
Berjalan pelan mendekati kakek wang,dengan mengeluarkan aura yang sangat pekat hingga membuat kakek Wang sulit bernafas,.
"sungguh aura yang begitu kejam si Brengsek ini!, kelihatannya Haoyu ini sudah mencapai tingkat Mistis 5 "gumam kakek wang.
"hahah!!, Bagaimana tua bangka apa masih mau melawan ku haha!, klihatanya hari ini hari terakhir untuk mu!" ucap Haoyu dengan tatapan menjatuhkan.
"Bedebah! rasakan ini! ,Soul piercing storm!"
dengan mengangkat tongkat usangnya ke atas kakek wang berteriak mengeluarkan kemampuan andalannya Soul piercing storm.
'Terlihat jelas muncul seketika pusaran angin yang menjulang tinggi jatuh lurus ke atas tongkat usang kakek wang ,dan seketika kakek Wang pun mengarahkan nya ke arah Haoyu, seketika pusaran kecil panjang melesat dengan cepat bahkan sangat cepat,hingga depu tanah pun mengikuti serangan yang di luncurkan Kakek Wang kearah Haoyu bagai busur panah.'
Ledakan "BANG!"
'pusaran kecil mengenai Haoyu hingga mengakibatkan gelombang energi menyebar kemana-mana bahkan debu pun berhamburan keatas
"Fuh! Fuh! Fuh! ,debu ini sangat mengganggu ku!, haha apa hanya ini yang kamu punya Tua bangka,sangat menggelikan"ucap Haoyu menindas.
Perubahan ekspresi kakek wang pun berubah pucat seketika mendengar ucapan yang di keluarkan Haoyu,
"Bagaiman bisa apa yang salah dengan serangan ku!,seharusnya serangan ini tidak bisa di tahan?"
gumam kakek wang dengan bingungnya.
"haha apa kamu bingung Tua bangka!, lihat ini seranganku Terimalah, Hell light flash!"
'Tangan Haoyu yang mengarah ke kakek tiba-tiba memunculkan cahaya kecil di ujung jari Haoyu bahkan cahaya kecil di ujung jari Haoyu pun, Menimbulakan daya getar di seklilingnya.
"ho ho ho kurasa hari ini hari terakhirku Cucuku!," triak kakek wang sambil memlototi kearah Haoyu serasa tatapan mata Kakek wang ingin mencabik-cabik tubuh Haoyu.
"Trimalah tua Bangka " ucap Haoyu dengan dingin.
' seketika cahaya di ujung jari Haoyu melesat kearah Kakek wang dan Ledakan pun terjadi'
Ledakan"BANG!"
tepat di suara ledakan, depu hitam disertai batu-batu kecil berhamburan kesemu arah dan seketika cahaya kemasan bersinar diantara debu-debu,
__ADS_1
"mengejutkan masih ada orang yang mampu menahan,Hell light flash miliku haha! kurasa ini menyenangkan!" ucap Haoyu dengan santai dan mendongakkan kepala sedikit keatas.
"He! orang tua? apa kau baik-baik saja?" ucap seseorang di balik debu.
"Siapa anda?, ya aku baik-baik saja, berhati-hatilah orang yang menyerangku sangat kuat!" ucak kakek wang sambil memandang cahaya keEmasan didalam debu.
"Sukurlah kalau kau baik-baik saja, mendengar anda baik-baik saja aku akan memindahkan mu dan tiga orang mu masuk kedalam Gua, biarkan aku yang mengurus orang bodoh ini." ucap sosok di dalam debu berhamburan,
'lalu setelah sosok diyang berdiri diantara debu-debu selesai berbicara seketika cahaya putih menyelimuti Kakek wang dan seketika kakek Wangpun Menghilang dari pandangan sosok yang berdiri ditengah debu.
setelah memindahkan Kakek wang dan yang lain sosok yang berdiri diantara debu-debu pun Berucap disertai gerakan tangan seperti menghempaskan sesuatu"Menjijikan!,"
dan seketika debu-debu pun menghilang ,dan terlihat lah sosok yang berdiri di antara debu ,kini bertatapan langsung dengan Haoyu.
"Wah wah! datang seorang Penyelamat yang akan segera mati ,mengejutkan kau memindahakn buruanku!" ucap Haoyu dengan tatapan tajam.
"Diam! Great sword! hancurkan" seketika sosok yang tak dikenalpun meluncurkan serangan dengan cepat kearah Haoyu sebuah pedang yang berhias sinar keEmasan.
Dengan raut muka dingin Hoayu berucap dengan lantangnya "Hell Stone Shield!"seketika sebuah prisai hitam terpajang didepan tubuh Haoyu.
Terjadi Ledakan
Seketika pedang Emas menghatam prisai hitam milik Haoyu, dan terjadi retakan.
"Krax! Krak!"
Retakan prisai hitam Haoyu semakin kemana dan seketika Suara tiakan pajang Disertai tubuh tang rerlempar keblakang keluar dari mulut Haoyu.
"SAT....." triakan panjang Haoyu dengan tubuh yang terlempar keblakang dan seketika triakan Haoyu berhenti seketika ,
terlihat kini pedang Emas menembus dada Haoyu,sedetik kemudian Pedang Emas pun melesat keatas dan seketika lenyap di langit,
"Menjijikan!, kurasa aku datang tepat waktu, semoga saja mereka dan bocah itu baik-baik saja." ucap sosok itu dengan melangkah kan kaki dan sekejap sosok itu pun lenyap menghilang.
"Liyu,Tasha apa kalian baik-baik saja?, bagaiman lukamu Liyu?" ucap kakek wang yang terbaling lemah sambil memandang kearah Nenek Liyu dan Tasha.
"kakek jangan berbicara dulu, luka kakek kelihatan nya sangat parah" ucap tasha sambil mengarahkan tatapan nya di dada kakek wang yang terlihat mengeluarkan darah dari dada kirinya.
__ADS_1
"Nenek! Nenek! apa kau baik-baik saja?," ucap Tasha memanggil nenek Liyu sambil memegangi pergelangan tangan seperti mencari denyut nadi nenek Liyu.
"Kakek! Kake...k! " triak Tasha dengan Cemas dan terlihat tetesan air mata jatuh ke pergelangan tangan nenek Liyu.
"Ada apa Nak!? ,apa yang terjadi?" tanya Kakek Wang sambil menatap tajam.
"Nenek! lihatlah Nenek Kakek lihat!! ,nenek tak bernafas " ucap tasha dengan bibir yang bergetar dan cucuran air mata pun menetes jatuh.
"Apa! Apa! Siyal Uhuk uhuk! aku tidak bisa berdiri" ucap kakek wang tetahan karna terbatuk dan mengeluarkan seteguk darah dari mulut.
"Nek! Nenek bangun!" pekik Tasha.
"Nona muda berhentilah menangis ini sudah menjadi takdirnya, dan ini sudah menjadi hari terakhir kisah hidupnya, andalah yang harus memperjuangkan kembali kisahnya," ucap seaok yang tiba-tiba berdiri disamping Nenek Liyu.
dengan rasah sedih yang berat seketika berubha menegang dan tersentak setelah Tasha mendengar seseorang yang berucap sepedti itu.
"Anda siap tiba-tiba datang tanpa permisi, dimana sopan santun anda ,dengan anda berbicara seperti itu, apa anda membantu mengembalikan nyawa Nenek saya! " geram Tasha dengan memandang sosok itu dengan tajam.
"nengar nona kematian seseorang tidak akan bisa di gantikan bagaimana pun caranya itu ,dan adapun caranya hanya itu akan merugikan tubuhnya karna terbebani daya jahat." ucap sosok tak dikenal
"Uhuk! Uhuk! dia yang menyelamatkan kita Nak, tuan ini lah yang menyelamatkan kita" ucap kakek wang.
"hah! anda yang menyelamatkan kami!? Oh terimakasih dan lalu kenapa anda terasa kejam berbicara seperti itu." ucap tasha dengan jengkel nya.
"lihatlah nona tubuh nenek kamu itu, perlahan-lahan akan memudar dan tunggulah itu, dan untuk anda kakek tua ,mari aku bantu untuk menyembuhkan luka mu ,sepertinya kau mendapat luka dalam yang cukup serius." ucap sosok itu dan perlahan berjalan menghampiri kakek wang ,dan secara perlahan kakek wang pun di dudukan tepat dihadapan sosok tak dikenal itu.
"Uhuk! Uhuk!" suara batuk kakek wang.
"jangan berbicara dulu kakek ,aku akan melakukan metode penyembuhan untuk anda, seharusnya ini berhasil, tolong alirkan endergi sejati anda kakek"
'seketika tangan sosok itu dengan lihainya dam cepat mlelakukan totok di punggung kakek wang,dan setelah melakukan totok di punggung lalu sosok itu menempelkan kedua telapak tangan nya di punggung kakek wang seketika daya energi yang kuat menghentakan dan menggetarkan seisi dalam gua, penyembuhan tootk dan daya energi terus dilakukan hingga larut malam bahkan hampir pagi, tasha yang tadinya melihat proses penyembuhan kakek wang pun ikut tidak tidur hingga kini karna Tasha masih merenungi nenek Liyu yang berada di pangkuan nya dan tiba-tiba Tasha pun tergeletak pingsan.
"sebentar lagi anda puliah kakek tua,"
"Tuan anda sangat trampil bukan kah ini teknik penyembuhan semburan naga tingkat 7, apakah itu benar" ucap kakek wang.
"Entahlah ini namanya apa hahah, sudahlah ini slesai, dan omong" ak harus memulihkan nona itu juga" ucap sosok itu
__ADS_1
"sudah bejam- jam akhirnya ak merasa kan segar di seluruh badan ku Ho ho ho, terimakasih tuan , omong-omong kalau boleh saya tau siapa nama anda biar ak mengingat nya karna anda lah nyawa ku kini harus berhutang budi pada anda?"
"yah sudahlah ,seharusnya kini energi sejati anda juga ikut menikat di tingkat Enam udara, ah ya Saya Dou, saya datang untuk menjaga calon Raja kami" ucap Dou.