
" Assalamualaikum Nin, Nanti Mas jemput ya."
" Mas Tian, Nina bisa berangkat sendiri."
"Sudah pokoknya Mas jemput."
Nina segera menyiapkan diri karena 30 menit berikutnya akan segera dijemput Mas Tian sekaligus bosnya.
Setelah berdandan cantik dengan berulang kali berganti baju akhirnya, Nina menemui baju yang cocok sesuai nuasa hatinya hari ini. Bel berbunyi,Nina segera membuka pintu dan pamit sama papa dan mamah. Begitu juga Mas Tian.
Mas Tian yang dengan sigap membukakan pintu untuk Nina. Nina tampak tersipu malu.
Kalau mengingat dulu mereka sering jalan bersama menuju burjo yang ada didekat kampus. Atau berboncengan naik kendaraan yang biasa saja. Tak ada yang menyangka kalau mas Tian yang dulu sederhana itu ternyata sekarang jadi bos.
Percakapan di mobil dimulai. Nina yang masih merasa canggung berusaha mengikuti suasana yang tampak harmonis itu.
🌷🌷🌷🌷🌷
" Cie yang baru tunangan, senyum - senyum sendiri." goda Fauzan
" Biasa aja kali."
" Eh aku baru tahu Lho kalau ada badut kerja di sini."
" Mana badutnya? apa ada pegawai yang berulang tahun dan memanggil badut?" tanya mas Tian penasaran.
" Ini badutnya didepanku." seru Fauzan dan siap - siap digampar sama Mas Tian.
"ih enak aja.Sini kamu! " seru Mas Tian berusaha mukul Fauzan
" hahaha...Ndak kena....! Itu muka apa kesemek."
" Udah Zan, awas kamu ya...aku potong gajinya kalau ngeledekin terus."
"Wih sih bos galak amat. Diajak bercanda Ndak bisa." ledek Fauzan sambil duduk karena cape di kejar Mas Tian.
__ADS_1
"Udah ah kayak anak kecil aja." Mas Tian duduk disampingnya Fauzan sambil engos - engosan.
"Semoga lancar bro sampai pernikahan."
"Bismillahirrahmanirrahim, Semoga Allah meridhoinya."
" Gimana tadi respon Nina di hari pertama jadi tunanganmu?" tanya Fauzan penasaran.
" Beda tidak seperti waktu dulu jaman kuliah. Semoga dia segera bisa mengatasinya kondisi ini."
"secara kamu sekarang bosnya. Dia butuh waktu untuk menyesuaikan diri sebagai pegawaimu dan tunanganmu."
"Hanya 2 Minggu menuju hari pernikahan, Semoga Nina bisa benar - benar siap. Bukan karena perjodohan tapi karena benar - benar bisa menerimaku sebagai suaminy kelak."
" Aamiin......" kata Fauzan sambil mengangkat kedua tangannya.
🌷🌷🌷🌷🌷
Jam makan siang telah tiba. Seperti biasa Nina sudah dihampiri Bimo. Sedangkan Mas Tian hari ini sedang pergi meeting ke luar dengan Fauzan.
" Nin, selamat ya...kamu udah tunangan sama si Kucing garong itu." Wajah Bimo terlihat sedih.
"Kug Kamu mau sih sama si kucing garong itu? apa kamu dipaksa sama dia? kalau Ndak mau dipecat."
" Huz ngawur nie mas Bimo."
" Secara kamu kerja disini baru dan tiba - tiba di lamar. Apa jangan - jangan kamu emang udah kenal lama sama dia."
" Kalau kenal sudah lama iya. Sejak kuliah sih. kalau dipaksa Ndak sih. Insyaallah Nina siap kug. Orang Nina sekarang udah usia 29 tahun."
" Tapi kamu ndak ngomong ke Tian kan kalau selama ini aku sering panggil bos galak, kucing garong, dan...."
" kira - kira aku bilangi Ndak ya...hahahaha."
" Jangan dong Nin. Please! " Wajah Bimo terlihat memelas.
__ADS_1
Saat mereka melewati terdengar beberapa pegawai wanita sedang ghibah di meja kantin. tanpa mereka sadari orang yang sedang mereka gosipkan sudah ada dibelakang mereka.
"Si abang bos ganteng hari ini berangkat sama pegawai baru itu." pegawai 1
" Iya sok kecentilan dia." pegawai 2
" Apa mungkin mereka sudah kenal sebelumnya kali? tanya pegawai 3
" suwer Si cewek itu masuk perusahaan ini ikut seleksi penerimaan pegawai sesuai dengan peraturan tidak ada yang istimewa kug."
" Apa karena mereka sering bersama dan terjadi hal yang tak diinginkan? " tanya pegawai 3
"Kayaknya si cewek kalem dan cuek gitu. Digoda sama pak Edo saja cuek."
" Jual mahal lah...secara Edo cuma bagian personalia sedangkan si bos ganteng kita seorang bos, kaya raya anak tunggal, ganteng lagi. Aku udah bertahun-tahun mencari cara agar dia mau dekat sama aku aja tak pernah direspon." celetuk pegawai 1 memakai baju merah berambut pajang berwarna pirang dengan tata rias yang tebal.
" Si bos mungkin suka yang kalem - kalem kali, make up kamu aja ke kantor kayak mau manggung. hahahahah. " ocehan pegawai 2 yang berbaju hitam yang berpenampilan sedikit kalem itu .
seketika Nina dan Bimo yang denger cekikikan....tapi wajah Nina tak bisa dibohongi kalau dia benar - benar bete.
" Mungkin si cewek itu pakai pelet kali." celetuk si merah yang penampilannya sedikit Norak.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
.
.
.
.
.
♥️♥️♥️♥️♥️
__ADS_1
Terima kasih jangan lupa vote nya ya....
love you all, ingat jaga kesehatan jangan sampai kena covid yaa....