
Perbincangan mereka pun terus berlanjut hingga terik mataharipun perlahan semakin terlihat menerngi seluruh area gunung.
di sela pembicaraan mereka pun kini nona Syung dan juga para pengwalnya sudah terbangun juga dari tidur tak luput juga sinsian juga sudah terbangun.
di sebelah Tasha berdiri wanita muda yang putih dan imut,sambil mengusap kedua bola matanya. "up...kakek kenapa kakek tidak membangunkan aku tadi?"
ucap Sinsian.
mendengar cletukan suara sinsian berbicara,kini semua orang perlahan memandanginya
tak luput juga Shu dan kymici hanya diam mematung.
tak berselang lama.sebuah dua tangan menjulur kedepan dan berjalan pelan sambil bersuara terbata-bata. "Anak ku...Sin..sin" ucap nenek Sean
serentak dalam pandangan semua orang kini mersakan suasana yang sulit di jelasakan namun kehangatan seorang ibu yang rindu kepada anak nya kini Mic pun merasakan perasan yang sama.
"NENEK!!!.. apa yang nenek ucapkan?" pekikan suara Kymici membuat suasana kehangatan itu pun terpecah seketika.
__ADS_1
namun kini kakek wang pun tidak tinggal diam mendengar Kymici berucap seperti itu.
perlahan langkah kaki kakek wang pun mengarah kedepan kymici lalu " nona!? kuharap anda melihat apa yang sedang terjadi!, nanti pasti kamu juga kan mengetahuinya"
"maksut anda apa kakek?!" ucap kymici.
namun sebelum suasana itu hilang perlahan Mic pun berucap ke semua orang secara tiba-tiba.
"maaf semuanya kakek,nenek nona-nona dan tuan Dou?! ,maaf kan aku menyela suasana kehangatan ini. aku harus berbicara sekarang kuharap semuanya akan mengerti.?" ucap Mic berhenti sejenak sambil memandang Tasha sebentar seperti mengisaratkan sesuatu.
Tak luput Tasha pun mengerti apa yang ingin di bicarakan oleh Mic dan lalu Tasha pun menganggukan kepala kearah mic menandakan menghiyakan.
" hoho jadi seperti itu baiklah tuan muda?. namun jika sesuatu terjadi di jalan! saya Wang! siap datang membantu "
" aku juga siap membantu anak muda! "ucap nenek sean.
"paduka raja muda lalu bagaimana denganku?, seharus nya awal aku detang kesini ingin mengikutimu tapi anda membuat kloning pada diri nada, jadi apa yang harus saya perbuat.?" ucap suara merdu Nona Syung.
__ADS_1
Sambil membungkukan badan ke arah kakek wang dan nenek Sean, " terima kasih kakak dan nenek,bantuan anda saya terima,namun untuk bantuan nya aku harap kakek dan juga nenek pasti sudah mengerti. ya melindungi cloning diriku sampai cloning diriku duduk diTahta kerjan shang?"
" baiklah untuk nona Syung sama tidak perlu khawatir, anda kembali lah kekerjaan Shang dan buat kerjaan bersiaga bagai mana pun cara mu.sampai semua selesi seperti yang saya bilang" ucap mic
" baiklah anak muda!?..Baiklah tuan muda.? baiklah Raja muda!" ucap semua orang yang akan mendampingi Cloning Mic.
" baiklah trimakasih semua..kami berangkat sekarang, mari tasha dan paman dou kita berangkat sekarang?"
"baiklah Mic!"ucap Tasha.
"mari Raja muda." ucap tuan dou.
tak berselang lama setelah berberes beres merapikan semua perlengkapan dan juga megambil ransel Mic dan Tasha dari dalam gua dan juga paman Dou berpamitan kepada mereka semua dan merek pun kini berjalan menuruni gunung.
namun dalam diri Mic bayangan naga hitam berbicara kepada Mic dari dalam diri .
" tuan muda Raja !maaf kan aku?, aku tidak bisa menjaga mu hari itu dan hanya aku bisa memperbaiki perkataan mu .agar orang-orang mengerti apa yang anda sedang rencanakan .".
__ADS_1
" baik aku mengerti terimakasih naga" ucap mic.