WSIM Jilid 2

WSIM Jilid 2
Bab.28


__ADS_3

setelah selesai dari dalam kamar mandi,kini wanita yang yudha tabrak itu,tengah berjalan menuju kantin perusahaan.di mana yudha juga tengah menunggu nya saat ini,,..


sang wanita itu berjalan seperti biasa,dia mati-matian ingin terlihat normal di depan para karyawan lain yang tengah mengisi perut di area tersebut..


apalagi nanti jika dia sudah berada di hadapan yudha,harus terlihat tenang dan tidak gugup,,walau sesungguhnya perasaan nya tengah di landa rasa bahagia yang amat begitu besar dan grogi saat ini,..


tap


tap


langkah kaki nya membawa dia ke arah meja yang kini tengah di duduki satu orang pria.yang dia yakini itu adalah yudha senior nya di kantor,dan yang membuat nya ketar-ketir sendiri saat dia berada di dalam kamar mandi tadi,..


''ehm''deheman nya setelah dia sampai di meja itu,.


mendengar suara, sang pria itu pun mendongak kan kepala nya guna melihat,seketika senyum nya terbit tatkala melihat wanita yang tengah di tunggu nya telah tiba,..


''udah selesai?,,oyah mau pesen makan apa?biar gue pesenin''tawar nya pada sang wanita itu,yang mana begitu terlihat cantik saat ini di mata nya,.


sebelum menjawab dia menggangguk kan kepala sembari membalas senyuman dari yudha,..''apa aja,,aku gak pilih-pilih soal makanan kok''ucap nya berusaha tidak tegang,,padahal tangan nya sudah gemetaran dan berkeringat karna terlalu gugup,.


''ouh ok,,kita sama'in aja kalo gitu,tunggu gue panggil dulu pelayan nya''balas yudha yang langsung melambaikan tangan nya kearah pekerja di sana,.


''mau pesen apa''sapa pelayan yang sudah menghampiri kedua umat manusia itu,.


''spaghetti 2 yah,sama minum nya ini aja'' pesan yudha yang menunjuk minuman berwarna orange di buku menu itu,.


''baik,tunggu sebentar pak''pamit pelayan itu dari hadapan mereka berdua,.


seketika hening mengambil alih,hanya ada gumaman kecil dari orang-orang yang tengah menikmati waktu istirahat nya di sana,mata mereka kadang bertabrakan,dengan masing-masing saling memilin tangan di bawah meja,..

__ADS_1


''musti mulai dari mana yah,hah gue langsung tembak aja lah,moga di terima,aminn'' keluhan hati yudha yang terpana dengan kecantikan wanita itu,mesti dia sering bertemu dengan yang lebih cantik dan sexy dari nya,tetapi kondisi nya lain saat ini,yudha harus bisa memiliki pacar hari ini juga,syukur-syukur pacar asli,iya kan...


tak betah dengan situasi saat ini.yudha pun mencari topik pembicaraan,otak nya terus berpikir apa yang harus dia tanya atau obrolkan pada wanita yang ada di hadapan nya ini,.


begitupun dengan sang wanita ini,dia juga tengah berpikir tentang bahan obrolan yang terkesan nyaman dan tak membosankan,.


''kamu''. ~ ''bapak''


kedua nya saling beradu ucapan,.


''kamu duluan saja''. ~. ''bapak duluan saja''


lagi mereka mengulangi hal yang sama,secara bersamaan,karna merasa lucu mereka pun tertawa kecil


''leadis first'' desak yudha mengalah dan mempersilahkan nya bicara terlebih dulu


''aduh kenapa nanya begitu coba,,beg* beg* '' rutuk nya pelan merasa telah salah bicara atau terlalu mengikuti kata hatinya,.


sedangkan yudha sudah menyergitkan kening mendengar kalimat dari lawan bicara nya,juga senang karna yudha yakin wanita itu pun terpesona terhadap dirinya,.lebih tepat nya jatuh cinta pada pandangan pertama,walau mereka setiap hari juga bertemu,tetapi tidak saling nenyapa atau mengobrol,ini kali pertama mereka beratraksi secara pribadi,.


''kenapa?gak percaya?perlu bukti apa?kamu sendiri udah ada yang punya?''balas yudha beruntun,dia terlihat senang melihat raut wajah bersalah dari wanita itu,.


''tidak pak,gak perlu di buktikan,maaf pak sudah lancang,,,juga saya masih sendiri,''ucap nya buru-buru dia begitu takut jika yudha menjadi ilfeel terhadap nya,.


''selamat menikmati''sela seorang pelayan yang sudah menghidangkan makanan yang yudha pesan lengkap dengan minuman nya,.


tak menghiraukan orang lain yudha terus melanjutkan kalimat balasan nya,tanpa melepas pandangan nya dari wajah wanita itu,yudha menatap nya secara intens


''ouh bagus,gue suka cewek yang percaya omongan lelaki,dan ekhemm,,emhh,,mau gak jadi pacar gue''imbuh yudha begitu lantang dan santai dalam mengutarakan kalimat nya,.

__ADS_1


sang wanita itu menganga tak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar,,tak salah kah yudha bicara?atau telinga nya yang bermasalah?karna begitu berharap pada seorang yudha,..


dengan pasti si wanita mengorek telinga nya dengan jari kelingking nya memastikan jika telinga nya bersih dari kotoran..


yudha tersenyum tipis melihat tingkah laku dari wanita itu


''kenapa gak di jawab?apa kurang jelas?mau di ulang?''lagi yudha bertanya dengan beruntun


''ahahaha,,bapak jangan bercanda pak,gak baik goshting anak orang,,pamali pak'' tawa tertahan terdengar dari wanita itu,menunjukan rasa tak percaya nya saat ini


''Ctk,,siapa yang goshting coba,,gue beneran,dan kalo kamu belum bisa jawab sekarang gak apa,,gue tunggu sampe jam pulang kerja buat kamu berpikir''


''dan gue harap kamu gak kecewa'in gue,,gue janji kalo kamu mau berbaik hati,apapun,,apapun yah,yang kamu mau gue bakal berusaha kabulin''ucap yudha bersungguh-sungguh,berharap wanita ini bakal percaya dengan ucapan nya


''tap-i pak,kita baru juga kenal,maksud nya deket nya baru beberapa jam,yah pas~''


''gue tau kalo kamu pasti kagak bakal percaya dengan ungkapan gue tadi,juga pasti kamu mikir kalo gue itu cuma main-main atau goshting,PHP,atau apalah,,tapi gue serius sama kamu,,beneran..''


''ok gue bakal cerita tentang kesulitan yang tengah gue alami,hingga gue nekat ungkapin rasa ini secara mendadak sama kamu,tapi percaya gue gak pernah mau main-main sama cewek baik-baik kayak kamu,,mau denger''tukas yudha memotong ucapan dari lawan bicara nya,.


yudha menangkub tangan si wanita yang terasa dingin saat ini,juga melihat manik mata nya secara dalam,berharap si wanita tak jijik apalagi menghindar dari nya,karna yudha begitu berharap pada si wanita itu,.


bingung yang tengah dialami si wanita itu saat ini,apakah dia harus percaya pada yudha,senang juga lebih dominan saat ini,tetapi kepala nya berpikir dan merasa takut ,..


''huuhhh''hembusan napas dari wanita itu,mata terpejam sekejap,..''ok aku mau dengar,tapi nanti setelah kita makan,gimana?''sambung nya merasa yudha begitu bersungguh-sungguh dalam berkata,.


''terima kasih udah mau denger,walau gue belum tau ending nya kayak gimana,gue harap sih baik buat gue,''


''ok,silahkan di makan gue yang bayar,ntar gue tunggu di ruangan gue yah''titah yudha yang mana begitu senang walau mereka belum resmi pacaran saat ini,karna si wanita belum menjawab nya,,tetapi ini sudah tahap yang baik bagi yudha,jika lau nanti dia menolak pun,yudha bakal meminta bantuan dari nya,.

__ADS_1


__ADS_2