
Pagi hari nya revitha sudah bersiap untuk pergi keperusahaan samudra grup.guna menemui kenan,yang dia ketahui bekerja di sana.tanpa revitha tahu jika perusahaan besar tersebut adalah milik keluarga kenan
Setelah di rasa cukup dengan penampilan nya ,dia bergerak keluar dari tempat singgah nya.
''Cantik,gue rasa gak akan malu-malu'in nanti''gumam nya setelah dia berada di dalam lift dan berkaca di dinding lift tersebut.meneliti riasan serta pakaian yang dia kenakan hari ini.
Ting ...
Suara lift yang terbuka,menandakan jika dia sudah sampai di lantai paling dasar.dengan natural dan senyum yang manis revie keluar dari sana sembari menenteng tas di bahu nya.
Bruk ...
''Ah maaf kan saya,saya tidak sengaja''seru seorang wanita cantik yang tidak sengaja menabrak bahu revie hingga sedikit terhuyung.
''Loe apa-apaan sih,jalan pake mata.sakit nih''sentak revie angkuh.padahal orang yang menabrak nya sudah meminta maaf dengan sungguh-sungguh.
''Saya kan sudah minta maaf.kok kamu sewot sih''wanita itu balas membentak revie.
''Siapa yang sewot.loe tuh yang jalan gak liat-liat.dasar cewek kampungan'' maki revie pada wanita itu
''Jaga ucapan loe itu yah.atau gue-''
''Atau apa hah?halah udah lah gue buru-buru.gak penting bicara sama orang kayak loe.udik tau gak''revitha memotong cepat kalimat wanita itu,lalu pergi dari hadapan nya.tanpa memperdulikan rasa kesal yang mulai menyelimuti wanita itu.
''Cih,gak tau sopan santun.siapa sih dia,belagu banget''ujar key dengan rasa kesal yang tinggi.
Wanita yang menabrak revie itu adalah keyla,pemilik resmi villa yang kini revie tempati.maka dari itu key sangat kesal pada orang yang angkuh seperti revie.apalagi jika diri nya tahu bahwa revie tinggal di villa milik nya.habis revie di buat malu sama key tadi
''Nona anda kenapa?''tanya salah satu pegawai wanita yang mengenal baik siapa key.
''Tidak apa-apa meri,saya kembali dulu keatas yah''balas key beralibi dan segera kembali ke kamar nya.setelah mendapat anggukan kepala dari meri sang pegawai.
Sesampai nya di kamar,key masih saja cemberut.mengingat diri nya di sebut kampungan oleh orang yang dia tabrak tadi.kenan melihat kekesalan yang rasa kekasih nya itu,dengan pelan dia memeluk key dari belakang,sembari membantu menuangkan makanan kedalam piring.
''Sayang!kenapa manyun gitu?ada apa,hm.''tanya kenan lembut.key menghentikan kegiatan nya lalu menghadap kearah kenan.
''Emang aku kampungan yah ken?''key balik melempar pertanyaan
Kenan tertawa canggung dan juga heran dengan pertanyaan yang di ajukan oleh kekasih cantik nya ini.
''Kenapa tanya kayak gitu?siapa yang bilang coba?''ucap kenan
''Ih jawab aja ken,aku kampungan atau enggak?''sentak key dengan mata yang mulai berkaca-kaca.entah kenapa dia begitu sensitif hanya dengan mendengar kata 'kampungan' yang di lontarkan orang tadi.
''Dari segi apa pun dan mana pun,gak ada kesan yang terlihat kampungan untuk seorang key,kalo yang iri baru iya banyak''tutur kenan penuh kejujuran.key melihat manik mata kekasih nya untuk melihat kebenaran yang ada.
''Sayang!''key masuk kedalam pelukan hangat kenan.
''Ada yang bilang kamu kampungan?''desak kenan sembari mengusap punggung key.
''Jawab sayang''pinta kenan sedikit memaksa.key mengangguk dengan mengeratkan pelukan nya.
__ADS_1
''Siapa orang nya?''
''Gak tau''balas key apa ada nya.karna memang diri nya tidak kenal dengan wanita yang sempat beradu mulut dengan nya itu.
''Loh! kok gak tau''kenan merenggangkan pelukan nya,untuk melihat wajah cantik kekasih nya
''Ya memang aku gak kenal sama dia sayang.ya sudah lupakan saja tidak penting juga.kita sarapan dulu yuk,kan kamu ada pertemuan sama dady pagi ini''jawab key yang tidak mau membahas lagi tentang masalah yang mengganjal di hati nya
''Sayang!''ucap kenan
''Udah ken,nurut sama aku ok.nih makan abis itu kita berangkat ke kantor''putus key yang tidak bisa di bantah oleh kenan.
...****************...
''Bang tau alamat perusahaan ini gak''tanya revie pada tukang ojek yang mangkal tidak jauh dari persimpangan menuju villa.
''Tau neng,mau saya antar?''tawar si tukang ojek tersebut.
''Boleh bang''revie menyetujui,dan segera dia pergi bersama tukang ojek menuju perusahaan samudra grup.
Saat menunggu lampu lalu lintas,revie bertukar obrolan bersama tukang ojek tersebut.tepat di belakang nya ada banyak mobil mewah yang salah satu pemilik nya mengenal revie.
''Itu kayak si revie?mau kemana dia naik ojek pagi-pagi gini.tapi masa bodo lah bukan urusan gue juga'' batin orang yang mengenal revie.namun dia memilih diam saja,toh tidak penting juga menurut nya
''Loh itu kayak cewek yang tadi deh,gue pikir dia anak orang tajir,makanya sombong sama julid,pake bilang gue kampungan lagi'' batin key menelisik.yah!orang yang berada di dalam mobil tersebut ialah key dan kenan.mereka juga tengah menuju ke perusahaan samudra grup.
''Mau kerja atau gimana neng''tanya si tukang ojek pada penumpang nya itu.
''Oh,pacar atau suami neng?kata nya gaji di perusahaan itu sangat besar.makanya banyak orang yang kepengen kerja di sana''ujar nya lagi
''Pacar bang''jawab revie yang mengakui status tidak jelas itu.
''Oh''
''Emang bener yah bang?''kini revie yang bertanya
''Apa nya neng''
''Kalo gaji karyawan di sana besar-besar''tutur revie yang jelas penasaran
''Iya lah neng,OB nya saja di gaji lima jutaan,apalagi karyawan nya.bisa puluhan juta sih kayak nya''terang si tukang ojek yang sudah kembali menjalankan motor nya.
''Kira-kira kenan jadi bagian apa yah di perusahaan itu.pasti jabatan nya tinggi,makanya dia sampe punya villa pribadi'' suara hati revitha menjerit bahagia.
Sedangkan pasangan key dan ken,mereka sudah melewati tukang ojek tersebut dengan sangat jauh,mengingat pagi ini kenan memiliki pertemuan penting bersama keluarga besar nya,untuk membicarakan tentang pernikahan mereka.karna kurang dari satu minggu lagi acara tersebut akan di gelar.
Hampir satu jam perjalanan yang di tempuh oleh revie,dan kini diri nya tengah berada di depan perusahaan yang sangat terkenal di kota ini.
''Saya permisi yah neng''pamit si tukang ojek setelah dia menerima buruh nya dari revitha
''Iya bang,makasih yah''balas revitha
__ADS_1
''Besar banget perusahaan nya,sumpah gue gak nyangka akan semewah dan sebesar ini''gumam revie yang menatap kagum bangunan yang ada di hadapan nya kini.
''Selamat pagi mbak?ada keperluan apa di sini''tanya security yang bertugas di depan lobi.tertera jelas nama nya adalah Dani
''Selamat pagi pak,saya mau bertemu seseorang di sini,bisa?''balas revie
''Mohon maaf,siapa orang yang mbak maksud?kalo dia ada disini biar saya bantu panggilkan.karna orang luar di larang masuk sembarangan''ujar dani sopan.
''Saya mau bertemu dengan kenan,apa dia ada di dalam.dia bekerja di perusahaan ini''jelas revie berterus terang.
Dani melihat revie dengan pandangan heran.''siapa wanita ini,kenapa dia bisa mengenal presdir kenan'' batin dani bertanya-tanya.
''Maaf mbak.apa mbak sudah ada janji dengan beliau''selidik dani lagi,dia tidak ingin keliru dengan sembarangan memasukkan orang ke perusahaan tempat nya bekerja.
''Jujur belum,tapi saya mengenal kenan kok''
''Siapa nama mbak nya''
''Revitha pak''
''Yakin kamu mengenal beliau?''lagi dani bertanya.
''Ini orang ribet banget sih,ketimbang mau ketemu doang,kalo seandainya kenan pimpinan di sini udah gue suruh kenan buat pecat nih orang''
''Yakin pak''jawab revie dengan tegas dan pasti.
''Baiklah tunggu sebentar''dani masuk kedalam untuk menanyakan kegiatan kenan pada resepsionis di sana.
''Tunggu sebentar saya hubungi dulu sekertaris key''ucap sang resepsionis tersebut pada dani.
''Iya mbak ayu''
Tiga menit berlalu,dani menunggu ayu menghubungi key.sebelum akhirnya ayu kembali berbicara pada nya.
''Maaf pak deni,CEO kenan tengah sibuk sekarang ini,beliau tengah ada pertemuan keluarga.jika mbak yang di luar masih ingin menunggu pak kenan bisa temui sekertaris key yang kebetulan tidak ikut dalam pertemuan kali ini di ruangan nya''ujar ayu panjang lebar dan langsung di mengerti oleh dani.
''Baik mbak ayu,terima kasih atas informasi nya''balas deni yang segera kembali keluar menemui revitha.
''Bagai mana pak?bisa saya bertemu dengan kenan''tanya revie saat melihat petugas keamanan itu keluar lagi
''Maaf. tidak bisa mbak,karna pak kenan tengah sibuk sekarang ini,tapi jika anda ingin menunggu nya,silahkan temui sekertaris key di ruangan nya''terang dani sopan.
''Boleh pak''balas revie yang sebenar nya bingung dan juga penasaran siapa kenan di perusahaan ini,sehingga dia memiliki sekertaris.
''Ruangan nya ada di lantai 27,lantai paling atas mbak,di sana hanya ada dua ruangan saja.yakni ruangan pak kenan dan ruangan pak dio''dani memberi tahukan tempat uang harus revie datangi.
''Terima kasih pak,kalo begitu saya permisi''
''Baik mbak,silahkan''dani mempersilahkan revie masuk.sedangkan revie sendiri sudah sangat bahagia mendengar penuturan dari petugas keamanan itu.apalagi nama dio sempat terucap dan memiliki ruangan yang sama di lantai 27.
''Kenan sama dio kok bisa memiliki ruangan paling atas yah,apa mereka berdua orang kepercayaan pimpinan disini'' batin revie penasaran.dia sama sekali tidak berpikir jika kenan adalah CEO di perusahaan besar ini.itu sebab nya kenan memiliki ruangan paling atas di sini.dasar nya revie tidak mengerti tentang itu semua,maklum lah dia orang yang terlahir dari kelas bawah,sehingga hal seperti ini awam bagi nya.
__ADS_1