WSIM Jilid 2

WSIM Jilid 2
Bab.72


__ADS_3

''Mom. Dadd. Kita mau liburan ke luar negri, boleh yah?'' seru Key saat berkunjung ke rumah kedua orang tuanya. Padahal baru kemarin Aulia dan Kevin menemui rumah baru mereka.


''Loh! Kok, mendadak sih sayang. Kan kalian harus masuk kerja lagi di kantor. Kasian adik-adik kalian, sekolahnya tertunda jauh'' ucap Aulia lembut dan sedikit merasa heran.


''Kenapa kalian tiba-tiba ingin berlibur?'' tanya Kevin dengan tatapan yang sulit di artikan.


Kenan dan Key yang di tatap sebegitu oleh ayahnya, merasa terintimidasi saat ini. Namun, Key sebisa mungkin mencoba bersikap biasa saja.


''Itu Dadd. Kami ingin menonton konser boyband korea, dan itu di adakan nya minggu ini Dadd. Iya kan sayang? Boleh yah Dadd, sekalian Key sama Kenan Honeymoon'' jawab Key yang mencoba tenang dalam berucap.


''Iya Dadd'' balas Kenan tanpa mau melihat ke arah Kevin. Kenan takut jika Kevin akan mencurigai gelagatnya saat ini


''Benar?'' desak Kevin lagi


''Iya Dadd'' balas keduanya kompak.


Aulia dan Kevin saling pandang, sebelum menghembuskan napas kasarnya. Meski Kevin tidak mengungkapkan rasa penasaran nya, bukan berarti Kevin percaya begitu saja dengan ucapan kedua anaknya itu. Jelas! Kevin sangat mencurigai gelagat mereka, yang juga tiba-tiba meminta izin berlibur.

__ADS_1


''Biar nanti aku cari tahu sendiri saja'' batin Kevin.


"Ya sudah! Atur saja, bagaimana maunya kalian. Biar urusan kantor Daddy dan om Devan yang handlle'' putus Kevin yang memberi kebebasan pada anak dan menantunya itu.


''Serius Dadd?'' pekik Key berbinar


''Hm'' balas Kevin singkat


''Thank you my Dadd, and my Momy'' Key segera memeluk kedua orang tuanya dengan sangat erat, berharap hangatnya pelukan tersebut selalu dapat dia rasakan sampai tua nanti.


Sekuat tenaga Key menahan rasa sesak di dadanya, agar tidak tumpah berupa buliran bening di matanya. Atau kedua orang tuanya akan mencurigai niat nya tersebut.


''Dadd. Kita dua minggu yah di sana'' pinta Key lagi.


''Boleh, asal jangan lupakan oleh-oleh untuk Daddy dan Momy, hm'' ucap Kevin


''Itu pasti Dadd'' ujar Key

__ADS_1


Kevin benar-benar merasa curiga pada putri tunggalnya itu, tetapi dia tidak akan mendesak atau memaksa Key maupun Kenan untuk berbicara jujur dalam jangka dekat ini.


Biarlah dia sendiri yang akan mencari tahunya nanti. Hal apa yang saat ini tengah di sembunyikan oleh Key dan Kenan darinya.


...****************...


''Mah, kita gak bisa biarin tuh si Mita berkuasa di rumah ini. Pokoknya dia harus kita kasih pelajaran biar gak belagu. Masa aku tadi di permalukan lagi di sekolah Mah, kan kesel'' adu Devie yang merasa kesal terhadap sodara tirinya itu. Pasalnya, Mita selalu saja menang jika berbedat dengan nya. Apalagi jika ada Satya di sampingnya, itu makin menambah rasa berani dalam diri Mita.


''Iya, sayang. Mamah juga kesel sama tuh anak pungut. Tapi cara apa yang harus kita pakai buat bikin tuh anak menderita'' sahut Mamah dari Devie yang tidak lain adalah Ranti


''Ck! Mamah cari ide dong. Masa lawan Mita aja gagal terus'' cetus Devie cemberut


''Kita gak bisa sembarangan bertindak Devie, tau sendiri kan sekarang dia punya banyak dekengan'' ujar Ranti


''Huh! Siaalan'' desis Mita tanpa bisa berpikir atau membuat rencana untuk bisa menyingkirkan Mita dari rumah ayahnya sendiri.


''Kita kalo mau lawan dia, harus pakai cara halus atau apik.'' sahut seseorang dari arah belakang.

__ADS_1


''Maksudnya?'' tanya Devie tidak mengerti.


''Pake otak dan cara halus'' ujar Ariel sembari duduk di dekat ibu dan adiknya itu.


__ADS_2