Yasmina

Yasmina
Bab 8 Mencintaimu dengan Caraku


__ADS_3

Semenjak peristiwa diperpus itu Nina mulai menjauh dari Mas Tian. Dia tahu hatinya sangat mencintai Mas Tian tapi dia tidak ingin melukai hati temennya. Nina percaya biarkan waktu mengalir. Membutuhkan spending time untuk dirinya sendiri dan mencoba untuk selalu mencintai lewat doa. Apabila Nina dan Mas Tian berjodoh akan bertemu dalam situasi yang jauh lebih baik.


Nina tidak ingin menyakiti hati siapapun atas kebahagiaannya. Nina berharap Mas Tian memahami itu. Walaupun Nina tidak pernah menyampaikannya.


Sejak saat itu pula, Nina dan Mas Tian lost contacts. Nina pada kehidupannya dan Mas Tian pada kehidupannya. Mungkin karena Mas Tian sudah lulus jadi mereka tidak bertemu. hanya beberapa kali Nina melihatnya hanya dari kejauhan. Nina seneng karena Mas Tian dalam kondisi sehat dan tetap tersenyum menawan.


Mengenai Devi, Nina tidak terlalu ikut campur atau tanya - tanya soal mas Tian. Biarkan Daevi berusaha semampu. Apabila Nina ikut campur maka dia akan melukai dirinya sendiri dan Mas Tian. Doa terbaik untuk semuanya.


🌷🌷🌷🌷🌷


Hari ini adalah Bahagia untuk Nina. Why? Karena Nina hari ini Wisuda. Sudah tentu dia berdandan cantik walaupun statusnya jomblo. Hari ini yang akan menemani pastinya Mamah, Papah , Mbak Nayla sekeluarga.


Nina Duduk di urutan 49. Saat asyik foto - foto dengan temennya jantungnya terasa berdetak semakin kencang. Diah yang tahu disampingnya ikut mlongo melihat sosok yang tak asing baginya. ( Dikampus Nina kalau mau duduk berdekatan saat wisuda, maka mengumpulkan berkas yudisium bersama dan berurutan jadi Nina dan temen - temennya bisa duduk berdekatan).


Jatung Nina semakin kenceng...


deg


deg


deg


" Selamat ya Nin." Mas Tian mengulurkan tangan.


Nina hanya bengong melihat Mas Tian yang tampak ganteng dan gagah memakai baju toga. Dalam hati Nina heran harusnya Mas Tian sudah lulus beberapa semester lalu. Waktu berlalu 1,5 tahun tanpa Nina mengetahui bahwa mas Tian belum lulus kuliah.

__ADS_1


Nina ingin memeluk Mas Tian tapi itu tidak mungkin untuk saat ini. Nina membalas uluran tangan Mas Tian dan kesempatan berfoto mereka gunakan sebaik mungkin sebelum acara dimulai. kebetulan mas Tian duduk di dua bangku belakang Nina.


*Acara Wisuda dimulai .....


Alhamdulillah semua berjalan lancar. Nina dan keluarga segera berfoto di photo booth. Nina melihat Mas Tian yang berlalu bersama kedua orangtuanya. Tampaknya mereka terburu - buru.


Nina bersyukur karena masih diberi kesempatan untuk bisa berfoto bersama saat wisuda bersama mas Tian. Walaupun mereka tidak dapat bercerita panjang lebar, sebenarnya dihati mereka ingin melakukan itu, tetapi suasana Wisuda harusnya khidmat.


Mbak Nayla datang dengan suaminya dan tentunya keponakan kesayangan. Tapi ada sosok yang tak terduga. Kak Erlang datang sambil membawa buket bunga yang cantik. Akhirnya mereka berfoto riang mengabadikan moment bahagia itu. Tak Lupa Nina berfoto dengan Diah dan keluarganya.


Mas Tian ingin mengajak foto Nina bersama kedua orangtuanya, tapi melihat Nina bersama Mas Erlang, seketika dia berhenti dan hanya menatap dari kejauhan.


" Nin, semoga kamu bahagia. Dan dia adalah terbaik untukmu." Mas Tian balik kanan dan melangkah menjauh dari Nina.


Mas Tian memutuskan untuk ikut kembali ke Bandung siang itu juga bersama kedua orangtuanya.


"Dia sudah pulang mah. " jawab Mas Tian singkat.


" Apa tidak dihubungi dulu? atau janjian?" Papah ikut nimbrung dalam percakapan itu sambil nyetir.


Mas Tian hanya menggelengkan kepala. Kedua orangtuanya tahu mungkin Mas Tian dalam Kondisi galau. Jadi mereka membahas tema yang lain.


🌷🌷🌷🌷🌷


"Gila Nin, Mas Tian baru wisuda bareng kita." seru Diah lewat telpon.

__ADS_1


"Iya Diah, Selama ini aku juga tidak tahu. Aku tidak pernah berkabar - kabar lagi semenjak HP aku ilang dan ganti No." jawab Nina dengan penuh penasaran.


" Kamu Ndak sempet minta no dia, Nin."


" Belum, waktu berjalan dengan cepat. Karena No baru aku sudah tidak ada di group kelas angkatannya Mas Tian juga." jawab Nina sedih.


" Tadi emang sangat ramai, semoga kita bisa bertemu sama Mas Tian lagi ya." Diah mencoba menenangkan Nina.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


.


.


.


.


.


Author pernah ngalamin peristiwa ini reader..... it's nice sih.


jangan lupa vote dan beri dukungan pada author ya .....


doakan novelku bisa bagus harapanku bisa nulis script untuk movie. hehehehehe

__ADS_1


Sayang sama kalian semua 😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2