
'cahaya sangat terang hingga menembus seluruh gelapnya Gua kakek wang,dan sinar terang itu menampilkan sosok bayangan lelaki berkumis putih, berambut panjang dan. juga sosok wanita berambut hitam kecoklatan,disertai wujut naga mata merah berhiaskan tanduk menyala seperti api namun berwarna biru, dibelakang sosok tersebut membuat kengerian hingga membuat Wang, dan juga liyu tersungkur dengan mulut menganga.'
"siapa sosok-sosok bayangan itu?! liyu apakah kau tau? siapa mereka!?" ucap Kakek Wang dengan raut muka cemas.
"aku tidak tau itu Wang siapa mereka?!,namun aku merasakan sesuatu yang anek pada sosok-sosok itu sepertinya mereka tidak ingin berbuat buruk kepada kita,"ucap nenek Liyu dengan terengah-engah
'namun sebelum kakek Wang berucap membalas perkataan Nenek Liyu ,sosok bayangan pun menyambar berucap kepada kakek wang dan nenek Liyu'
"hai! sodara?! jangan kamu takut kepada kami?, aku hadir dihadapan-mu karena anakku merasakan kegelisahan dihatinya!, dan sebagai mana saat ini aku muncul di hadapan kalian!'"ucap sosok lelaki bayangan itu dengan tatapan sangat menakutkan dan menghakim
"kalian siapa? apakah kami melakukan kesalahan kepada anda tuan?!,"ucap nenek Liyu dengan rasa gemetar di bibirnya.
"ya! apa tujuan anda kesini tiba-tiba!,cepat jelaskan kepada kami!?" ucap kakek Wang dengan brani lalu menyeka kringat yang mengalir dipipinya.
"wahai sodara dengarkan ucapanku mungkin ini akan berguna bagimu dimasa depan nanti,!
kami hadir disini karna anak kami, kami menjaganya sepanjang waktu siang dan malam ,kamilah yang menjangganya hingga saat ini, namun dengan ini kami ingin membuat anak kami kembali meneruskan kejayaan kami di masa lalu.
Nama ku Micsunghuang atau jinyun shang,dan disampingku istiku dan diblakangku ini sahabatku , akulah! pendiri kerajaan Shangking, namun saat kejayaan dimasa pemerintahanku seseorang penghianat memberontak dikerajaan saat itu ,dan saat pemberontakan terjadi ,itu bertepatan kelahiran putra kami, namun peristiwa itu membuat kami terbunuh hingga membuat kami tidak bisa menjaga anak kami lagi, namun sebelum peristiwa pemberontakan itu terjadi aku meninggalkan sesuatu untuk putra kami!" ucap jabaran ayam Mic
" paduka raja hormat kami!"
"paduka raja hormat kami!"
ucap serentak kakek Wang dan nenek Liyu
"paduka saya memberikan hormat kepada paduka apa yang bisa saya bantu hingga paduka berucap seperti itu kepada kami? dan saya siap melaksanakannya " ucap nenek Liyu.dengan berlutut
__ADS_1
"hormat saya paduka raja apa yang bisa saya bantu juga, saya siap melaksanakannya ? ucap kakek wang dengan berlalu berlutut
"memang kemunculan kami dihadapan sodara,ingin bermaksut meminta bantuan kepada sodara, kami sangat menyayangi putra kami namun hari ini di masa ini ,anak kami harus kembali merebut apa yang menjadi haknya yang seharusnya anak kami dapatkan dengan pantas dan terhormat,.
saya mohon bantulan putraku menjadi pendekar yang hebat latihlah, hingga waktu bulan purnama tiba bawalah anak kami di gunung Naga hitam,disanalah anak kami akan mendapatkan gelarnya sebagai penerus kami, hai sodaraku apakah kalian bersedia membatu!? dan sepertinya kami akan segera pergi aku titipkan anak kami kepada kalian jagalah anak kami dan dengan ini aku meninggalkan pejaga kerajaan naga api biru di tubuh anak kami,rawat lah "
"Kami bersedia paduka raja!"
"kami bersedia paduka raja!"
'ucap serentak nenek Liyu dak kakek wang namun saat cahaya terang mulai redup sosok hitam yang sangat besar dengan mata merah menyala ,diujung tanduk membara api biru tak lain sosok naga berdiri dengan gagahnya'
"sungguh menakutkan sang paduka ,sungguh membuat ku tercengang,bahkan saat ini pun membuat ku sangat merinding dengan kehadirannya sosok yang sangat kuat walu pun ia telah tiada tetapi sorotan matanya sungguh menghakimi!?" ucap kakek wang
"benar sekali wang!,tapi ini belum berakhir bagaimana dengan itu?!" ucap nenek Liyu sambil menunjuk sosok bayangan naga yang sedari tadi berdiri dan lalu bergerak berputar-putar dilangit-langit gua.
"hay! Tua Wang lihat itu!? kelihatannya pedang pengeran itu bersinar?!, biar aku mengambilnya!" ucap nenek Liyu lalu berjalan dan meraih sarung pedang milik Mic,
' namun yang terambil hanyalah sarung pedangnya saja ,dan seketika seluruh gua terguncang hebat akibat ulah sosok bayangan naga api dengan berputar-putar dilangit-langit gua dan putaran naga itu semakin cepat namun semakin kecil menurut kebawah, seperti membentuk pusaran. tiba-tiba pedang Mic pun terbang menuju pusaran itu hingga membuat seluruh gua bergemuruh sangat hebat , dan saat itu membuat kakek wang dan nenek Liyu tercengang mulut terbuka menganga, namun merasakan kesenangan yang hebat yang terlihat jelas di mata mereka ,dan sesaat kemudian sosok naga api biru pun menerjang pedang itu dan sosok bayangan naga pun menghilang lenyap di pedang tersebut dan seketika suasana digua pun menjadi tenang dan keheningan mulai menyapa di seluruh area gua hanya menyisakan pedang yang masih terbang berputar-putar diatas hingga terjatuh dan menancap di bebatuan gua.
" wang! wang!" ucap nenek Liyu
"apa!"balas kakek Wang.
"seperti ini kah kehebatan sejati ,hingga membuat ku jatuh cinta dan terpana? " ucap nenek Liyu
"sepertinya!, dan ini membuat Jiwa mudaku terbangun dan mengeras " ucap kakek Wang
__ADS_1
"PLAK! PLAK!...tua peyot bodoh apa yang kau bicarakan! mengeras dan berdiri apa itu!,perkataan mu membuat situasi jatuh cintaku hancur seketika! Bodoh!, Bodoh! Bodoh!" ucap nenek liyu,dengan dua pukulan nenek Liyu yang mendarat di kepala kakek wang,seketika membuat kakek wang terperosok kebawah dan membuat raut muka kakek wang sangat Bodoh saat itu !
"adu du du du! duh! sakit...!! dasar nenek sialan apa kau mau membunuh ku!," grutu kakek Wang dengan mengusap usap kepalanya lalu membenarkan posisi tubuhnya kembali berdiri.
"rasakan itu Tua Bodoh! gara- gara kamu bayangan indahku dikepalaku ini hancur karna ucapan bodohmu itu!" ucap nenek Liyu
"Bodoh! adu sakit! serasa pungungku juga encok! sekarang! sakitnya!" gerutu kakek wang dengan raut muka konyol
"hai wang,apakah proses pangeran di dalam tong ini masih lama!?" tanya nenek Liyu.
"aduh sakit! yah seharusnya membutuh kan tiga hari, oh ya bagai mana dengan cucu mu? apakah jadi kau bawa ketempat mu!?" jelas kakek Wang
"wah wah! tiga hari kelihatannya sangat cepat , yah mau bagai mana lagi karna kita sudah tau bahwa disini pangeran kita berada dan kita juga bersedia membantu pangeran, apa boleh buat kita akan melatih mereka berdua disini dan untuk itu aku harus melatih cucuku terlebih!?"
"yah baiklah, aku akan membantu juga hingga 2 hari untuk melatih cucumu,ngomong bagaimana mengambil pedang pengeran yang tertancap itu ,kelihatannya batu itu seperti meleleh terkena aura pedang itu" ucak kakek wang
"baiklah kalau begitu!, ah ya biar aku membantu mencabut pendangnya" ucap nenek Liyu dengan sembari berjalan ke arah pedang Mic yang tertancap di patu gua .
' sesaat nenek Liyu mendekati Pedang ming serasa nenek Liyu sedikit kesusahan namun akhirnya nenek Liyu mencapai nya dan sampai tangan nenek Liyu mau memegang pedang Mic tiba-tiba nenek Litu terpental dan membuat bunggungnya menabrak batu gua di blakangnya
"BRAK!..apa apaan itu tadi! bagaimana itu terjadi seperti pedang itu engan untuk aku sentuh! sungguh aura pedang yamg mengerikan!?"
"ho ho ho ho! apakah kamu baik-baik saya Liyu?!, kelihatanya pedang ini hanya bisa di sentuh oleh pangeran!"ucap kakek wang dengan sedikit mengejek nenek Liyu.
"bo..doh diam bo..doh! Cuh" nenek Liyu mengeluarkan darah dari mulutnya.
' saat kakek Wang ingin membantu nenek liyu
__ADS_1