
Nina sudah berada di kantor baru, nuasanya sangat nyaman. Nina mulai mengecek beberapa dokumen yang ada di mejanya.
" Wih.... baru masuk udah banyak tugas harus segera aku kerjakan nie." seru Nina.
Dengan serius Nina mengerjakan desain itu. dengan seksama dia membaca poin - poin penting sebelum mengerjakan desaign.
Nina bukan dari lulusan teknik arsitektur, tetapi dari teknik sipil yang Sebenarnya menindaklanjuti hasil design arsitek. Tetapi Nina memiliki keahlian yang detail dan mampu mengaplikasikan menjadi bangunan yang kokoh dan indah, Oleh karena itu Nina diterima di perusahaan ini.
Waktu bergulir, jam makan siang sudah berdendang. Pintu diketuk sebanyak 3 kali, kemudian Nina mempersilahkan masuk orang dibalik pintu.
" Masuk!" seru Nina sambil merapikan peralatannya.
" Hey, Nin. Ayo maksi di kantin. Kamu belum tahu kan dimana kantinnya. " Ajak Bimo salah satu senior Nina. Kebetulan perusahaan developer / konstruktor tempat Nina bekerja sedang membutuhkan peracang lagi karena makin banyaknya job yang harus dikerjakan. Baik dalam kota, luar kota dan luar pulau. Saat ini Nina mendapatkan tugas mendesain sebuah bangunan rumah sakit untuk di wilayah Kalimantan.
" Siap mas. sebentar yaa." Nina segera menyelesaikan pekerjaannya dan mengikuti langkah Bimo.
" Nah Nin, Itu kantor bos kita. Galak orangnya. Next time kalau kamu ketemu hati - hati ya. Aku sempat mau keluar karena hasil designku dibuang gitu aja. Emang sih aku yang salah karena aku tidak memperhatikan secara detail pekerjaanku. Tapi sakit kan Nin."
" Iya sih mas, kita menyelesaikan desain itu tidak mudah lembur iya....kadang pikiran kita bener- bener harus fokus pada apa yg sedang kita kerjakan."
Mereka berdua menuju kantin. Setelah sampai Nina dan Bimo segera memesan makanan dan minuman dan duduk.
__ADS_1
Tanpa Nina sadari ada sosok laki - laki yang tampan memperhatikan gerak geriknya saat melangkah menuju kantin. Ingin mendekati Namun Mas Tian mengurungkan Niatnya. Mas Tian ingin tahu kenapa Nina ada disini. Apakah Nina termasuk pegawai di kantornya juga. Akhirnya Mas Tian yang hendak pergi makan siang bersama Indra dipending dan kembali ke ruangnya dan segera meminta Ika data - data pegawai baru.
Ika yang sudah berada di kantin akhirnya segera menuju ruang HRD dan mengambil beberapa data yang diminta bosnya, siapa lagi kalau bukan mas Tian.
Dengan seksama mas Tian membuka setumpuk berkas yang ada di mejanya. Ika dipersilahkan untuk melanjutkan jam istirahat.
Mas Tian tercengang saat menemukan daftar pegawai barunya, kemudian Dia membuka CV- nya..... Ekspresi wajah Mas Tian yang histeris namun gembira luar biasa.
" Ya Allah , Nin...kamu sekarang kerja di sini." seru Mas Tian hampir menangis.
Kemudian Mas Tian mengecek status Nina. Dalam hati mas Tian lega karena status Nina masih Single. Kemudian Mas Tian berpikir keras. Bertanya - tanya bagaimana calon suami Nina yang pernah diceritakan Orangtua Nina.
" Nin, tadi udah kamu cek berkas - berkasnya ? " tanya Bimo sambil melahap tahu gimbalnya.
" Sudah mas, Besok sepertinya ada meeting ya? " Tanya Nina.
"Yupz. Besok kita meeting bertiga menemui klien Nin."
" Siapa aja Mas?"
" Kamu, aku, dan si bos. Oiya Nin bos kita ganteng entar kamu jangan kepincut. fokus kerja kalau Ndak bener kerajaanmu bisa dimaki kamu."
__ADS_1
" wih....galak bener bos kita mas. Sampai ada yang dipecat ndak?" tanya Nina penasaran.
" Buuuaaaayyyyyaaaaakkkk Nin."
Nina hanya mengangkat alisnya karena sedikit heran dan penasaran.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
.
.
.
.
.
♥️♥️♥️♥️♥️
Jangan lupa vote dan kasih dukungan untuk author ya....😘
__ADS_1