"SANG PENGUASA"

"SANG PENGUASA"
Cahaya menyilaukan


__ADS_3

Didalam lorong Mic yang kini telah menopang tubuh Tasha pada pundaknya, kini telah kembali seperti awal perjalanan , dalam mata Mic keraguan terhadap sosok tuan Dou kini telah membenam dalam pikiran nya.


dengan arahan Naga hitam didalam tubuh mic kini samurai berbaju zirah telah mengawal Tuan dau demi keamanan mereka semua .


tak berselang lama Mic dan yang lain menemui sebuah habatan yang terbilang sangat sulit.


dalam hambatan yang di hadapi Mic kali ini tasha yang awalnya pingsan kini terbangun namun masih sayup lemah dagu masih bersandar pada pundak Mic.


melihat Tasha yang sudah terbangun ,mic dengan pelan menurun kan tasha namun masih Mic menopang nya.


kini di ujung lorong terpapang jurang yang sangat gelap dan juga dalam.


dalam diam mata Mic kini mulai mencari-cari jalan keluar dari jalan yang gelap.


dari bawah jurang tiba-tiba hebusan angin yang sangat hebat menyambar keluar naik keudara ..


melihat hebusah angin yang hebat keluar dari bawah jurang membuat Mic merasakan udara yang hangat .


namun suara seseorang terdengar daei arah samping Mic.


" Tuan?!, lebih baik kita menunggu dan jangan berbuat ulah di sini.!"


Kini raut wajah Mic berubah tak percaya, seseorang yang dari awal engan mau berbicara kini seseorang ini memberi peringatan yang tepat pada kelompok Mic.


tak lain sosok Samurai berbaju zirah, masih dengan wajah tanpa ekspresi tenang dan juga dingin.


mendengar peringatan yang baru saja dilontarkan Samurai baju zirah, Mic kini menghiyakan tidak akan berbuat sesuatu yang bodoh di tempat ini,.namun kini Mic melihat Tasha yang telah kembali bangun dengan lembut Mic mengelus dengan lembut pipi Tasha. seolah-olah menandakan akan baik-baik saja.


sesaat setelah menunggu cukup lama kini terlihat dari arah kejauhan kekelapan, dari sebrang jurang gelap cahaya merah menyala kecil namun menyilaukan mata ..


dekat semakin mendekat, Mic yang melihat kilauaan cahaya semakin mendekat bahkan akan segera sampai kini membuat mulut Mic ternganga sangat lebar seolah tak percaya apa yang dia lihat ..


dibalik punggung Mic Tasha yang dengan ragu bahkan mata yang masih buram kini rerlihat terbelalak membuka mara dengan sangat lebar..


terpapang jelas. sebuah prahu yang terbuat dari papan kayu yang terlihat sangan kuno ,diatas perahu berdiri sosok berjubah kemasan, tangan kirinya membawa sebuah tongkat pendek dengan ujung yang menyala,namun cahaya itu sangat tajam menyilaukan mata,


Dan di tangannya dengan sangat jelas sebuah pedang panjang namun lebih besar berwarna perak ia genggam.


Perahu kuno yang ia kendari terlihat sedikit panjang..

__ADS_1


masih melihat tak kepercayaan apa yang dilihat kini suara yang besar menggema..


" Aku tidak Tau siapa anda!, tapi jika ingin menyebrang harus ada barang yang berharga sebagi gantinya." ucap sosok diaras perahu.


mendengar suara menggema Mic dan juga Tasha kini saling pandang.


sesaat suara keluar dari mulut Mic,


"aku membawakan ini untuk mu!" ucap Mic


,sekejap di tangan kanan Mic keluar sebuah simbol dari papan kayu kecil berlambangkan Naga berwarna emas.


melihat papan simbul yang dikeluarkan Mic kini sosok di atas perahu merubah gerakan perahu menyamping kini menempel pada dinding ,.


suara besar kembali menggema. " Baiklah hanya saja harus ada yang berhenti menunggu disini tidak semua ikut!"


kembali mendengar itu Mic menolek ke Tuan Dou yang masih pingsan kini dengan Sigap Mic memapah Rasha naik ke prahu lebih dahulu kemudian kini Mic sendiri naik ke Perahu..


namun dalam mata Mic " Apakah anda tidak ikut naik Samuri?!"


masih dengan ekspresi dingin Samurai baju zirah masih enggan berbicara.


sesaat kemudian kini Mic dan juga Tasha dan juga Samurai baju zirah telah berada diaras perahu.


melihat Tasha sudah kembali sepwrti semula " Tasha , apa kamu sudah baikan?" ucap Mic.


sambil mengangguk pelan " iya sedikit baik kali ini Mic."


Melihat Tasha sudah kembali fokus Mic secara perlahan menceritakan semua nya apa yang telah terjadi ..


dalam perjalan yang Mic lewati kali ini.


terpapang sangat luas kegelapan yang begitu dalam bahkan mata biasa tak bisa melihat apa yang ada dibawah perahu yang mic naiki.


dengan ragu- ragu ." permisi...aku ingin bertanya tempat apakah ini? bagaimana prahu mu bisa melayang sedangkan dibawah ini bukan lah air.?"


sosok yang berdiri kini menoleh Kebelakang kearah mic.


Suara besar menggema kembali

__ADS_1


"Aku tidak tau,.. tapi aku percaya perahu miliku mengapung diatas air." ucap sosok berjubah kemasan.


mendengar jawaban itu ,mic melihat kesamping perahu, tanpa ragu kini tangan kanan Mic mencelupkan tangan nya ke bawah perahu ..


sekejap kini Mic mulai bergumam " ini benar air, tapi ini hitam!...lalu bagaimana bisa tadi ada hembusan angin yang hebat keluar???.". Mic bergumam pada diri sendiri .


sesaat kemudian dalam pertengahan perjalanan Mic menggunakan perahu kini ,perahu yang Mic tumpangi secara pelan berhenti .


sesaat kemudian tepat didepan perahu mucul sebuah garis cahaya...


masih melihat dengan seksama namun keraguan dan kewaspadaan tercermin pada raut wajah Mic.


dengan jelas sebuah sinar terang menyebar keseluruh kegelapan ..


kini terpapang dengan sangat Megahnya


terlihat danau yang sangat luas didalam gua ..diatas langit Langit gua sebuah batu-batu mengkilat kini ikut menerangi seluruh dalam gua..


Mic yang awal nya mengira itu jurang kini kembali di kejutkan dengan keanehan yang ia lihat sebuah danau didalam gua.


dan repat di didepan perahu sebuah pintu besar berpaduan sebuah cahaya yang sangat terang


Tasha yang melihat keanehan ini kini ternganga bahkan terbelalak melihat keindahan yang belum pernah Tasha lihat..


tak jauh berbeda Sosok samurai kini berubah drastis pada raut wajah nya .yang awalnya terlihat dingin kini bibir nya mulai trsenyum lebar ..


Mic yang melihat dua orang yang merasa bahagia kini ,mic mengingat " jika saja Tuan Dou tidah berbuat bodoh pasti bisa melihat ini,dan sebagai ganti aku membawa samurai ini untuk pengawal ku.. .."ucap Mic.


namun kini suara besar kembali menggema.


" Tujuan kalian berada didalam pintu ini, sampai bertemu kembali."


sesaat Mic, Tasha dan Samurai telah turun kini terlihat Mic menggengam lengan Tasha dan juga tangan Samurai ..


secara bersamaan kini terlihat Mic membawa langkah secara bersamaan masuk kedalam cahaya .


sesaat kemudian ,terlihat bebatuan besar dengan ucung runcing dan juga tajam berjajar 3 dihadapan Mic tepat di pilar baru dengannujung runcing kini terlihat sebuah tempat yang berbentuk melingkar dengan batu kotak tersusun melingkar di setiap kelilingnya tepat ditengah-tengah terdapat sebuah patung naga berwarna hitam..


dengan sedikit waspada kini Mic dan juga Tasha dibuat ternganga dengan mata terbuka lebar melihat seauatu yang besar....

__ADS_1


To be continue..


__ADS_2