"SANG PENGUASA"

"SANG PENGUASA"
Go home


__ADS_3

Sedikit hembusan angin dari mulut,di tarik lagi hembusan angin masuh melalui hidung, terduduk hening bersila memejam kan mata,


seseorang yang berada di area tersebut bergumam dalam dirinya beradu dengan pendapatnya "Tuan udah hambir Enam bulan setelah kejadian itu ia juga belum beranjak dari kultivasinya, huuuuh! bocah bodoh itu juga belum bangun juga ya?, apa mungkin dia sudah bangun?" ucap perempuan berwajah imut duduk di bawah pohon ,seperti sedang menunggu seseorang,..di tangan kanannya memegang Busur panah seperti sedang bersiap" menunggu menghunuskan anak panahnya ke musuh yang akan datang,


Namun dalam diam dalam heningnya dan jaga nya " lama sekali ya tidak berjumpa?" ucap seseorang yang kluar dari gua


wanita itu pun dengan cepat menoleh kearah suara yang berucap "yah lama sekalia tuan hampir ak mati di terjang taring macan disini!, bagaimana tuan apakah tuan sudah naik level?, atau mungkin sekarang tuan berada di level 10" ucap wanita tersebut dengan begitu banyak pertanyaan.


"begitukah,yahh bagaimaina bisa kau bayangkan ,atau mungkin bisa kamu rasakan,sampai di mana tingkat level ku sekarang?"sosok pria berbicara


"kuarasa tuan berada di level 8,naik 2 tingkat dari tingkat 5,kemajuan yang sangat cepet selama hampir 8 bulan?" cucap wanita


"yah begitu lah nemun dalam kultivasiku,aku memiliki kemampuan baru melaju cepat hingga 2kali lebih cepat dari sebelum nya,bahkan serangan ku juga meningkat 2kali daya serangnya ke satu titik buta"jelas pria


"yah akhirnya aku bisa segera kembali melihat sibodoh itu,dan kurasa aku harus kembali juga untuk berendam air panas terasa pegal semua tubuhku hahahaha" ucap wanita


"yah omong-omong Nona Tasha bagaimana teman mu itu apakah dia sudah kembali"


"kurasa sebentar lagi dia bangun"ucap Tasha sambil berdiri dan merapikan semua persediaannya.

__ADS_1


"baiklah mari kita segera pergi kembali ke tempat kakeka tua, tapi sebelum itu bagaimana latihan mu?" pertanyaan dengan sudut mata mengarah ke pergelangan tangan tasha yang penuh luka menggaris.


"yah bisa dilihat nanti atau di coba nanti kalau kita sudah sampai di tempat kakek tuan,"


"baiklah mari segera pergi"


****


di sisi lain


"Pergi! Pergi! Pergi! dari situ! Nona"


terlihat sosok ular besar kluar dari dalam air terjun kepalanya sangat besar,menyingai taring tajam menggliat berbalik tepat kearah wanita di atas nya ,yang sedang berdiri mematung.


"Sialan tamat riwayatku, iblis ini muncul juga!,"


triak kesal dalam hati wanita


desisan besar Iblis Ular "Sseeees! Sseeees!"

__ADS_1


msnggliat tubuhnya turun dan terjatuh di bawah air terjun namun tinggi Iblis ular hampir setara tinghi air terjun.


"kuarasa iblis ini sangat kuat, aknharus segera menolong wanita itu," Sekerika tanah ber tebaran debu kemana-mana melesat cepat kearah wanita dan seketika itu,


Iblis ular tanpa aba-aba dengan cepet nya ingin menerkam wanita namun, seperti yang terlihat sosok bayangan melesat dan merngkul wanita tersebut dan lalu melesat pergi dari terkaman Iblis ular ,dan secara bersamaan.


"BRAGG!"(kepala ular membentur dinding Airterjun)


"anda tidak apa-apa nona?" ucap pria


"ya aku baik-baik saja trimakasih,biar ak yang mengurus nya,bergilah andantuan"


dengan pandangan tajam kearah iblis ular ,dengan lembut wanitanitu mengambil sevuah ranting pohon lalu berucap !petir hitam daya pertama!, seketika ranting pohon dihiasi sengatan listrik kecil dan dengan cepat di lempar kan ke arah Iblis ular,.


sekerika dalam sekejap yang tadinya iblis ular yang terdiam berdiri seketika di seluruh tubuhnya bahkan air terjun pun di hiasi arus listrik yang begitu besar dan seketika di tubuh ular itu punnbersilau ,SRRT! SRRT!( ular) sektika ular pun terjatuh ke bawah ,


Brag! suara terjatuh


"

__ADS_1


__ADS_2