
Suasana di sekitar jalan Malioboro semakin malam semakin ramai. Kebetulan ini malam Minggu. Musik jalanan mulai dikerumuni banyak penonton, atau antri lumpia sayur, ada yang duduk sambil menikmati sate. Sedangkan pedagang baju seperti kaos, daster sedang sibuk melakukan tawar menawar dengan pembeli.
Nina menelusuri jalan itu bersama Diah. Nina memegang kemudi motor matic milik Diah. Nina tampak tersenyum melihat suasana Jogja yang tak akan ditemui di kota lain.
Sampailah mereka di parkiran motor di depan sebuah Bank. Kemudian mereka nelusuri jalan yang sangat ramai namun terkendali. Lampu - lampu kota bercahaya dengan segala keteduhan. Musik- musik sahut menyahut saling menyapa. Nina dan Diah mencoba menawar kalung dan gelang ala Jogja.
" Gelang persahabatan, tidak harus mahal. Karena persahabatan kita terikat dihati. " Kata Nina memakaikan gelang ke Diah. Begitu juga sebaliknya.
Mereka tertarik dengan kerumunan anak - anak muda yang sedang menyiapkan sebuah seni. Di Kaos mereka tertulis UGM. Nina dan Diah tertarik kemudian mengikuti dan segera mencari tempat duduk.
" Wow keren....." seru Nina dan Diah riang karena kagum.
tepuk tangan dan sorak penonton mulai sahut menyahut di sebuah Monumen Serangan 1 Maret. Setelah show selesai, Nina dan Diah berjalan menuju bangku di pinggir jalan Malioboro. Disini disebut 0KM.
Sesaat Nina tenggelam dengan musik yang dia dengarkan lewat handset.
"Cause you're a sky, 'cause you're a sky full of stars
I'm gonna give you my heart
'Cause you're a sky, 'cause you're a sky full of stars
'Cause you light up the path
I don't care, go on and tear me apart
I don't care if you do, ooh
'Cause in a sky, 'cause in a sky full of stars
I think I saw you
'Cause you're a sky, 'cause you're a sky full of stars
I wanna die in your arms
'Cause you get lighter the more it gets dark
I'm gonna give you my heart
__ADS_1
I don't care, go on and tear me apart
I don't care if you do, ooh
'Cause in a sky, 'cause in a sky full of stars
I think I see you
I think I see you
'Cause you're a sky, you're a sky full of stars
Such a heavenly view
You're such a heavenly view."
Coldplay_ sky full of stars
"Nin, sory aku mau tanya sesuatu. Tapi jangan marah ya!" suara dia lembut walaupun ditengah keramaian.
" Tanya apa? " jawab Nina singkat .
Nina hanya menggelengkan kepala. Diah sangat heran sama sahabatnya ini.
" Karena Devi meminta agar kamu menjauhi dia?" Suara Diah sedikit meninggi.
" Bukan, Aku tidak mau menjadi penghalang untuk siapapun. Dan aku berpikir bila memang mas Tian menginginkanku harusnya dia berusaha dong. "
seru Nina melakukan pembelaan diri.
" Gimana Hubungi kamu? No. Hp kamu aja ganti." Diah menjawab dengan sengitnya.
" What???? Hanya karena No. Hp aku ganti dia tidak bisa menghubungiku? Sist sekarang ada Instagram, Facebook, Twitter.....???? Dia juga tahu Rumah aku. "
" Aku pernah bertemu tak sengaja di Jogja. tempatnya saat aku di pom bensin. "
" Kamu ketemunya Ndak enak banget di pom bensin. Pasti kamu habis ke toilet ya....hahahahaha. " Nina berusaha menggoda agar Diah tidak terlalu sepaneng( serius) karena mukanya sudah benar - benar menegangkan.
" Dia lagi ngisi bensin. Kebetulan dia mau mengunjungi kakek neneknya yang ada di Jogja."
__ADS_1
"ehm...gitu." jawab Nina singkat, sebenarnya sosok mas Tian yang ia nanti dan ingin sekali dia bertemu atau mengetahui kabarnya.
" Kamu itu juga terlalu jaim. Kamu tahu kenapa mas Tian tidak berani menghubungimu? karena waktu wisuda dia melihat kak Erlang. Dia berpikir Kamu jadian sama Erlang."
Nina hanya diam, sekilas menginggat acara wisuda.
" Terus yaa...dia berusaha main kerumahmu, yang ada dia denger kabar kalau kamu mau menikah."
" Tapi kug ortuku Ndak bilang yaa kalau mas Tian main ke rumah?" tanya Nina sedikit tak percaya.
" Mas Tian meminta ke ortumu agar tidak bercerita ke kamu. Dia menghargai keputusan mu. kamu itu yang jahat. Dia udah nembak kamu tapi kamu gantung dia bertahun-tahun!...." Diah terus aja nerocos tak henti.... membuat Nina makin galau.
" Eh, sist. Kalau dia tidak jadian sama Devi bisa dong cari cewek lain." Seru Nina untuk pembelaan dirinya yang amat tersudut dengan kata - kata yang dilontarkan dari mulut Diah.
" Emang kamu? Gampang banget mau dinikah sama kak Erlang endingnya kamu di Selingkuhi ."
Kata - kata Diah makin tak enak ditelinga Nina. Nina mulai tersudut. Nina berdiri dan mencoba mengalihkan pembicaraan, dia membeli air mineral dan segera menengguknya. Tenggorokannya kering akibat dia tersudut oleh kata - kata Diah.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
.
.
.
.
.
♥️♥️♥️♥️♥️
suasana makin panas guys....ikuti terus kelanjutannya ya....
Dalam penggunaan bahasa saya hati - hati karena background saya sebagai guru, kedua logat saya sebagai orang Jawa tepatnya dari kota Semarang. dan bahasa yang saya gunakan.
Monggo silahkan para readers yang ingin menyampaikan masukan....bisa saya tampung....
Doain ya....sekolah saya dapat murid banyak ditengah pandemik covid 19.
__ADS_1