
"UNTUK PARA PENIKMAT SOBAT BACA"
Mohon maaf untuk seri episode selanjutnya satu hari 1 episode ya trimakasih.
Selamat membaca.
Ditengah hutan yang lebat di ujung hutan,sebuah diding tebing gunung yang sangat tinggi sampai ujung gunung pun tak terlihat
hutan yang begitu terkenal sebagai lembah kematian.
"berapa lama lagi! aku sangat lelah sekali berjalan,!, masihkah jauh tempat kakek tua itu dari sini?"
ucap seorang wanita,yang menggunakan baju zirah kerajaan bersama 2 orang pengawal dan 1 orang kepercayaan nya,
"kelihatannya sebentar lagi kitan akan sampai tuan putri Syung, seperti yang di bilang paman tuan putri seharusnya tata letak posisi gua berada di atas tebing ini."
"matilah aku ,bagaimana menaiki tebing itu!?"
ucap putri Syung
__ADS_1
sebelum ucapan dari putri Syung dari kerajaan terjawab salah satu pengikutnya ,sari arah tak jauh 2 orang dengan cepat bergegas dengan kecepatan tinggi mengarah ke tempat putri Syung,
"BERHENTI!! DISITU!"
****
Mendekati lembah kematian.
sepasang orang berjalan santai,.
"akhirnya kita akan segera sanpai ditempat kakek tuan"ucap Tasha. dengan raut wajah bahagia,.
namun di sisi lain pemikiran tasha terhenti karna di tempat asalnya tasha bukanlah siapa-siapa ,bahkan di bandinglan dengan orang-orang seuniversitas dia , dia sama dengan Mic hanya orang sederhana . "huff kembali pulang hanya membut ku kecewa,jika tidak kembali aku, aku sangat merindukan mama!" berucap pada dirinya sendiri.
"nona tasha? anda kelihatanya sedang berfikir keras, apa perlu kita beristirahat sebentar,?"ucap paman Dou
dengan sedikit memperlambat langkah ,tasha pun melirik paman Dou sedikit dengan raut mata sedih." baiklah paman Dou kurasa ak perlu berhenti sejenak," ucap tasah dan dengan perhitungan dia ,
sebentar lagi sinar matahari akan berdiri tepat di kepala, tidak lain jam istirahat seperti di inggris,.
__ADS_1
"baiklah" jawab santai paman Dou,yang berlalu mencaei tempat berteduh dari sinar matahari,
bertepatan beristirahat di bawah pohon tasha menemukan tanaman yang sangat menarik minat hatinya ,.
tak bituh waktu lama tasha pun memetiknya dan menyimpanya, tanaman yang sangat mirip dengan jamur tirams ,namun berwarna sedikit keEmasan ,."kurasa ini akan berguna nanti lebih baik aku petik dan simpan " ucap pada diri sendiri
namun tanpa sepengetahuan Tasha , paman dau juga mengerti apa yang sedang di fikirkan Tasha saat dia mengambil jamur, dalam benak Paman Dou. " yaya! anda sangat pintar sekali jika mengambil tanaman herbal itu ,itu akan sangat berguan untuk nanti,hanya saja masih memerlukan tanaman lain agar tanaman itu bisa di gunakan, yah salah satunya tanaman langka itu,hahahha"
"senyum-senyum sendiri,seperit sedang asik dalam lamunannya paman Dou ini gila apa gimana sih!"grutu Tasha di terus kan dengan suara triakan yang mengagetkan.
"PAMAN!!....." triak Tasha
Seketika paman Dou pun tersentak karna triakan tasha yang mengagetkannya " apa-apaan km ini! sialan hampir membuat jantung ku copot saja!"
"hihihi paman paman paman gila ya,masa pendekar seperti paman jantungnya bisa copo karna triakan seorang gadis cantik sepertiku,hahah" ucap tasha dengan raut wajah berseri
"aku ini juga manusia,benar aku ini pendekar tapi tapi untuk itu tolong ya di rahasiakan "
obrolan kedua orang ini terus berlanjut sampai keduanya terlelap tertidur siang dipawah pohon yang sangat rindang,..
__ADS_1
tak jauh dari lokasi tasha dan paman Dou.