
Author Pov*
Karena udara diluar sangat dingin, Renata memutuskan untuk pulang ke rumahnya.
" Hiks...aku ga jadi dapet puding deh..."
" Mending, aku makan camilan yang udah ada aja, sambil nonton tv hehehe "
Perlu kalian ketahui, Renata adalah sosok yang tidak terlalu peka dengan keadaan sekitarnya. Tetapi, sekalinya ia paham, ia akan berhati hati terhadap orang tersebut.
Renata sangat mudah tersentuh dan percaya terhadap orang lain. Ia tidak mudah menyerah, tetapi jika ia sudah kecewa akan sulit untuk mendapat maaf darinya.
Renata juga tidak berniat untuk balas dendam kepada keluarganya yang telah membunuhnya dan ibunya.Melainkan, Renata lebih memilih untuk tidak terlibat lagi dengan keluargannya karena takut dirinya akan dibodohi lagi.
Pagi Hari Tiba~
Renata ketiduran di sofanya setelah bergadang menonton acara tv semalam.
" Hoam...sudah jam berapa ini? "
" Sebaiknya aku segera mandi dan berjalan jalan untuk olahraga "
Renata telah selesai membersihkan dirinya dan memakai baju casual serta celana traning miliknya.
Begitu membuka pintu gerbangnya, Renata melihat ada mobil milik tetangga sebelah rumahnya.
Ia begitu penasaran, seperti apa tampang dari tetangganya itu. Tidak segan segan, ia bahkan mengintip ke arah rumahnya sambil meloncat loncat.
" Hei !!! " Suara orang dari belakang Renata.
" Eh...halo..hehe" Renata terkejut bahwa ada orang yang melihatnya sedang mengintip rumah orang lain.
Orang itu adalah seorang pria muda yang terlihat ramah.
" Kau sedang apa disini? " Tanya pria itu padanya.
" Hm...tidak ada dek, kakak hanya penasaran dengan orang yang tinggal disini. Dia adalah tetanggaku, tetapi aku tak pernah melihatnya " Sahut Renata tanpa ragu.
Renata memanggil pria itu dengan sebutan " Dek " karena ia terlihat lebih muda darinya. Wajah pria ini juga terlihat seperti idol korea yang masih muda.
" Kau memanggilku ' Dek ' ? apa itu tidak salah. Jika kau ingin berkunjung, datanglah nanti malam." Jawab pria itu sedikit kesal.
" Eh..? iya, terimakasih dek. "
Tidak ambil pusing dengan perkataan pria itu, Renata melanjutkan jalan jalannya dan memutari satu kompleks.
Kini, Renata telah selesai berjalan jalan dan tengah membuka pintu gerbangnya.
" Renata!!!" Panggil seseorang yang terdengar familiar.
Renata menoleh, ternyata orang yang memanggilnya adalah Nyonya Liston.
" Ibu? ada apa bu? " Jawab Renata seraya menghampirinya.
" Uh...ayo kita bicara didalam saja "
" Tapi bu, saya belum ganti baju.." Renata memandangi dan mencium bajunya yang bau keringat.
__ADS_1
" Sudahlah, tidak apa"
" Tidak bisa bu, bagaimana kalau ibu tunggu saya di ruang tamu? Saya akan kembali lagi setelah berganti pakaian ."
" Huft...terserah kamu saja lah, yang penting kamu datang ya! ini masalah yang sangat penting."
" Iya..iya..😊"
.
.
.
.
Sesuai dengan janjinya, Renata datang ke kediaman keluarga Liston.
Sebenarnya, Renata tidak mengerti hal penting apa yang akan dibicarakan oleh Nyonya Liston kepadanya.
" Ibu, aku sudah sampai."
Seketika, rasa penasaran Renata lenyap karena melihat Nyonya Liston yang begitu mirip dengan ibunya.
" Ih..pelan pelan saja, nanti kalau jatuh gimana? "
" Sini, duduklah di samping ibu."
Renata sangat senang, karena merasa memiliki ibu yang menyayanginya lagi.
" Hal penting apa yang ingin ibu sampaikan? sepertinya itu sangat darurat. "
" Tentu saja ini darurat "
" Hah? memangnya tuan Lucas kenapa semalam bu?"
" Sudahlah Renata, ibu tau kau pasti sangat terluka.."
" Si Lucas sialan itu mengusirmu malam malam dan bahkan membentakmu ! "
" Hiks..hiks..memang aku sudah gagal menjaganya, sehingga ia menjadi kasar begitu kepada seluruh wanita didekatnya."
Renata baru mengerti bahwa semalam Lucas mengusirnya dari rumah ini. Sebelumnya, ia kira Lucas menyuruhnya pulang karena sudah malam.
" hehehe..tidak apa apa bu, jangan salahkan dirimu sendiri."
" Ini semua karena wanita ****** itu!!! Ia memberi luka yang begitu mendalam bagi Lucas, sehingga ia kehilangan kepercayaan pada seluruh wanita."
" Maksudnya bu? " Renata yang tadinya tidak peduli justru menjadi ikut penasaran.
" Dulunya, Lucas sama seperti pria pada umumnya. Penuh perhatian, hangat, ceria, dan ia memiliki seorang kekasih yang sangat ia cintai."
" Suatu saat, perempuan itu hamil anak dari Lucas. Ia datang bersama ibunya dan menuntut uang pertanggung jawaban yang saaangat besar. "
" Perempuan itu memberi anaknya ke keluarga kami. Tetapi, disaat Lucas mau menikahinya, ia malah menghilang dengan uang ganti rugi itu dan meninggalkan anaknya disini."
' Wow!! Ternyata tuan Lucas sudah mempunyai anak. Tetapi , calon istrinya malah kabur dan membiarkan Tuan Lucas menjadi single parent. Ckckck kasihan sekali Tuan Lucas. Siapa perempuan bodoh yang sudah menolaknya ? ' Ucap batin Renata.
" Aku turut bersedih akan hal itu bu. Tetapi, dimana anak Tuan Lucas sekarang bu? "
" Ia sedang bermain di halaman belakang bersama nanny nya "
" Jadi Renata, ibu harap kau dapat memahami keadaan Lucas dan memaafkannya. Tapi, ibu tidak akan memaksamu karena ia sudah sangat keterlaluan "
__ADS_1
" Oh, aku sudah memaafkannya kok bu. Lagipula aku tidak tau jika ia mengusirku malam itu "
" Hah? benarkah? "
" Iya bu, Untuk apa aku berbohong padamu?"
" Ck, kau memang anak yang baik sayang. Ku harap kau mau sering sering datang kemari dan bermain dengan Ruth. "
" Ruth ? "
" Iya...Ruth adalah nama dari cucuk ku."
" Baiklah bu, percayakan saja Ruth padaku. Kau juga bisa menitipkannya di rumahku jika kau sibuk."
" Ugh..kau benar benar menantu idaman ya sayang. "
" Hah? me..menantu, ibu jangan menggodaku sepergi itu dong "
" Hahahaha, ibu nggak bohong lho.."
" Iiis ibu mah, lagian kan aku udah menikah "
" Deg.." Tawa Nyonya Liston tiba tiba terhenti.
" Kau sudah menikah? "
" Iya bu, masa ibu nggak tau sih? "
" Oh..."
Wajar saja sih dia sudah menikah. Renata kan gadis yang cantik, baik , sopan, perhatian. Siapa yang tidak mau kepadanya?.
Ck, sayang sekali...padahal dia adalah satu satunya orang yang tidak terkejut dengan masa lalu dari Liston. Dia juga merupakan calon ibu yang baik, aku harap dia adalah menantuku.
" Apa kau tinggal dengan suamimu di depan nak? "
" Tidak bu, suamiku sedang marah padaku. Padahal, kami baru saja menikah minggu lalu. Tetapi, ia malah menyuruhku untuk pergi dan tinggal disini sendirian." Ujar Renata dengan nada sedih.
" Jadi, hubunganmu dengan suamimu tidak begitu baik ya? "
" Ya...bisa dibilang begitu sih bu. Tetapi sudahlah, jangan pedulikan dia. "
" Baguslah !!! eh...maksud ibu baguslah, mungkin emosi suamimu saat itu sedang tidak bagus. Jadi sebaiknya jangan terlalu dipikirkan."
Pokoknya, Lucas harus bisa mendapatkan hati perempuan ini. Apalagi saat ini, hubungannya dengan suaminya sedang tidak baik. Jadi, ini merupakan saat yang tepat untuk memasukkan orang ketiga.
Hahahaha😈😈
Kau akan jadi menantuku Renata !!!!
.
.
.
.
.
.
BERSAMBUNG~
__ADS_1
gimana nih guys? setuju nggak kalau renata jadi menantu keluarga Liston? 🤔