
sang raja matahari kini telah lenyap dari pandangan,sekarang gelap gulita pun menerjang dipenjuru, tak jauh dari bibir gua bersama-sama telah kembali di waktu yang tepat ,.
sambil merapikan semua perlengkapan dan juga memastikan barang bawaan yang telah di pesan oleh guru
"aupst! ah ternyata nona Tasha sudah kembali? bagaimana latihan nona?" ucap sinsian.
namun sebelum Tasha menjawab,tuan Dou ikut menyela dalam berbincangan.
"Sinsian kecil?,bagimana apakah barang yang ak pesan padamu sudah kau dapat?"ucap Dou sambil melangkah pelan mendekati sinsian.
"tunggu lah paman aku ni belum menjawab pertanyaan sinsian! sabarlah dulu ?jangan menyela ya." ucap Tasha dengan sedikit raut muka lesu,.
"yayyayaa! baiklah baiklah kalian jangan bertengkar, aku jawab semuanya..ya untuk pertama bungan lotus nya aku sudah mendapatkanya,.dan jamur perak ,.tapi untuk jamur Emasnya ak belum menemukannya.."
namun sinsian setelah berbicara,kini dia merubah raut muka tak percaya bahkan sekarang merasa tercengang apa yang sekarang dia lihat,.
"aku adulu!"
"buarkan aku dulu nona!"
"aku!"
"aku!"
"aku"
"Berheti! apa sih anda-anda ini ..bisa kah kalian tidak ribut saat ini kakek sudah menunggun kita!"
"paman! dengar itu sinsian kecil!"
__ADS_1
"kamu juga"
"Sudah hentikan ,ayo sekarang masuk sebentar lagi akan segera dimulai.ucap sinsian ..
"baiklah! ucap bersamaan tuan Dou dan juga Tasha.
"dasar kalian ini,ya udah mari."
tak berselang lama kini mereka pun telah masuk didalam gua,namun sebelum sampai masuk jauh kedalam ..keributan terjadi di liar gua tepat sekali di pertengahan tangga batu ,.
"Ting!..
Ting!..
Ting!.."(suara pedang beradu)
satu perempuan terduduk diatas punggung kuda.
dalam kejadian ini, paman Dou pun bergegas ke arah pertarungan yang sedang berlangsung,.
"Bukan kah itu Syung?! kenapa dia sampai kesini,? jika dia kesini lalu yang menjaga di ruang rahasia siap?" ucap dalam benak tuan dou yang kini tsrlihat berdiri dannkini dia telah memancarkan aura kuat di seluruh area pertempuaran..
"HENTIKAN!" triak Tuan Dou.
"Hentikan! atau aku yang akan mengusir kalian semua dari sini!"
dalam sekejap semua pandangan mata di area pertempuran kini memenatap tajam kearah tuan dou,.
"aura yang kuat jika terus begini ,semua kekuatan nya akan menekan penuh .segera ak harus menghentikan nya" bergumam pada diri sendiri." ucap wanita paruh baya.
__ADS_1
seketika dalam jeda waktu yang singkat aura peket menggema di seluruh area pertempuran..menambahkan suasana yang sangat mengancam jiwa, walau aura seseorang masih lemah jika terkena aura ini pasti akan terduduk lemas .
"aku harus bisa mengimbangi!" ucap wanita paruh baya .
"nenek apa yang kamu lakukan! kamu akan celaka jika menggunakan kekuatan itu !" ucap salah satu cucu.
tak jauh dari pertempuran ,didalam gua kakek wang pun merasakan aura yang sangat hebat ,.
"aku mengenalimu siapa pemilik aura ini.! hahah sunggu mengejutkan ku!,baiklah ak akan menemui mu kali ini"gumam kakek wang
berpindah di area pertempuran ,bunyi pedang terus masih beradu ,.sosok makhluk penjaga pun kini muncul dan ikut ambil bagian di area pertempuran,.
"kalian! mindur!" ucap nona Syung sambil menatap situasi yang sekarang semakin mencekam ,"situasi apa lagi ini? ak sudah melihat aura gila nenek peyot itu kini muncul juga batu hidup Sialan! jika seperti ini ak tidak akan sampai kesana ,sedangkan pesan yang kuterima harus sesegera ak sampaikan ...tinggal satu hari lagi! sialan?
"kymici! mundur lah!" ucap seseorang yang memanggil dengan raut muka cemas..
"Errr!....Errr!" suara iblis batu hidup.penjaga jalan yang mengerang erang ingin segera membantai siapapun yang ingin melewati jalan.
"nenek! Berhetilah, ada yang datang!"ucap kymici yang kini telah bergabung kembali bersama nenek nya.
"aku merasakannya juga nek! "ucap seseorang di samping kymici"
"benar kata kakak Shu nek! cepat nek! cepat berhentilah!"
namun dari arah penjuru deruan angin kencang menerjang dengan sangat hebatnya,sesuatu bergerak dengan sangat kacau dan berbahasa,.
bersamaan dari lain sisi cahaya melesat dengan gila menerjang dedaunan..
*****
__ADS_1